• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tim SAR Kepulauan Meranti Masih Cari Dua Nelayan Hilang

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:19
in Nusantara
Tim SAR Meranti bersama TNI Angkatan Laut, Polairud, BPBD dan nelayan setempat melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Tanjung Kedabu, Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (21/6/2024). (ANTARA)

Tim SAR Meranti bersama TNI Angkatan Laut, Polairud, BPBD dan nelayan setempat melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Tanjung Kedabu, Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (21/6/2024). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Provinsi Riau masih melakukan pencarian dua nelayan yang dikabarkan hilang saat melakukan aktivitas menjaring ikan di tengah perairan Tanjung Kedabu, Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir.

“Dua nelayan hilang di perairan Tanjung Kedabu berada pada titik koordinat 1°15’17” U – 102°51’40” E. Ketika melakukan upaya pencarian, sampai saat ini belum ditemukan tanda-tanda dari korban. Namun, pencarian tetap terus kita dilakukan,” ujar Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Herrie seperti dikutip Antara, Jumat (21/6/2024).

BacaJuga:

Evaluasi IDI 2025, Wamenko Polkam: Demokrasi Itu Kunci Kemajuan Pembangunan Nasional

Gubernur Andra Soni Hantarkan Banten Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Optimalkan PAD, Samsat Balaraja Gelar Penertiban Pajak Kendaraan secara Humanis

Dua nelayan tersebut bernama Bacok (42) warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti dan Wandi (37) warga Kabupaten Bengkalis yang merupakan saudara ipar dari Bacok.

Keduanya diketahui pergi menjaring ikan pada Kamis (20/06) malam. Akan tetapi pada keesokan paginya, nelayan lain malah menemukan kapal motor milik korban di tengah laut berisikan ikan, namun pemiliknya tidak ada di dalam kapal.

Atas kejadian itu, nelayan yang menemukan langsung meneruskan informasi tersebut ke masyarakat dan aparat desa setempat sehingga dilakukan pencarian. Namun, hingga kini belum ditemui tanda-tanda keberadaan kedua korban.

Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Herrie mengatakan pihaknya bergegas menuju ke lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari Kepala Desa Tanah Merah. Dalam proses pencarian, pihaknya menerjunkan 4 personel Rescuer Unit Siaga SAR Meranti.

Kemudian bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, Polisi Air Laut dan Udara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan nelayan setempat. Namun, sampai saat ini belum ditemukan dua nelayan tersebut. (wib)

Tags: Kepulauan Merantinelayan hilangTim SAR

Berita Terkait.

paulus
Nusantara

Evaluasi IDI 2025, Wamenko Polkam: Demokrasi Itu Kunci Kemajuan Pembangunan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:27
1
Nusantara

Gubernur Andra Soni Hantarkan Banten Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:45
Optimalkan PAD, Samsat Balaraja Gelar Penertiban Pajak Kendaraan secara Humanis
Nusantara

Optimalkan PAD, Samsat Balaraja Gelar Penertiban Pajak Kendaraan secara Humanis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:15
Bea Cukai Gagalkan Upaya Pengiriman Paket Narkotika di Kota Palu, Modus Kirim Sparepart
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Pengiriman Paket Narkotika di Kota Palu, Modus Kirim Sparepart

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:25
Bea Cukai Karimun Musnahkan Barang Ilegal Rp10,99 Miliar, Negara Selamat dari Potensi Kerugian Rp5,74 Miliar
Nusantara

Bea Cukai Karimun Musnahkan Barang Ilegal Rp10,99 Miliar, Negara Selamat dari Potensi Kerugian Rp5,74 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:44
Rokok-Ilegal
Nusantara

Kargo Bandara Ternate Digerebek, 343.800 Batang Rokok Tanpa Pita Cukai Disita

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2824 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1208 shares
    Share 483 Tweet 302
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.