• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dewan Pendidikan Buleleng Minta Pemda Dukung Widyalaya

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 18 Juni 2024 - 18:10
in Nusantara
Ketua Dewan Pendidikan Buleleng I Made Sedana. (Antara)

Ketua Dewan Pendidikan Buleleng I Made Sedana. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng, Bali meminta pemerintah daerah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan widyalaya sebagai lembaga pendidikan umum bercirikan agama Hindu di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng harus turut serta memberikan dukungan karena widyalaya mendorong peningkatan akselerasi pendidikan wajib belajar di Buleleng,” kata Ketua Dewan Pendidikan Buleleng I Made Sedana di Singaraja, Bali, seperti dilansir Antara, Senin (17/6/2024).

BacaJuga:

Baleg DPR Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Revisi UU Pemerintahan Aceh Dikebut

30 Tahun Dinanti, Dana Lelang Warga Banyumas Masih Tertahan Negara

Triwulan I 2026, Bea Cukai Pangkalan Bun Sita 576 Ribu Batang Rokok Ilegal

Menurut dia, pascakeluarnya Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang penyelenggaraan pendidikan widyalaya di Indonesia, sebanyak hampir sembilan lembaga pasraman formal di Buleleng telah beralih status menjadi widyalaya.

Selama ini, lembaga-lembaga widyalaya tersebut bernaung dan mendapatkan izin operasional dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu. Kemudian, pada tataran operasional di daerah, widyalaya berkoordinasi dan mendapat naungan dari Kantor Kementerian Agama baik di provinsi maupun kabupaten.

“Jadi, kalau saudara kita di Muslim sejak dulu punya sekolah umum bercirikan agama dalam bentuk madrasah, Hindu baru punya yang namanya widyalaya, Kami mendorong sosialisasi widyalaya agar semakin digaungkan di masyarakat,” kata Sedana.

Dia juga menyoroti bahwa Pemda sebenarnya terbantu dengan keberadaan widyalaya, terlebih lama sekolah di Buleleng masih lebih rendah dari lama sekolah di provinsi dan nasional yakni hanya 7,5 tahun.

“Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng berbicara demikian. Jadi, widyalaya ini sebenarnya mendorong memperluas akses pendidikan kepada masyarakat,” kata dia.

Sedana yang juga akademisi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja itu juga mendorong agar pemerintah daerah memberikan akses penerimaan siswa baru pada jalur zonasi.

“Intinya adalah diberikan ruang. Terlebih status widyalaya yang ada semuanya masih swasta di bawah yayasan. Belum ada yang dinegerikan. Meskipun ada beberapa yang akan dinegerikan,” kata dia.

Selain itu, bukti kepedulian pemerintah daerah bisa diupayakan dalam memberikan pendampingan dan penguatan terkait konteks delapan standar pendidikan dan guna meningkatkan kualitas widyalaya yang ada.

“Jadi, widyalaya itu bukanlah saingan dari sekolah umum. Mari dukung bersama-sama agar lembaga ini berkembang. Pemerintah daerah saya dorong untuk ikut bersama-sama memberikan dukungan,” kata Sedana. (dam)

Tags: Dewan Pendidikan BulelengpemdaWidyalaya

Berita Terkait.

ADK
Nusantara

Baleg DPR Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Revisi UU Pemerintahan Aceh Dikebut

Kamis, 16 April 2026 - 06:20
Kuasa-Hukum
Nusantara

30 Tahun Dinanti, Dana Lelang Warga Banyumas Masih Tertahan Negara

Rabu, 15 April 2026 - 23:03
bc4
Nusantara

Triwulan I 2026, Bea Cukai Pangkalan Bun Sita 576 Ribu Batang Rokok Ilegal

Rabu, 15 April 2026 - 17:07
bc3
Nusantara

Bea Cukai Riau Musnahkan Barang Ilegal Rokok hingga Pakaian Bekas Senilai Rp44,5 Miliar

Rabu, 15 April 2026 - 16:06
bc
Nusantara

Sasar Kawasan Industri IMIP, Bea Cukai Morowali Sita 21 Ribu Batang Rokok Ilegal

Rabu, 15 April 2026 - 13:13
Memasuki Musim Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Hantam Kendari di Sultra, Pusat Episenter 3 Km dari Kota

Rabu, 15 April 2026 - 08:40

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2515 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.