INDOPOSCO.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lebih dari 91 ribu pelanggan menggunakan KA Bogowonto lintas Selatan Pulau Jawa relasi Lempuyangan – Pasarsenen pulang pergi selama Januari hingga April 2026. Berdasarkan data KAI, volume pelanggan KA Bogowonto mencapai 91.892 pelanggan pada periode tersebut.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 89.236 pelanggan. KA Bogowonto menjadi salah satu layanan favorit masyarakat yang menghubungkan Jakarta dan Yogyakarta melalui lintas selatan Pulau Jawa.
Jalur ini melewati sejumlah wilayah dengan panorama khas, mulai dari kawasan pesisir Cirebon, jalur pertanian Banyumas, hingga pegunungan dan hamparan sawah di wilayah Yogyakarta bagian barat. Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di koridor Jakarta – Yogyakarta yang menjadi salah satu jalur tersibuk di Pulau Jawa.
“KA Bogowonto melayani kebutuhan perjalanan yang beragam, mulai dari wisata, pendidikan, silaturahmi keluarga, hingga perjalanan usaha. Pertumbuhan pelanggan pada awal 2026 menunjukkan minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api yang nyaman dan terhubung langsung dengan pusat aktivitas kota,” ujar Anne dalam keterangan, Minggu (24/5/2026).
Saat ini KA Bogowonto melayani perjalanan kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation dengan rute Stasiun Pasarsenen menuju Stasiun Lempuyangan. Jadwal keberangkatan pagi dari Yogyakarta dan malam dari Jakarta disebut menjadi salah satu alasan kereta ini diminati pelanggan yang ingin memaksimalkan waktu akhir pekan.
Selain faktor jadwal, pengalaman perjalanan di lintas selatan juga menjadi daya tarik tersendiri. Memasuki wilayah Kutoarjo, Kebumen hingga Purwokerto, pelanggan dapat menikmati pemandangan sawah, sungai, dan perbukitan yang menjadi ciri khas jalur selatan Pulau Jawa.
Wilayah yang dilalui KA Bogowonto juga memiliki potensi wisata yang terus berkembang. Yogyakarta masih menjadi destinasi wisata utama nasional dengan daya tarik budaya, kuliner, dan kawasan heritage. Sementara kawasan Purwokerto dan Banyumas berkembang melalui wisata alam seperti Baturraden serta wisata kuliner tradisional yang ramai dikunjungi wisatawan saat akhir pekan.
Anne menambahkan, KA Bogowonto telah lama dikenal masyarakat sebagai salah satu layanan ekonomi unggulan lintas Yogyakarta–Jakarta. Dengan penggunaan sarana New Generation, pelanggan kini memperoleh kenyamanan lebih melalui fasilitas pendingin udara, pengisian daya gawai, dan layanan makan selama perjalanan.
“Kereta api menghadirkan ritme perjalanan yang berbeda. Banyak pelanggan memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati perjalanan yang lebih santai sambil melihat perubahan lanskap kota demi kota dari balik jendela kereta,” ujarnya.
“KA Bogowonto terus menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati perjalanan lintas selatan yang aman, nyaman, dan berkesan,” imbuh Anne. (nas)










