INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga hari ini, Minggu (30/5/2026).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pendampingan terkait Karhutla, melalui Tim Deputi Bidang Penanganan Darurat dan dukungan operasi lapangan.
“Perkembangan terbaru, BPBD Kota Pekanbaru bersama Manggala Agni melakukan operasi pemadaman darat pada sejumlah titik kebakaran untuk mencegah meluasnya area terdampak,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, BNPB Abdul Muhari dalam keterangan, Sabtu (30/5/2026).
Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau masih menjadi salah satu perhatian nasional. “Hingga Jumat (29/5/2026) kemarin, luas lahan terbakar bertambah 4,86 hektare sehingga total luas lahan terbakar mencapai 14.921,14 hektare,” beber Muhari.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, di beberapa wilayah di Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Hal ini berpotensi meningkatkan kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan,” kata Muhari.
“Pemerintah daerah diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan dan langkah mitigasi dan menghindari aktivitas pembakaran lahan,” imbuhnya. (nas)










