INDOPOSCO.ID — Polda Papua mengungkapkan puluhan orang mengungsi pasca-ledakan diduga berasal dari sisa peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Biak Numfor, Minggu (31/5/2026).
“Terdampak dan mengungsi 55 jiwa (tiga balita, 52 dewasa),” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Pihaknya menegaskan bahwa saat ini mereka tengah memprioritaskan sterilisasi lokasi ledakan, penanganan intensif bagi korban selamat dan meninggal dunia, sekaligus menyisir area sekitar untuk mencari korban hilang.
“Fokus utama saat ini, pengamanan TKP, penanganan korban meninggal dunia dan terluka serta pencarian korban yang belum ditemukan,” ujar Cahyo Sukarnito.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga Minggu (31/5/2026), sebanyak lima korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, empat korban dievakuasi ke RSUD Biak dan satu korban dievakuasi ke RSAL Biak.
“Korban meninggal dunia lima (rencana dimakamkan hari ini). Korban belum ditemukan tiga,” tutur Cahyo Sukarnito.
Terjadi ledakan diduga berasal dari sisa peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Fandoi, Distrik Biak Kota, Biak Numfor, Minggu (31/05/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, ledakan terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut. Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada enam unit rumah yang berada di sekitar titik ledakan. (dan)












