• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dompet Dhuafa Banten Kembangkan Budi Daya Udang Vaname, Raup Cuan Puluhan Juta, Majukan Petambak Tradisional

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 7 Juni 2024 - 09:01
in Nusantara
Dompet Dhuafa Banten bersama awak jurnalis mengadakan press touring di wilayah Desa Wanayasa, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, untuk mengetahui pengelolaan udang secara tradisional, pada Selasa (4/6/2024) sore. (Dok. Dompet Dhuafa Banten)

Dompet Dhuafa Banten bersama awak jurnalis mengadakan press touring di wilayah Desa Wanayasa, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, untuk mengetahui pengelolaan udang secara tradisional, pada Selasa (4/6/2024) sore. (Dok. Dompet Dhuafa Banten)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keterbatasan modal dan pengetahuan yang minim mengakibatkan sejumlah petambak udang di wilayah Desa Wanayasa, Kecamatan Pontang, Serang sulit berkembang.

Hal ini saat Dompet Dhuafa Banten bersama awak jurnalis mengadakan press touring pada Selasa (4/6/2024) sore, mengetahui bersama bahwa faktor utama dalam pengelolaan udang secara tradisional adalah persiapan modal dan pengetahuan akan seluk beluk beternak udang vaname.

BacaJuga:

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Elin sebagai Manajer Progam Dompet Dhuafa Banten, menjelaskan, “Warga di Desa Wanayasa, mayoritas para peternak bandeng dan udang khususnya jenis vaname. Namun sangat disayangkan, mereka hanya peternak, sementara lahan tambak mereka sewa bahkan untuk penjualannya masih tergantung dari tengkulak sehingga keuntungan yang mereka peroleh sangat kecil sekali”.

“Alhamdulillah Dompet Dhuafa Banten mencoba untuk masuk dalam program budi daya udang vaname ini. Mulai dari tebar benih untuk bioflok diameter 20 meter ini diuji coba dengan sistem tebar padat intensif. Padat normal sebetulnya di 100 ribu benih, namun untuk siklus pertama ini diuji coba dengan tebar padat di 140 ribu benih dengan kepadatan 290 benur/meter kubik. Tinggi air di kolam kurang lebih 1,5 meter. Penggunaan bioflok ini bertujuan untuk memudahkan pengontrolan kualitas air, dengan salinitas (kadar garam), PH, suhu yang mudah untuk dikontrol setiap harinya. Penggunaan bioflok ini juga untuk mengoptimalkan proses budi daya dengan hasil yang lebih produktif dan efesien untuk pemeliharaan,” tambah Elin.

Pembelian benur masih di daerah serang (Kabupaten Serang/Carita). Bibit yang sudah teruji empiris beberapa budi daya di Provinsi Banten. Dengan harga benih untuk kualitas terbaik saat ini di 45 rupiah/benih.

Treatment harian untuk para karyawan adalah melakukan kontroling kualitas air dengan melakukan proses shipon, dan treatment penebaran obat pengurai NH3. Pemberian pakan dan sampling size per 5-10 hari (teknik anco). Pemberian pakan secara umum memiliki rasio 1:1 dengan perhitungan 1,5 ton pakan akan menghasilkan total panen di angka 1,5 ton udang.

Panen parsial telah dilakukan. Panen parsial bertujuan untuk mengurangi kepadatan saat size udang semakin besar. Panen pertama dilakukan di hari (DOC 40). Saat size udang memasuki size 120-100. Parsial dilakukan untuk menghindari berkembangnya bakteri vibrio dan kematian udang akibat proses molting dan kanibalisme. Parsial di siklus ini sudah dilakukan sebanyak 4 tahap.

Tahap 1 sekitar 2 kuintal. Tahap 2&3 sebanyak 2 kuintal. Tahap 4 sebanyak 2 kuintal. Dengan total panen parsial 6 kuintal. Sisa pupulasi udang sekarang di 28.000 udang dengan target panen total akhir di size 45-40 mencapai tonase 7 kuintal.

Ali selaku penerima manfaat program budidaya udang vaname Dompet Dhuafa Banten menuturkan, “Dengan adanya bantuan program kepada kami, sangat membantu terutama dalam bidang pengelolaan udang vaname mulai dari ketersediaan tambak atau lahan hingga pemasaran udang vaname ini. Sehingga kami tidak bergantung lagi dengan tengkulak. Sehingga bisa memutus rantai ekonomi pemasaran. Selain itu modal maupun keuntungan sedianya akan digunakan untuk pembangunan bioflok dan pembibitan baru lagi, sehingga dapat menyerap pasar yang lebih luas lagi”.

“Saat ini kami jual untuk jual ke resto dengan harga 80.000/kg, end user 95.000/kg sehingga kami targetkan untuk margin di angka 51.000.000 dalam satu siklus,” pungkas Elin.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. (adv)

Berita Terkait.

Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.