• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Alex Retraubun Gagas Ekonomi Kerakyatan Lewat Rumput Laut

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 5 Juni 2024 - 21:06
in Nasional
Alex Retraubun, Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (Unpatti), Ambonn Maluku. Foto: Dok Pribadi

Alex Retraubun, Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (Unpatti), Ambonn Maluku. Foto: Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program nasional produksi rumput laut di Maluku tak kunjung terealisasi, meski potensi dan kebutuhan dunia terus mengalami peningkatan. Geram dengan keadaan tersebut Alex Retraubun, Guru besar Universitas Pattimura, Ambon menggagas ekonomi kerakyatan lewat budidaya rumput laut. Hal itu disampaikan mantan wakil menteri perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu II. tersebut dalam bincang santai di Cafe Ujung Jembatan Merah Putih, Ambon, Maluku, Rabu (5/6/2024).

“Rumput laut ini yang bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kalau migas gak mungkin masyarakat kecil bisa ambil bagian disana, itu bagian pusat saja. Jadi potensi yang ada ini harus kita maksimalkan, untuk menggerakan ekonomi masyarakat” ucap mantan Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.

BacaJuga:

Kemendagri Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Tiga Pegawai Pertanian Ditembak di Papua, DPR: Negara Tak Boleh Kalah oleh Teror

Menteri PANRB Berduka dan Kecam Penembakan 3 ASN di Papua, Pastikan Hak Korban Terpenuhi

Dia menggambarkan, janji pemerintah pusat yang akan menjadikan Maluku sebagai lumbung perikanan nasional sejak 2010 tak kunjung terealisasi. Begitu juga dengan program pemanfaatan lahan Maluku yang luas laut nya 13 kali lipat dari daratannya untuk menjadi lokasi inti produksi budidaya rumput laut tak kunjung nyata. Dia pun menggambarkan, Maluku Tenggara memiliki potensi yang sangat bagus untuk dijadikan lokasi inti, karena selain potensi dan air nya masih sangat bersih, Maluku Tenggara secara menyeluruh memiliki kapasitas terbaik.

“Maluku Tenggara itu pulau nya berlapis-lapis. Sehingga untuk produksi rumput laut tidak harus bergantung atau terledalan angin musim apa pun. Sehingga ini menjadi salah satu alasan utama kenapa Maluku Tenggara menjadi sasaran nasional untuk pengembangan budidaya rumput laut,” ungkap Guru Besar Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (Unpatti) tersebut.

Dengan melakukan fisibility studi, maka akademisi pun berperan memberikan masukan agar hilirisasi industrialisasi rumput laut bisa terjadi. Termasuk pembangunan pabrik yang dekat dengan sumber bahan baku. Alex Retraubun menambahkan, sentralisir bahan baku ke pabrik menjadi satu jaminan dan kepastian suplay bahan baku.

“Peranan industri itu menstabilkan harga juga, dan mengoptimalkan nilai tambah rumput laut akibat dari hilirisasi industri rumput laut dan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan ada dua wilayah yang tengah fokus dalam pengembangan saat ini meliputi Maluku Tenggara, dan Roten Ndao. Potensi rumput laut pada dua wilayah tersebut dinilai sangat bagus dan bisa di panen sepanjang tahun setiap 45 hari, dan harus dibangun pabrik, agar ada kepastian hasil dari budidaya langsung di produksi

“Tahun ini kami berencana mengembangkan pemodelan lagi di dua lokasi tambahan, Rote Ndao dan Maluku Tenggara, masing-masing seluas 50 hektare, dengan target produksi di setiap lokasi sebesar 2.187 ton rumput laut basah per tahun,” ungkap Trenggono belum lama ini. (ney)

Tags: Alex RetraubunEkonomi KerakyatanRumput Laut

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Kemendagri Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Jumat, 11 September 2026 - 20:12
papua
Nasional

Tiga Pegawai Pertanian Ditembak di Papua, DPR: Negara Tak Boleh Kalah oleh Teror

Jumat, 11 September 2026 - 19:09
ara
Nasional

Menteri PANRB Berduka dan Kecam Penembakan 3 ASN di Papua, Pastikan Hak Korban Terpenuhi

Jumat, 11 September 2026 - 18:55
ARR
Nasional

Gandeng TNI, Perum BULOG Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta KPM

Jumat, 11 September 2026 - 17:37
Keracunan MBG Berulang di Daerah, KPAI Desak Penegakan Hukum dan Tata Kelola
Nasional

Keracunan MBG Berulang di Daerah, KPAI Desak Penegakan Hukum dan Tata Kelola

Jumat, 11 September 2026 - 14:04
DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid
Nasional

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Kamis, 10 September 2026 - 23:24

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

Editor Ali Rachman
Jumat, 11 September 2026 - 08:50

INDOPOSCO.ID – Matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/2027 ditutup dengan pesta gol dan sejumlah kejutan. Enam pertandingan yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Jumat, 11 September 2026 - 02:21
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    649 shares
    Share 260 Tweet 162
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    648 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Doli Larang Golkar Tapteng Ikut-ikutan Pemakzulan Masinton Pasaribu

    641 shares
    Share 256 Tweet 160
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.