• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Soroti Napiter Kambuhan, Komisi III: Banyak Didasari Urusan Ekonomi dan Kurangnya Profiling

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 28 Mei 2024 - 22:06
in Headline
nasirco

Anggota Komisi III DPR RI, M Nasir Djamil saat mengisi acara diskusi "Mencintai NKRI dari Balik Jeruji' di Jakarta, Selasa (28/4/2024). (Dok. Indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menegaskan bahwa negara belum serius menerapkan deradikalisasi terhadap narapidana (napi) terorisme.

Hal tersebut ditegaskan Nasir dalam acara Forum Grup Discussion (FGD) berjudul “Mencintai NKRI dari Balik Jeruji’ yang digelar oleh Indopos.co.id dan Indoposco.id di Jakarta, Selasa (28/4/2024).

BacaJuga:

Polri Libatkan Siswa SIP hingga Taruna Akpol untuk Akselerasi Perlinsos Digital

Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Profil dan Perjalanan Karier Suyudi

Komjen Suyudi Disepakati Jadi Kapolri, Tinggal Tunggu Paripurna

“Ya secara jujur harus kita akui bahwa pemerintah atau negara itu belum serius menangani napi terorisme, baik saat mereka dipidana, saat mereka di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) maupun setelah mereka selesai dari pemidanaan itu,” kata Nasir.

Kata Nasir, hal itu bisa dilihat dari masih banyak para mantan napi yang kembali melakukan hal serupa selepas keluar penjara atau bebas bersyarat.

“Macam-macam yang mereka lakukan, bisa kembali menjadi pelaku lapangan ataupun menjadi mentor mencari pengikut baru,” ucapnya.

Ketidaefektivan negara dalam melakukan program deradikalisasi atas Napiter kambuhan dilihat mulai dari kurangnya mendalami profil dari napiter serta pemetaan daerah-daerah.

“Yang menjadi kekurangan adalah kurangnya profiling Napiter serta profiling daerah. Mana yang termasuk daerah merah, hijau dan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan kambuhnya mantan napiter untuk menjalankan paham dan aksi terorismenya adalah karena urusan ekonomi. Mengingat stigma sebagai mantan Napiter sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

“Stempel sebagai mantan Napiter membuat mereka sulit mendapatkan pekerjaan. Selesai menjalani proses hukum dan ucap ikrar kepada NKRI saat akan keluar dari penjara tidak diikutsertakan dengan pendampingan ekonomi. Sehingga mereka kesulitas untuk memghidupi istri dan anak-anak nya,” terangnya.

“Mau tidak mau mereka gampang diajak untuk kembali bergabung kepada jaringan komplotannya. Dan disitulah negara terlihat belum serius menangani program deradikalisasi,. Apa mungkin karena mereka kurang anggaran, itu kan yang juga harus kita bahas bersama,” pungkasnya menambahkan.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data BNPT per April 2024, terdapat 2.059 mantan napiter di hampir seluruh Indonesia. Sekitar 43 persen di antaranya bebas bersyarat atau bersedia menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejauh ini, sebanyak 103 mantan napiter kembali melakukan aksi teror atau terlibat dalam aktivitas yang mengarah pada tindak pidana terorisme.

Sebanyak 13 orang dari jumlah residivis itu bahkan diketahui sempat mengikuti program deradikalisasi. Aksi teror terakhir di Tanah Air adalah kasus bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada 7 Desember 2022. Teror itu juga dilakukan oleh seorang mantan napiter bernama Agus Sujatno alias Abu Muslim. (dil)

Tags: DeradikalisasiFGDKomisi III DPR RINapiterNasir Djamil

Berita Terkait.

dedi
Headline

Polri Libatkan Siswa SIP hingga Taruna Akpol untuk Akselerasi Perlinsos Digital

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:46
komjen
Headline

Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Profil dan Perjalanan Karier Suyudi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:36
suyudi
Headline

Komjen Suyudi Disepakati Jadi Kapolri, Tinggal Tunggu Paripurna

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16
puan
Headline

Puan Ungkap Alasan Kapolri Listyo Diganti: Sudah Waktunya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:50
pratikno
Headline

Kemenko PMK Kawal Penajaman Kebijakan Pendidikan Gratis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:01
sigit
Headline

Prabowo Usul Pemberhentian Listyo Sigit, Komjen Suyudi Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri Hari Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:20

OLAHRAGA

Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah
Olahraga

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Editor Laurens Dami
Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan bahwa kans skuad Garuda untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup...

SelengkapnyaDetails
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04
nurisa

Nurisa Dian Ukir Sejarah! Emas Panahan Pertama Indonesia di Asian Games

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:56
made

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3918 shares
    Share 1567 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.