• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kapal Selam Jadi Ukuran Kekuatan Negara Maritim

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 14 Mei 2024 - 20:37
in Nasional
ksal

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Indopos.co.id/Nelly Marinda)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengatakan, kebutuhan kapal selam di Indonesia itu sedikitnya 12 unit. Selain untuk menjaga kedaulatan, kapal selam menjadi kekuatan dan identitas negara.

Hal itu disampaikan KSAL saat seminar Kapal Selam “Future Submarine” di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (14/5/2024).

BacaJuga:

Ribuan Jemaah Haji Terancam Kelelahan, Timwas DPR Desak Optimalisasi Armada Bus

Kemenhaj: 100.268 Jemaah Haji Indonesia Telah Selesaikan Ketentuan Dam

DPD RI: Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangun Masa Depan Bangsa Indonesia

Saat ini Indonesia memiliki empat unit meliputi KRI Cakra-401, KRI Nagapasa-403, KRI Ardadedali-404, dan KRI Alugoro-405. Seminar Kapal Selam “Future Submarine” yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta tersebut berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 14 hingga 15 Mei 2024.

“Idealnya Indonesia butuh 12 unit kapal selam. Ini juga Indonesia pernah memiliki sejumlah itu, kalau saat ini yang operasi hanya 4, target ke depan kita sedang melobi untuk produksi 2 unit,” terang KSAL, M Ali.

KSAL juga menyampaikan lewat seminar yang dihadiri oleh para pakar baik dalam dan luar negeri akan memberikan masukan positif. Untuk modernisiasi ini didorong oleh perkembangan berbagai negara maju di dunia yang saat ini sedang mengembangkan teknologi kapal selam berbasis Air Independent Porplution (AIP) dan Lithium lon Battery (LIB) di mana teknologi tersebut dapat membantu memperpanjang durasi kapal selam saat beroperasi di dalam laut tanpa harus muncul ke permukaan selama 14 hingga 78 hari lamanya.

“Kita membahas mengenai kemajuan teknologi yang saat ini memungkinkan Indonesia memilih kapal selam non-nuklir dengan sistem propulsi yang mampu bertahan lama di bawah air, bersama dengan torpedo dan sistem rudal yang memiliki akurasi tinggi dan kekuatan serangan. Proses menuju kemajuan perlu ada kritik dan masukan,” katanya.

Seminar skala internasional diadakan oleh Paguyuban Hiu Kencana tersebut mencakup teknologi kapal selam di masa depan yang cocok dengan faktor geo politik Indonesia guna mendukung tugas dan fungsi TNI AL untuk menjaga laut nusantara.

Dari 9 pembicara yang terdiri dari tokoh militer, akademisi, kementerian, hingga CEO perusahaan yang banyak memproduksi alutsista di Indonesia, hadir Indroyono Soesilo, Menko Maritim pertama.

“Semua negara berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas kapal selamnya. Kita sebagai negara yang luas wilayah lautnya 2/3 dari seluruh wilayah Indonesia harus lebih mempersiapkan diri agar tidak tertinggal. Karena bicara kapal selam masa depan itu sebagai jati diri bangsa,” kata Indroyono.

Sementara salah satu CEO perusahaan pembuat kapal selam dari Naval Group, Thierry Bouyer asal Prancis mengatakan pihaknya bekerja sama dengan PT PAL dalam pembuatan kapal selam. Kalau saat ini pihaknya mengerjakan 70 persen dan PT PAL kerjakan 30 persen maka ke depan akan sebaliknya.

“Inti dari kerja sama ini kita dalam proses transfer knowledge. Karena kami meyakini Indonesia sebagai negara besar pasti bisa,” ucapnya. (ney)

Tags: kapal selamKekuatan Negara MaritimKepala Staf Angkatan LautKSAL

Berita Terkait.

Andre-Rosiade
Nasional

Ribuan Jemaah Haji Terancam Kelelahan, Timwas DPR Desak Optimalisasi Armada Bus

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:39
haji
Nasional

Kemenhaj: 100.268 Jemaah Haji Indonesia Telah Selesaikan Ketentuan Dam

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:07
dpd
Nasional

DPD RI: Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangun Masa Depan Bangsa Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:06
abdul
Nasional

Harkitnas 2026, Mendikdasmen: Momentum Bangun SDM di Kancah Global

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:55
belajar
Nasional

20 Persen Anggaran Pendidikan, JPPI: Jangan Diperalat untuk MBG

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:30
bahlil'
Nasional

Jaga Ketahanan Energi, Menteri Bahlil: Kami Siapkan Berbagai Regulasi untuk Percepatan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:34

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2821 shares
    Share 1128 Tweet 705
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.