INDOPOSCO.ID – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pemerintah memanfaatkan momentum tersebut untuk menegaskan komitmen membangun daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia di kancah global. Semangat kebangkitan itu diwujudkan melalui pelepasan ribuan lulusan pendidikan vokasi ke dunia kerja internasional.
Bertepatan dengan peringatan Harkitnas 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melepas 3.600 lulusan yang terdiri atas 3.000 alumni SMK dan 600 lulusan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk bekerja di berbagai negara.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kebangkitan nasional di era modern diwujudkan melalui penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Menurutnya,
“Bekerja di luar negeri bukan sekadar mencari penghidupan, tetapi juga memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, serta membawa pulang pengalaman untuk kemajuan bangsa,” kata Mu’ti dalam keterangan, Rabu (20/5/2026).
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin menambahkan, bahwa para lulusan berasal dari 411 SMK dan 30 LKP di seluruh Indonesia.
Menurutnya, para lulusan ini telah menyelesaikan pendidikan sesuai bidang keahlian dan lolos seleksi kerja internasional. Dan untuk ditempatkan di sejumlah negara seperti Jepang, Jerman, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Malaysia, Australia, dan negara lainnya.
“Para lulusan ini akan bekerja di berbagai sektor, mulai dari hospitality, kesehatan, manufaktur hingga jasa lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mereka telah dipersiapkan secara matang untuk memasuki pasar kerja global. Keberhasilan ini melanjutkan capaian sebelumnya, yakni pengiriman 1.500 alumni SMK pada pertengahan 2025 dan 1.600 alumni LKP pada awal 2026. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap lulusan vokasi Indonesia. (nas)










