• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat Imbau Prabowo Ralat Ucapannya terkait Jangan Ada Pihak yang Menganggu

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Mei 2024 - 13:03
in Headline
Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto, dalam acara Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Nasional Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Kamis (9/5/2024) malam. Foto: Istimewa

Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto, dalam acara Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Nasional Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Kamis (9/5/2024) malam. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto yang tak ingin diganggu dan bagi yang tidak mau kerja sama nonton saja di pinggir jalan menuai polemik. Bagi pengamat politik Muslim Arbi, hal ini dianggap sebagai pernyataan berbahaya.

“Menurut saya ini pernyataan keliru di era demokrasi. Itu dapat diartikan Prabowo merasa paling benar sendiri. Bahkan ini pernyataan berbahaya,” kata Muslim kepada INDOPOS, Minggu (12/5/2024).

BacaJuga:

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Bela Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

HAN 2026: Ketua DPR Minta Negara Pastikan Semua Anak Tumbuh Aman dan Terlindungi

Febrie Adriansyah Mangkir Pemeriksaan TPPU, Kejagung Layangkan Panggilan Ulang

Muslim mengatakan, mengapa dirinya beranggapan berbahaya, karena beraroma militeristik.

“Apalagi dia mantan militer, bisa jadi pernyataannya itu beraroma militeristik. Sistem militeristik itu bertentang dengan sistem demokrasi,” cetusnya.

Muslim menjelaskan, demokrasi mengandung paham check and balancing.

“Sistem kontrol diperkuat. Kontrol itu perlu opoisisi. Kekuatan opoisisi itu sebagai penyeimbang. Kalau tidak demikian, akan lahir pemerintahan otoriter. Mutlak-mutlakan, merasa paling benar sendiri. Itu ciri pemerintahan Komunis. Sistem partai tunggal seperti di RRC (Republik Rakyat China),” ujarnya.

Apalagi, kata Muslim, setelah bertemu dengan Presiden Xi Jinping, Prabowo sesumbar akan meniru China.

“Itu jelas bertentangan dengan falsafah, konsutusi dan Tujuan Negara di dirikan oleh para Founding Fathers dan Founding Mothers,” imbuh Muslim.

Direktur Gerakan Perubahan ini pun mengimbau kepada Prabowo untuk mengklarifikasi hal tersebut.

“Saran saya Prabowo ralat pernyataan itu, dan Prabowo harus bilang, bagi yang tidak sejalan, jangan menonton dari pinggir jalan, tapi kontrol kami dengan ketat. Mari kita kelola bersama Negara ini,” ucapnya.

“Tidak hanya sebagai nada ancaman ke pihak oposisi, pernyataan Prabowo itu juga akan dianggap menakutkan bagi investor yang akrab dengan demokrasi. Bisa jadi pernyataan itu jika tidak diralat atau diubah investor kabur dan ekonomi makin hancur. Arus Investasi ogah masuk. Karena di negeri ini akan dibuat hukum, kedaulatan rakyat, dan demokrasi diabaikan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto meminta kepada pihak-pihak yang tidak mau diajak kerja sama untuk tidak mengganggu pemerintahannya kelak.

Prabowo menegaskan dirinya hanya ingin bekerja dan mengamankan kekayaan bangsa. Hal tersebut Prabowo sampaikan dalam acara Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Nasional Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Kamis (9/5/2024) malam.

“Saya akan berjuang terus bersama semua kekuatan yang mau diajak kerja sama. Yang tidak mau diajak kerja sama tidak apa-apa. Kalau ada yang mau nonton di pinggir jalan, silakan jadi penonton yang baik,” ujarnya.

“Tapi kalau sudah tidak mau diajak kerja sama, ya jangan mengganggu. Orang lagi mau kerja kok. Kita mau kerja. Kita mau kerja. Kita mau amankan kekayaan bangsa Indonesia,” sambungnya.

Prabowo menjelaskan, dirinya tidak ingin ada lagi orang Indonesia yang menangis karena lapar. Dia menekankan rakyat Indonesia tidak boleh tidak bisa makan.

“Saya yakin saudara tidak terima. Saya malu saya dikasih pangkat jenderal oleh rakyat. Saya dipilih oleh rakyat. Siang dan malam kita berpikir, saya berpikir, bagaimana rakyat Indonesia tidak ada yang lapar,” tegasnya.

Menurut Prabowo, semua partai politik di Indonesia pasti punya orang-orang baik dan orang-orang yang tidak baik.

Dia bahkan mengakui di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pun banyak orang tidak baik.

“Mari kita akui. Iya kan? Kita boleh punya jiwa korsa, tapi kita juga harus introspeksi diri. Di Gerindra pun juga banyak yang kurang baik, banyak yang baik banyak yang kurang baik. Di semua organisasi ada yang baik dan ada yang kurang,” katanya.

“Sekarang bagaimana yang baik-baik dari semua latar belakang bisa kerja sama? Ini pelajaran sejarah. Indonesia tidak bisa dibendung. Kecuali elite Indonesia tidak bisa atau tidak mau kerja sama. Kuncinya itu,” imbuhnya. (dil)

Tags: oposisiPrabowo - GibranPrabowo SubiantoPresiden Terpilih

Berita Terkait.

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Bela Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Headline

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Bela Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:12
HAN 2026: Ketua DPR Minta Negara Pastikan Semua Anak Tumbuh Aman dan Terlindungi
Headline

HAN 2026: Ketua DPR Minta Negara Pastikan Semua Anak Tumbuh Aman dan Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:42
Febrie Adriansyah Mangkir Pemeriksaan TPPU, Kejagung Layangkan Panggilan Ulang
Headline

Febrie Adriansyah Mangkir Pemeriksaan TPPU, Kejagung Layangkan Panggilan Ulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:25
Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis
Headline

KPAI: Negara Harus Singkirkan Ancaman Digital Sebelum Anak Jadi Korban

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:11
ST-Burhanuddin
Headline

Jaksa Agung Rombak Pejabat Kejagung, Dirdik Jampidsus Berganti

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:25
UMJ Dorong Perguruan Tinggi Terapkan Resilience Framework Hadapi Bencana
Headline

UMJ Dorong Perguruan Tinggi Terapkan Resilience Framework Hadapi Bencana

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:02

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2809 shares
    Share 1124 Tweet 702
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.