• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

2 Siswa Tewas di Bekas Galian Tambang, Ketua DPRD Minta Ini kepada Pemprov Banten

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Mei 2024 - 12:40
in Nusantara
Warga mengevakuasi calon anggota Paskibra di bekas galian tambang di Kabupaten Lebak. Foto: Tangkapan layar media sosial

Warga mengevakuasi calon anggota Paskibra di bekas galian tambang di Kabupaten Lebak. Foto: Tangkapan layar media sosial

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tewasnya 2 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, usai kegiatan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Repubik Indonesia membuat prihatin sejumlah pihak.

Mereka sangat menyayangkan terjadinya insiden yang merenggut dua nyawa calon anggota Paskibra di bekas galian tambang yang dibiarkan menganga oleh pengusaha pascatambang.

BacaJuga:

Pita Cukai Palsu Terbongkar di Semarang, Sinyal Rokok Ilegal Masih Masif

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Bea Cukai Jember Sita 3,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Situbondo

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten Andra Soni mengaku terkejut dan berduka atas meninggalnya dua orang generasi muda tersebut di bekas galian C di Kabupaten Lebak.

“Pertama tentu kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya dua anak anak kita di lokasi bekas galian tambang itu,” kata Soni kepada media, Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan, seandainya pegusaha tambang melakukan reklamasi pascatambang sesuai aturan yang ada dan memberikan tanda bahaya di lokasi bekas tambang, serta ketatnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kejadian tersebut tidak perlu terjadi

“Andaikan saja pengusaha tambang mengikuti aturan yang ada, seperti melakukan reklamasi pascatambang dan memberikan tanda peringatan bahaya di lokasi bekas galian, kejadian yang menimpa dua siswa itu tidak akan terjadi,” ujar Soni.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk segera melakukan inventarisir terhadap izin-izi tambang yang masih berlaku maupun yang sudah kadaluarsa. Karena, lanjut SOni, ditenggarai banyak usaha galian C yang tidak mengantongi izin namun masih tetap beroperasi karena lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Kejadian orang yang tewas tercebur di bekas gaian tambang ini bukan kejadian yang pertama terjadi namun sudah berulang, maka dari itu saatnya Pemprov Banten berani bertindak tegas terhadap pengusaha pengusaha tambang yang nakal dan tidak berizin,” tegas Soni.

Pihaknya juga meminta kepada aparat Kepolisian untuk mengusut tewasnya dua siswa SMK Negeri I Rangkasbitung tersebut, karena harus ada pihak yang bertanggungjawab terhadap insiden yang merenggut dua nyawa tersebut.

“Harus ada pihak yang bertanggungjawab akibat dari kelalaian yang menyebabkan meningalnya dua anak anak kita itu,” ucapnya.

Sementara Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Al Muktabar mengaku akan merevieu seluruh izin pertambangan di Banten. Dia juga akan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Banten untuk ke lokasi-lokasi tambang memeriksa izin dan keselamatan usaha tambang.

“Kita akan mereviu seluruh izin-izin tambang dan memeriksa lokasi tambang baik dari faktor keselamatan maupun gangguan lingkungan,” kata dia, saat dikonfirmasi. (yas)

Tags: Galian Tambangperusahaan tambangsiswaSMKN I Rangkasbitung

Berita Terkait.

rokok
Nusantara

Pita Cukai Palsu Terbongkar di Semarang, Sinyal Rokok Ilegal Masih Masif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02
Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD
Nusantara

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:43
Rokok Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Jember Sita 3,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Situbondo

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00
Kokain
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 3,5 Kg Kokain dari Kolombia Senilai Rp2 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30
bc
Nusantara

Bea Cukai Aceh Perketat Jalur Ekspor, Penyelundupan Emas Ratusan Gram Digagalkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:22
gempa
Nusantara

Sukabumi Diguncang Gempa Bumi Dangkal, BMKG: Pusat Episenter di Darat

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:33

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    1289 shares
    Share 516 Tweet 322
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1294 shares
    Share 518 Tweet 324
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2829 shares
    Share 1132 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.