• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PPI Apresiasi Pengungkapan Kasus Magang Palsu ke Jerman

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Maret 2024 - 07:06
in Nasional
Koordinator PPI Dunia Hamzah Assuudy Lubis. (ANTARA)

Koordinator PPI Dunia Hamzah Assuudy Lubis. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) mengapresiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berhasil mengungkap kasus magang palsu yang menjerat ratusan pelajar Indonesia dengan janji kerja di Jerman.

Koordinator PPI Dunia Hamzah Assuudy Lubis mengatakan banyak korban ketakutan dan dirugikan atas kasus ini yang mana seluruh korban adalah mahasiswa. Adapun kasus yang melibatkan lebih dari seribu mahasiswa dari 33 kampus ini terbongkar setelah empat korban melaporkannya ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jerman.

BacaJuga:

Kampus Jadi Kunci Transformasi ASN Digital, Ini Pesan Menteri PANRB

Wamenkop Ajak Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak KDKMP

Indonesia Tambah Deretan Alutsista Modern, Prabowo Soroti Pentingnya Efek Penangkal

“Kami juga baru tahu ada eksploitasi mahasiswa di Jerman yang berkedok magang,” kata Hamzah seperti dikutip Antara, Rabu (27/3/2024).

Dikatakan apresiasi itu ditujukan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kasatgas TPPO Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro yang telah berani mengungkap kasus TPPO ke ranah publik.

Dia mengatakan pihaknya bersedia membantu pihak kepolisian jika diperlukan, khususnya dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan. Terutama, kata dia, terkait informasi pelajar luar negeri.

“Ini juga komitmen PPI Dunia untuk melindungi pelajar Indonesia,” katanya.

Di samping itu, ia juga menyerukan kepada seluruh pelajar di Indonesia agar berhati-hati dalam memilih tawaran program magang di luar negeri. Dia menginginkan agar pelajar yang ingin magang ke luar negeri bisa melakukan komunikasi dan koordinasi dengan PPI Dunia maupun PPI Negara.

“Paling tidak bisa in touch dengan kami agar kita hubungkan dengan PPI Negara setempat, ini untuk menghindari kejadian serupa,” kata dia.

Sementara itu, Presidium Alumni Connect PPI Dunia Choirul Anam mengatakan bahwa kerjasama dalam hal pertukaran informasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan organisasi pelajar diharapkan dapat mengurangi risiko penipuan yang merugikan banyak mahasiswa Indonesia di masa depan. Dia pun mengatakan, pihaknya siap mendukung langkah Polri dalam mengungkap kasus ini.

“Terutama dalam hal pertukaran informasi pelajar. Karena hanya itu ranah kami dalam hal ini,” kata dia.

Sebelumnya pada Rabu (20/3), Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus program magang untuk mahasiswa ke Jerman atau ferien job.

Direktur Tipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan KBRI di Jerman terkait empat mahasiswa yang mendatangi KBRI karena program magang tersebut.

“Para mahasiswa dipekerjakan secara non-prosedural sehingga mengakibatkan mahasiswa tereksploitasi,” kata Djuhandhani. (wib)

Tags: JermanKasus Magang PalsuPPI

Berita Terkait.

Indonesia Tambah Deretan Alutsista Modern, Prabowo Soroti Pentingnya Efek Penangkal
Nasional

Kampus Jadi Kunci Transformasi ASN Digital, Ini Pesan Menteri PANRB

Senin, 18 Mei 2026 - 23:23
Armada Kemanusiaan Gaza Dicegat Israel, Satu Jurnalis Asal Indonesia Turut Ditahan
Nasional

Wamenkop Ajak Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak KDKMP

Senin, 18 Mei 2026 - 23:03
Indonesia Tambah Deretan Alutsista Modern, Prabowo Soroti Pentingnya Efek Penangkal
Nasional

Indonesia Tambah Deretan Alutsista Modern, Prabowo Soroti Pentingnya Efek Penangkal

Senin, 18 Mei 2026 - 22:30
Indonesia Tambah Deretan Alutsista Modern, Prabowo Soroti Pentingnya Efek Penangkal
Nasional

Pidato soal Dolar AS Panen Kritikan, Ini Pembelaan KSP

Senin, 18 Mei 2026 - 21:53
Untar Rayakan Wisuda ke-87 dengan Pesan Kuat tentang Masa Depan Generasi Indonesia
Nasional

Untar Rayakan Wisuda ke-87 dengan Pesan Kuat tentang Masa Depan Generasi Indonesia

Senin, 18 Mei 2026 - 21:03
Ekonomi Tiga Provinsi di Sumatra Mulai Bangkit Pascabencana, Ini Buktinya
Nasional

Ekonomi Tiga Provinsi di Sumatra Mulai Bangkit Pascabencana, Ini Buktinya

Senin, 18 Mei 2026 - 20:33

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2584 shares
    Share 1034 Tweet 646
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    916 shares
    Share 366 Tweet 229
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    809 shares
    Share 324 Tweet 202
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.