• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wamenkop Ajak Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak KDKMP

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 18 Mei 2026 - 23:03
in Nasional
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah  di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), Semarang, Senin (18/5). Foto : Humas Kemenkop

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah  di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), Semarang, Senin (18/5). Foto : Humas Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengambil peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini disampaikannya dalam agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk ‘Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi’ di Kampus UNNES, Semarang, Senin (18/5).

Wamenkop menekankan bahwa mahasiswa yang akan terjun ke masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus menjadi jembatan informasi bagi warga desa mengenai program strategis nasional tersebut.

BacaJuga:

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

“Seharusnya sumber daya desa dikelola oleh warga desa sendiri yang kesejahteraannya kembali ke desa. Koperasi ini adalah instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi agar pertumbuhan 8% tidak hanya dinikmati konglomerat,” ujar Farida.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari, serta jajaran Direksi LPDB.

“Koperasi ini akan menjalankan enam unit usaha dasar, termasuk gerai sembako, klinik, apotek, dan unit perkreditan mikro,” jelasnya.

Sebagai upaya memastikan keberlanjutan operasionalisasi KDKMP, pemerintah membuka rekrutmen manajer profesional dengan kriteria kompetensi kognitif dan emosional yang tinggi.

“Kita sedang mendesain sumber daya terbaik untuk dihadirkan di desa agar terjadi transfer pengetahuan kepada warga setempat,” tambahnya.

Sebagai alumni UNNES, Farida berpesan agar mahasiswa tidak sekadar mencari kerja di kota besar setelah lulus, tetapi kembali ke daerah untuk mengelola potensi desa.

“Jadilah penggerak koperasi, sampaikan kepada warga bahwa koperasi ini milik mereka, mereka berhak menjadi anggota, memiliki, dan menjaganya demi kesejahteraan bersama,” tutup Wamenkop.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengungkap Pemerintah Kota Semarang tengah mematangkan program strategis bertajuk ‘Waras Ekonomi’ sebagai upaya mengintegrasikan sistem ekonomi lokal dan memperkuat UMKM melalui wadah koperasi.

“Kami sedang menyiapkan program Waras Ekonomi yang menghadirkan integrasi untuk penyesuaian sistem ekonomi lokal. Kami siap menjadi pionir dan memohon kolaborasi dengan UNNES agar hasil insersi koperasi dari kampus bisa kami terapkan di pemerintahan,” ujar Wali Kota Agustina.

Rektor UNNES, Prof. Dr. S. Martono, menekankan pentingnya merevitalisasi peran koperasi di mata generasi muda sebagai entitas bisnis berbasis kekeluargaan yang tetap profesional.

Prof. Martono memberikan catatan kritis mengenai hambatan filosofis yang sering dihadapi koperasi di Indonesia. Menurutnya, prinsip kekeluargaan sering kali disalahartikan sehingga mengaburkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan.

“Harus dikembalikan bahwa koperasi didirikan sebagai bisnis. Jangan sampai atas nama keluarga, utang tidak dibayar dan yang menagih pun merasa tidak enak,” tegas Rektor. (srv)

Tags: kemenkopWamenkop

Berita Terkait.

Karhutla
Nasional

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38
to
Nasional

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26
mendagri
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:55
bc4
Nasional

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:42
sodiq
Nasional

Penangkapan Rektor Unsoed Disebut Jadi Tamparan Keras Moralitas Pendidikan Tinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14
rektor
Nasional

Rektor Unsoed Ditangkap KPK, Komisi X DPR Prihatin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:23

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.