• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Disesalkan, Delegasi Indonesia Bungkam saat Komite HAM PBB Pertanyakan Netralitas Jokowi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 19 Maret 2024 - 19:11
in Nasional
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres

Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Prof Hikmahanto Juwana menganggap, pertanyaan dalam sidang Komite HAM PBB Kovenan Hak-Hak sipil dan Politik (ICCPR) terkait netralitas Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden tahun 2024 merupakan hal wajar. Rapat itu digelar di Jenewa, Swiss pekan lalu.

“Sayangnya terkait pertanyaan soal Pilpres tidak dijawab,” kata Hikmahanto Juwana melalui gawai, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

BacaJuga:

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Cegah Kekerasan Pekerja Migran, Kemen P2MI Perkuat Peran Posbakum

Fakta di Balik Video May Day: Buruh Tak Tolak MBG, Begini Penjelasan KSPSI

Padahal delegasi Indonesia bisa menjawab, bahwa para pejabat yang dianggap bertanggung jawab sudah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan salah secara etika. Pejabat itu ialah mantan ketua Mahkaman Konstitusi, yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka menjadi peserta Pemilu 2024.

“Itu (mantan) Ketua MK Anwar Usman maupun Ketua KPU dan komisioner lainnya,” ujar Hikmahanto Juwana.

Ia menduga, anggota Komite HAM PBB Bacre Waly Ndiaye melontarkan pertanyaan tersebut karena memperoleh informasi dari sejumlah pihak di Indonesia, termasuk Non Govermental Organization (NGO).

“Artinya lontaran pertanyaan itu, bukan hasil investigasi mendalam dari anggota panel yang melontarkan pertanyaan,” ucap Hikmahanto.

Menurutnya, sikap bungkam delegasi Indonesia mungkin karena terlewat, mengingat ada banyak pertanyaan dari anggota panel yang berjumlah belasan.

“Atau mungkin delegasi tidak siap menjawab karena dianggap sensitif. Padahal menurut saya tidak sensitif,” nilainya.

“Yang penting, tidak ada maksud dari delegasi tidak menjawab karena ada tujuan politis karena mereka semua adalah birokrat,” tambahnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhammad Iqbal berdalih, perwakilan Indonesia saat itu tidak sempat menjawab pertanyaan yang digulirkan dalam forum tersebut karena masalah waktu.

“Memang tidak sempat ditanggapi, karena pertanyaan cukup banyak dan waktu tidak memungkinkan,” ucap Iqbal terpisah di Jakarta pada, Senin (18/3/2024). (dan)

Tags: Delegasi IndonesiaKomite HAM PBBNetralitas Jokowipresiden jokowi

Berita Terkait.

99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nasional

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:32
Christina-Aryani
Nasional

Cegah Kekerasan Pekerja Migran, Kemen P2MI Perkuat Peran Posbakum

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:25
MayDay
Nasional

Fakta di Balik Video May Day: Buruh Tak Tolak MBG, Begini Penjelasan KSPSI

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:14
Agita
Nasional

DPD RI Minta Penanganan Kekerasan Seksual Tuntas Hingga Proses Hukum Pelaku

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:43
P&G
Nasional

Kolaborasi Industri dan Kampus, P&G Health Indonesia Dorong Apoteker Lebih Siap Hadapi Pasien

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:03
Belajar
Nasional

UAN PKPPS Ula Digelar, Kemenag: Ijazah Diakui Negara dan Setara SD/MI

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3684 shares
    Share 1474 Tweet 921
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.