• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Lakukan Penanganan Cepat dan Masif Pengendalian Hama Tikus dan Jamur

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 9 Maret 2024 - 11:23
in Nasional
Gerakan-Pengendalian-OPT-co

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penanganan cepat dan masif terhadap pengendalian hama tikus dan jamur yang menyerang pertanaman padi. Foto/dok ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penanganan cepat dan masif terhadap pengendalian hama tikus dan jamur yang menyerang pertanaman padi. Ini guna menjamin produksi padi 2024 dengan hasil yang optimal sehingga ketersediaan beras melimpah.

“Hari ini Tim Gerdal (gerakan pengendalian) tikus dan jamur Kementerian Pertanian kemarin turun ke lapangan di Jawa Timur khususnya Kabupaten Madiun. Pengendalian tikus yang dilakukan dengan membangun rubuha atau rumah burung hantu dan resep Mbah Yoso yaitu ramuan Biyoso, pestisida berbahan alami,” demikian dikatakan Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Rachmat di Jakarta, Sabtu (9/3/2024).

BacaJuga:

Program Berbagi Sepatu Sasar Murid Korban Banjir di Aceh

Soal Kasus BGN, Prabowo: Sedih Terpaksa Copot Orang-Orang Kepercayaannya

Kejagung Bongkar Modus Korupsi Dadan Hindayana Cs, dari Mark Up Motor Listrik hingga TV

Ia menyebutkan standing crop tanaman padi di Kabupaten Madiun saat ini adalah seluas 28.873 ha. Keadaan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di Kabupaten Madiun saat ini terdapat beberapa populasi/serangan hama, salah satu diantaranya adalah hama tikus dimana pada periode Februari II seluas 18,5 ha yang tersebar di 9 kecamatan, yaitu Kecamatan Balerejo (11,2 ha), Kartoharjo 0,7 ha, Kecamatan Madiun 5,05 ha, Sawahan (0,45 ha) dan Wungu (1 ha).

“Serangan hama tikus terluas ada di Kecamatan Balerejo. Dari 11,2 hektar serangan hama tikus di Kecamatan Balerejo, terdapat serangan Puso di Desa Kedungrejo seluas 2 hektar dan Desa Garon 0,37 hektar,” sebutnya.

Terkait pemberitaan adanya serangan penyakit jamur pada tanaman padi, Rachmat mengungungkapkan hasil verifikasi Pengendali Organisme Penggangu Tanaman (POPT) di lokasi menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar. Tanaman padi yang terlihat kekuningan hingga kecoklatan disebabkan oleh serangan tikus.

“Gigitan tikus yang tidak sempurna mematahkan batang padi menyebabkan batang padi masih berdiri, namun akan berwarna kekuningan dan akhirnya mengering. Jadi dapat disimpulkan untuk serangan penyakit jamur tidak benar adanya,” tegasnya.

Lebih lanjut Rachmat mengatakan Kementan bersama pemerintah daerah dan berbagai stakeholder terus melakukan upaya pengendalian tikus guna menjamin pertanaman padi untuk menghasilkan gabah produksi tinggi. Pengendalian dari pra hingga pasca panen.

“Pengendalian pra tanam dengan gropyokan dan pengendalian pasca tanam dengan pemasangan rumah burung hantu dan pemasangan umpan. Upaya pengendalian yang dilakukan melalui aplikasi bubur belerang dan MOL ferinsa (fermentasi urin sapi),” jelasnya. (srv)

Tags: Kementanmentanpengendalian hama tikus dan jamurPOPTTanaman Padi

Berita Terkait.

Program Berbagi Sepatu Sasar Murid Korban Banjir di Aceh
Nasional

Program Berbagi Sepatu Sasar Murid Korban Banjir di Aceh

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:31
Soal Kasus BGN, Prabowo: Sedih Terpaksa Copot Orang-Orang Kepercayaannya
Nasional

Soal Kasus BGN, Prabowo: Sedih Terpaksa Copot Orang-Orang Kepercayaannya

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:22
Kejagung Bongkar Modus Korupsi Dadan Hindayana Cs, dari Mark Up Motor Listrik hingga TV
Nasional

Kejagung Bongkar Modus Korupsi Dadan Hindayana Cs, dari Mark Up Motor Listrik hingga TV

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:31
RUU P2SK Melaju ke Paripurna, Pemerintah-DPR Kompak Perkuat Fondasi Keuangan Nasional
Nasional

RUU P2SK Melaju ke Paripurna, Pemerintah-DPR Kompak Perkuat Fondasi Keuangan Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:15
Gempa Bumi Dangkal Guncang Kolaka Timur di Sulawesi Tenggara Tadi Sore
Nasional

KPK Buka Informasi Terbaru Keberadaan Silmy Karim di Tengah Kasus OTT Imigrasi Jakbar

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:01
OTT di Kantor Imigrasi Jakbar, KPK Buru Wamen Imipas Silmy Karim
Nasional

Perombakan Pimpinan BGN, PKS: Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3520 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1052 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Nova Arianto Tetapkan 23 Pemain, Timnas Indonesia Siap Menggebrak Piala AFF U-19 2026

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Pertumbuhan Pelanggan Tumbuh Tinggi, KAI: Relasi Yogyakarta-Jakarta Tersibuk di Pulau Jawa

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.