• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPD RI Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres, Pengamat: Sudah Tepat!

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 7 Maret 2024 - 16:35
in Nasional
Ilustrasi pelaksanaan pemilu. (Dokumen INDOPOS.CO.ID)

Ilustrasi pelaksanaan pemilu. (Dokumen INDOPOS.CO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu mengapresiasi sikap Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Menurutnya, sebagai senator yang juga dipilih oleh rakyat, dan kedudukannya sama dengan DPR RI, maka langkah politik itu sudah tepat disaat DPR RI belum menentukan sikap.

BacaJuga:

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif

Ruang Digital Tak Boleh Dikuasai Hoaks, Fitnah dan Kebencian

“Keputusan DPD membentuk Pansus kecurangan Pemilu 2024 sudah tepat,” kata Muslim Arbi dalam keterangannya kepada Indopos.co.id, Kamis (7/3/2024).

Ia menjelaskan, kecurangan di Pemilu 2024, khususnya Pemilihan Presiden (Pilpres) bukan saja pelanggaran. “Tetapi kecurangan pilpres adalah kejahatan Politik. Dimana terjadi manipulasi suara, manipulasi sistem perhitungan suara dan penempatan Server KPU di Luar Negeri,” ucapnya.

Menurutnya, banyak pakar IT, diantaranya Roy Suryo, telah memaparkan soal Kecurangan Pilpres secara telak dan jelas serta terang-benderang. Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak dapat membantahnya.

“Bahkan, soal kecurangan Pilpres ini juga telah di beri alarm melalui film Dokumenter The Dirty Vote oleh Dr Feri Amsari dkk juga tidak dapat dibantah oleh pemerintah Jokowi ataupun KPU,” ucapnya.

Muslim pun mengaku salut dengan DPD RI yang apresiatif untuk menggali dugaan kecurangan pemilu. Padahal, DPR RI malah sempat meminta wartawan untuk tidak meliput pemaparan dari Feri Amsari di Komisi II DPR RI.

“Bahkan yang bikin publik tidak abis pikir saat Feri Amsari memaparkan soal The Dirty Vote di DPR beberapa waktu lalu, wartawan di suruh keluar. Tindakan pengusir dan wartawan agar tidak merekam dan memberitakan Pemaparan Feri Amsari di Gedung Dewan adalah kejahatan karena upaya pembungkaman pers. Publik dibuat agar tidak mengetahui kejahatan Pilpres melalui media,” cetusnya.

Untuk itu, dirinya pun berharap Pansus Kecurangan Pemilu yang dibentuk DPD RI ini bisa menggali lebih dalam dari pemaparan Roy Suryo dan Feri Amsary.

“Pemaparan doktor Roy Suryo dan doktor Feri Amsari, Pansus DPD-RI dapat menggali sebanyak mungkin data dan informasi tentang kejahatan pilpres untuk di bawa ke ranah publik dan ranah hukum,” sarannya.

Ia menegaskan, kejahatan Pilpres oleh Penguasa dalam bentuk apa pun. Adalah kejahatan yang tidak dapat di tolerir di bangsa ini.

“Pilpres dan pemilu curang adalah kejahatan terhadap Hak Azasi, dan kejahatan Hak Konstitusional. Kejahatan itu adalah kejahatan Demokrasi,” imbuhnya.

“Selain Roy Suryo dan Feri Amsari, DPD RI juga dapat mengundang Para Civitas Akademika dari berbagai Kampus, Para Tokoh Bangsa dari 100 tokoh, Petisi 100, Para Mahasiswa dan Para Aktivis juga para Pakar dan Ahli lainnya,” tegasnya.

Kata Muslim, jika DPD RI telah membentuk Pansus Pilpres kecurangan, dapat membawa ke Sidang Istimewa MPR RI untuk menggelar Sidang Terbuka untuk Umum.

“Jika telah terbukti Pansus DPD-RI yang di bentuk mendapatkan hasil kecurangan Pilpres, maka merekomendasikan kepada Rakyat Indonesia, untuk meminta pertanggungjawaban jawab Presiden sebagai kepala pemerintahan di Depan Sidang Istimewa MPR RI,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Muslim, DPD RI dapat merekomendasikan 5 hal. Antara lain penolakan hasil pilpres, pemberhentian ketua KPU dan jajarannya, membubarkan Bawaslu dan DKPP, meminta tanggung jawab Presiden sebagai kepala pemerintahan sebagai pelaksana Pilpres dan Pemilu, dan mendesak Presiden mundur karena gagal laksanakan pilpres Jurdil.

“Dengan demikian ketidak pastian pilpres dan gonjang ganjing yang terjadi di Masyarakat setelah Pemilu dan Pilpres dapat teratasi,” pungkasnya menambahkan.

Sebelumnya pada Selasa (5/3/2024), DPD RI menyepakati pembentukan Pansus Pemilu 2024 pada Sidang Paripurna ke-9 DPD RI Masa Sidang IV Tahun Sidang 2023-2024 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Pembentukan Pansus itu merupakan tindak lanjut dari Laporan Posko Pengaduan Kecurangan Pemilu yang di bentuk DPD RI di setiap provinsi yang menemukan sejumlah indikasi kecurangan pemilu. DPD RI menyikapi laporan tersebut dengan mengagendakan memanggil KPU, Bawaslu, Kapolri dan pihak terkait melalui Komite. (dil)

Tags: dpd riDugaan Kecurangan PemiluPansus Kecurangan PemiluPemilu 2024

Berita Terkait.

tito
Nasional

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:02
wamen
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:12
Djamari-Chaniago
Nasional

Ruang Digital Tak Boleh Dikuasai Hoaks, Fitnah dan Kebencian

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:09
Menko-Polkam
Nasional

Natuna Jadi Prioritas, Menko Polkam: Kedaulatan Indonesia Bertumpu pada Prajurit Perbatasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:08
Latsarmil
Nasional

Program KDKMP Tak Boleh Abaikan Keselamatan dan Hak Asasi Peserta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:43
Menko-Polkam
Nasional

Menko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Tegaskan Pelaku Akan Ditindak Tegas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:22

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2201 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
Pemain-Argentina
Olahraga

Messi Ungkap Kunci Sukses Argentina Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Editor Juni Armanto
Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:27

INDOPOSCO.ID - Timnas Argentina sukses menumbangkan perlawanan sengit Tanjung Verde dengan skor 3-2 untuk mengamankan tiket babak 16 besar di...

SelengkapnyaDetails
Messi

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.