• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Empat Petugas Pemilu di NTB Meninggal Dunia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 27 Februari 2024 - 03:33
in Nusantara
ntb

Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM, Agus Hilman. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Sebanyak empat orang petugas penyelenggara pemilu di Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia diduga akibat kelelahan usai pemungutan dan penghitungan suara.

“Ya ada empat petugas penyelenggara adhoc kita yang diinformasikan meninggal dunia di NTB,” ungkap Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM, Agus Hilman di Mataram, dikutip dari Antara, Senin (26/2/2024).

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

Adapun empat petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia tersebut, yakni satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), satu Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, satu anggota KPPS di Kabupaten Lombok Barat, dan satu petugas Linmas di Lombok Barat.

“Ini empat orang petugas penyelenggara kita yang meninggal dunia,” ujarnya.

Hilman mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan verifikasi lebih lanjut perihal penyebab meninggal para petugas penyelenggara tersebut, apakah faktor akibat dari dampak melaksanakan proses Pemilu atau tidak.

“Ini sedang kita verifikasi, karena meninggal dunianya kan sudah beberapa hari setelah pemungutan suara. Jadi kita ingin pastikan lagi apakah meninggal dunia karena dampak dari proses Pemilu atau tidak,” terang Agus Hilman.

Untuk kasus meninggal Ketua KPPS di TPS Parado Kabupaten Bima, dari keterangan pihaknya keluarga menuturkan bahwa yang bersangkutan kondisi sempat drop usai bertugas.

“Ini penuturan dari pihak keluarga, dan itu kita harus verifikasi,” ucapnya.

Oleh karena itu, bagi badan ad hoc yang meninggal dunia, pihaknya sudah menyiapkan santunan sebesar Rp36 juta.

“Santunan akan diberikan setelah melalui verifikasi dan perlengkapan dokumen,” katanya.

Sementara Komisioner Bawaslu NTB Syaifuddin mengatakan, dari pihak Bawaslu sejauh ini tidak ada petugas pengawas ad hoc yang meninggal dunia setelah pemungutan suara.

“Kalau dari Bawaslu tidak ada yang meninggal dunia,” kata Syaifuddin. (dam)

Tags: meninggal duniaNTBPetugas Pemilu

Berita Terkait.

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Senin, 11 Mei 2026 - 21:55
Petugas
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:54
bc
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Operasi di Jawa Barat, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32
Irene Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global
Nusantara

KKP-Pemprov Aceh Sinergi Tangani Pendangkalan Alur dan Muara Sungai di Pelabuhan Perikanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:07
Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal
Nusantara

Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.