• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kritis dan Positif Dalam Berburu Pekerjaan di Ruang Digital

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 23 Februari 2024 - 17:54
in Nasional
Berburu Pekerjaan
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Prof. Ir. Nizam menyatakan terdapat 1,4 juta lulusan setiap tahunnya di Indonesia, di mana lulusan tersebut dimulai dari tingkat sarjana hingga diploma 3. Meningkatnya jumlah lulusan di masyarakat semakin mendorong banyaknya jumlah pelamar kerja. Pada tahun 2023 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 5,32 persen, nilai tersebut lebih rendah 0,54 persen dibandingkan pada TPT tahun 2022. Saat ini pencarian kerja di Indonesia sudah melalui ruang digital, Survei Literasi Digital menyatakan indeks literasi digital Indonesia pada 2022 berada pada level 3,54 poin dari skala 1-5. Indeks tersebut meningkat 0,05 poin dibanding 2021 yang masih berada pada level 3,49.

Sebagai bentuk respon meningkatkan tingkat Literasi Digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024 menuju Indonesia #MakinCakapDigital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi mengadakan talkshow pada Mega Career EXPO 2024 bertajuk “Tips dan Trik Cek Lowongan Kerja Palsu di Ruang Digital” yang diselenggarakan pada 21-22 Februari 2024 di Gedung SMESCO, Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri dari 3056 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan komunitas di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Talkshow ini sebagai pembekalan terhadap masyarakat agar lebih aman, cakap, kritis, dan positif dalam menerima informasi dan menggunakan ruang digital.

BacaJuga:

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Talkshow diawali dengan sambutan secara dalam jaringan oleh Menteri KOMINFO RI, Budi Arie Setiadi yang menyatakan peningkatan kemampuan pemanfaatan internet secara aman dan produktif semakin darurat.

“Kondisi ini tentu mengubah kesadaran kita untuk meningkatkan literasi digital di Indonesia. Apalagi kegiatan literasi digital memiliki manfaat secara ekonomi, seperti peningkatan kompetensi terhadap kerja dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan berbasis ekonomi digital.” tegas Budi.

Sambutan terakhir sekaligus pembuka talkshow oleh Dirjen APTIKA Kominfo, Semuel A. Pangerapan menyatakan perwujudan digital Indonesia tetap menjadi prioritas utama guna mewujudkan Indonesia yang semakin maju.

“Upaya transformasi digital ini perlu terus kita lakukan untuk mendorong kemajuan perekonomian bangsa dan membuka berbagai peluang bagi masyarakat Indonesia mengingat perkembangan digital saat ini telah mengubah cara kita kerja, berusaha, dan cara kita menjalani kehidupan sehari-hari.” jelas Semuel.

Pada talkshow Makin Cakap Digital, Habibie Yukezain selaku Andalan Nasional Pramuka dan Pembina KFP memaparkan materi Peran Ruang Digital dalam Proses Dunia Kerja di Indonesia. Habibie menjelaskan Individu yang cakap bermedia digital dinilai mampu mengetahui, memahami, dan menggunakan ruang digital. Penggunaan tersebut meliputi pencarian informasi, aplikasi percakapan hingga bertransaksi secara digital. Selain itu jejak digital juga akan disorot saat proses mencari kerja. Media sosial dapat digunakan menjadi ‘alat’ untuk mengenalkan diri kepada publik.

Selain itu Habibie juga menjelaskan lulusan yang paling dicari adalah lulusan yang melek digital. Hal ini dikarenakan saat proses penerimaan kerja, media sosial pelamar tersebut akan diperiksa oleh perusahaan. “Pusat Pengembangan Pelatihan Kejuruan Eropa dalam waktu dekat sekitar 90 persen di Eropa akan membutuhkan beberapa jenis keahlian digital. Berarti harus melek digital.” Tegas Habibie.

Pada kesempatan yang sama, Hariqo Wibawa Satria, selaku Direktur Eksekutif Komunikonten menyampaikan materi Mencegah Kejahatan Loker Palsu di Internet. Hariqo menjelaskan pentingnya mengenali keahlian diri sendiri sebelum mencari pekerjaan. Seorang pelamar juga harus memeriksa rekam jejak perusahaan sebelum mengirimkan lamaran kerja. Saat berkomunikasi dengan perusahaan, sebaiknya menyiapkan catatan sebagai landasan perjanjian. Hal ini sebagai bentuk pencegahan pelanggaran perjanjian oleh perusahaan.

“Jangan mudah memberikan data pribadi. Harus jelas data tersebut untuk apa. Kita harus menjaga data pribadi kita.“ Tegas Hariqo. Jarangnya pembicaraan atau edukasi mengenai keamanan pencarian kerja dan data pribadi, membuat hal tersebut sedikit terlupakan. Faktanya banyak pelamar kerja yang sudah menjadi korban lowongan kerja palsu.

Selanjutnya Digital Creator Habibul Fuadi Hanif menjelaskan materi Discovering Your Uncharted Potential  to Prepare Your Career. Harus dilakukan persiapan dan riset sebelum melamar kerja. Persiapan dan riset tersebut meliputi 1) Peran serta lingkup pekerjaan di posisi yang akan dilamar, 2) Perbanyak pengetahuan serta sertifikasi dari kursus secara dalam jaringan, 3) Serta selalu update relasi.

Talkshow juga diisi dengan pemutaran video literasi digital dan games berhadiah untuk menarik antusias, minat, dan interaksi peserta. Acara talkshow ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk meningkatkan program Makin Cakap Digital yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo Facebook Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. (srv)

Tags: Gerakan Nasional Literasi DigitalkemendikbudristekKemenkominfoPekerjaanruang digital

Berita Terkait.

Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:03
Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS
Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Senin, 11 Mei 2026 - 23:41
BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya
Nasional

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Senin, 11 Mei 2026 - 23:21
Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41
Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri
Nasional

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Senin, 11 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.