• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kritik Tajam Pemerintah, Usman Hamid: Reformasi Dikhianati Secara Telanjang

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Februari 2024 - 01:43
in Nasional
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia (AII) Usman Hamid. Foto: Instagram/@amnestyindonesia

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia (AII) Usman Hamid. Foto: Instagram/@amnestyindonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia (AII) Usman Hamid menyesalkan, segelintir pejabat menjauhkan cita-cita reformasi. Seperti halnya masih terjadi praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). Itu menggambarkan ironi kemunduran demokrasi.

Padahal reformasi merupakan cita-cita menuju kehidupan yang lebih demokratis, serta bebas korupsi. Masa reformasi menandai berakhirnya kekuasaan rezim Orde Baru.

BacaJuga:

293 Santri Keracunan MBG, DPR: Gizi dan Keamanan Pangan Wajib Satu Paket

8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Yusril Tegaskan 2 Hal Ini

Deteksi Dini Diperkuat, DPR Desak Pelaku Karhutla Tak Luput dari Hukum

Ia bersama kelompok civitas academica Universitas Trisakti terdiri dari dosen, guru besar, mahasiswa dan alumni menyerukan maklumat bertajuk Trisakti Melawan Tirani.

“Pada 9 Februari 2024, di depan Tugu 12 Mei, untuk meneguhkan bahwa apa yang kita lakukan hari ini adalah masih menjaga cita-cita dari mereka yang gugur di dalam perjuangan Reformasi 98,” kata Usman Hamid di Jakarta, Jumat (9/2/2024).

Ia menyinggung, dugaan praktik nepotisme ketika pimpinan lembaga legislatif merupakan kerabat dari kepala negara. Kondisi itu diperparah, ketika memberi “tiket’ maju di Pilpres 2024.

“Hari ini, pemerintah, khususnya Presiden, khususnya lagi pimpinan Mahkamah Konstitusi, bahkan pimpinan KPU mempertontonkan dengan telanjang pengkhianatan terhadap pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme,” kritik Usman.

Selain itu, reformasi menegaskan bahwa Indonesia harus menegakkan supremasi hukum dan hak asasi manusia.

“Itu juga artinya bahwa siapapun yang melakukan kejahatan tersebut, kejahatan yang oleh hukum internasional dianggap sebagai kejahatan yang paling serius, harus diadili,” ucap pria yang lulus Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti pada 1999 itu.

Namun, masih ada sejumlah orang tak diberi hukuman atas perbuatannya di masa lampau. “Sayangnya, ada banyak pelaku dan orang-orang yang bertanggung jawab di balik pelanggaran hak asasi manusia yang berat, yang dibiarkan lolos dari hukuman,” sesalnya.

Civitas akademica Universitas Trisakti mengeluarkan maklumat tersebut, karena merasakan kekhawatiran atas matinya reformasi dan lahirnya tirani di Indonesia. Itu sejalan dengan sejumlah kalangan akademisi mengeluarkan gerakan moral karena demokrasi tidak baik-baik saja. (dan)

Tags: Amnesty International IndonesiaCivitas AcademicademokrasireformasiUniversitas Trisakti

Berita Terkait.

293 Santri Keracunan MBG, DPR: Gizi dan Keamanan Pangan Wajib Satu Paket
Nasional

293 Santri Keracunan MBG, DPR: Gizi dan Keamanan Pangan Wajib Satu Paket

Rabu, 2 September 2026 - 21:40
Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik
Nasional

8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Yusril Tegaskan 2 Hal Ini

Rabu, 2 September 2026 - 21:25
Deteksi Dini Diperkuat, DPR Desak Pelaku Karhutla Tak Luput dari Hukum
Nasional

Deteksi Dini Diperkuat, DPR Desak Pelaku Karhutla Tak Luput dari Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 20:40
WKI Tak Mau Asal Kejar Proyek, Bidik Pertumbuhan yang Sehat
Nasional

WKI Tak Mau Asal Kejar Proyek, Bidik Pertumbuhan yang Sehat

Rabu, 2 September 2026 - 20:05
Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta
Nasional

Sejarah Nasional Dirombak, Menbud: Pemerintah Tak Sentuh Satu Lembar pun

Rabu, 2 September 2026 - 19:00
Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Tito Terus Kawal Penyaluran Anggaran K/L
Nasional

Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Tito Terus Kawal Penyaluran Anggaran K/L

Rabu, 2 September 2026 - 18:31

OLAHRAGA

nova
Olahraga

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Editor Laurens Dami
Rabu, 2 September 2026 - 15:05

INDOPOSCO.ID - Timnas Indonesia U-20 berfokus mempertajam penyelesaian akhir jelang menghadapi Laos U-20 pada laga kedua fase Grup H Kualifikasi...

SelengkapnyaDetails
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04
sty

Comeback ke Liga Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan yang Membuatnya Bangga

Selasa, 1 September 2026 - 23:13

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.