• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bapanas Perpanjang Bantuan Pangan Beras untuk Tekan Inflasi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 2 Februari 2024 - 03:03
in Ekonomi
bapanas

Ilustrasi - Salah seorang pedagang menunjukkan beras kualitas medium yang saat ini dijual dengan harga Rp15.000/kg di Pasar Sidodadi, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (31/1/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan beras pada tahun ini untuk menekan inflasi, terutama pada komoditas yang harganya mudah naik turun.

Menurut Arief, bantuan beras merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kemudian diimplementasikan oleh Badan Pangan Nasional dengan menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan kepada masyarakat.

BacaJuga:

STAR ASET BMN Jadi Langkah Baru Menuju Pengelolaan Aset Negara yang Transparan

Expedition Dukung Atlet Muda Lewat Apresiasi Eksklusif Campus League

Peluang Kerja Makin Kompetitif, Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Usaha

“Pemerintah menyalurkan bantuan pangan beras tujuannya untuk membantu saudara-saudara kita yang terbawah, sekaligus menjaga tingkat inflasi volatile karena beras berkontribusi lebih dari 0,5 persen inflasi nasional. Jadi bantuan pangan beras ini salah satu intervensi pemerintah dalam meredam inflasi,” ujar Arief dalam siaran pers Badan Pangan Nasional, di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (1/2/2024).

Inflasi volatile adalah inflasi yang disebabkan oleh perubahan harga yang cepat dan tidak terduga pada komoditas tertentu. Bahan pangan yang harganya mudah bergejolak, antara lain beras, gula, daging, dan telur.

Arief menuturkan bahwa penyaluran beras oleh Badan Pangan Nasional sesuai dengan amanat UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Perpres 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional, salah satu tugas fungsinya adalah menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan.

Bantuan pangan beras merupakan program pemerintah berupa penyaluran beras kepada masyarakat berpendapatan rendah yang masuk ke dalam keluarga penerima manfaat (KPM). Program ini merupakan salah satu pemanfaatan cadangan beras pemerintah (CBP) sesuai amanat Perpres 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.

Bantuan pangan beras ini sudah dilakukan sejak awal 2023, dan dilanjutkan pada tahun ini. Penyaluran bansos beras 10 kg per bulan sudah mulai digelontorkan sejak Januari 2024 dan akan terus berlangsung hingga Maret 2024.

Bansos ini diperuntukkan bagi 22 juta KPM di seluruh Indonesia berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Bantuan akan diperpanjang pada Mei sampai Juni dengan catatan APBN masih memungkinkan.

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengungkapkan saat ini tengah dilakukan verifikasi data penerima bantuan pangan beras dengan pemerintah daerah (pemda) untuk mendapatkan pembaharuan data KPM.

“Jadi, memang begitu setiap awal tahun selalu ada proses verifikasi dengan pemda untuk bisa mendapatkan pemutakhiran data tentang situasi keluarga yang paling membutuhkan,” ujar Bayu.

Pemutakhiran data dilakukan melalui mekanisme verifikasi P3KE di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kegiatan tersebut diawali dengan musyawarah desa (musdes) yang dilakukan secara berkala. Selanjutnya, Bappeda akan melaporkan data tersebut ke Kemenko PMK.

Harga beras yang masih tinggi bahkan cenderung naik telah memicu inflasi dalam beberapa bulan terakhir.
Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis merilis tingkat inflasi pada Januari 2024 sebesar 0,03 persen. Beras menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi.

BPS mencatat komoditas beras mengalami inflasi 0,64 persen pada Januari 2024.

Kenaikan harga beras terjadi di 28 provinsi, termasuk seluruh provinsi di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. BPS menyebut kenaikan harga beras disebabkan oleh kurangnya pasokan di sejumlah wilayah, terutama akibat faktor cuaca dan beberapa akses jalan yang rusak sehingga menghambat distribusi pangan. (dam)

Tags: Badan Pangan NasionalBapanasInflasiPangan Beras

Berita Terkait.

imipas
Ekonomi

STAR ASET BMN Jadi Langkah Baru Menuju Pengelolaan Aset Negara yang Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:21
jam
Ekonomi

Expedition Dukung Atlet Muda Lewat Apresiasi Eksklusif Campus League

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22
paramuda
Ekonomi

Peluang Kerja Makin Kompetitif, Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:02
periklindo
Ekonomi

PEVS 2026 Hadir di JIExpo Kemayoran, Tawarkan Cashback hingga Rp200 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:37
umkm
Ekonomi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kementerian UMKM Perkuat Akses Modal dan Peluang Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:07
qris
Ekonomi

Cashback hingga Transfer Hemat Jadi Incaran, Ini Tren Baru Pengguna Dompet Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:48

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2646 shares
    Share 1058 Tweet 662
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1304 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1394 shares
    Share 558 Tweet 349
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.