• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemberkasan Jangan Bebani Guru, Debby: Kontrak Guru P3K Harus Otomatis

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 18 Januari 2024 - 02:42
in Nasional
Guru honorer menyambangi Komisi X DPR RI. Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID

Guru honorer menyambangi Komisi X DPR RI. Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan menegaskan, pemerintah harus menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) tata kelola guru. Terutama pada guru honorer lulus passing grade (P) kategori P1.

“Guru kategori P1 menyisakan banyak. Ini harus rampung di rekrutmen 2024 ini,” ujar Debby Kurniawan kepada INDOPOS.CO.ID, Rabu (17/1/2024).

BacaJuga:

Mendiktisaintek: Jurnal Ilmiah Harus Bisa Dihilirisasi, Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Layanan Kereta Api Dipastikan Aman dan Nyaman, Begini Penjelasan BP BUMN

Prabowo: Apa Salahnya Pemerintah Gelontorkan Uang untuk Rakyat Sendiri?

Meskipun demikian, Legislator partai Demokrat ini mengapresiasi pemerintah dalam menyelesaikan masalah guru honorer. Dari 2021 lalu, lebih dari 900 ribu guru honorer menyisakan lebih 193 ribu guru kategori P1.

“Tiap tahun sedikit demi sedikit terus berkurang. Saat ini menyisakan lebih dari 12 ribu,” bebernya.

Ia mengatakan, menyelesaikan tata kelola guru seperti mengurai benang kusut. Dari persebaran hingga kesejahteraan guru. “Pada tahun ini Presiden Jokowi menyatakan akan merekrut 2.3 juta pegawai formasi. 419 ribu guru harus menyelesaikan 12 ribu guru kategori P1,” katanya.

Lebih jauh Debby mengungkapkan, pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) harus berpihak pada guru. Dengan memberikan kontrak secara otomatis.

“Jangan sebentar-sebentar pemberkasan. Ini akan menyita waktu mengajar guru,” tegasnya.

Dari pengaduan guru honorer dari FGHNLPSI (Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia), dikatakan dia, Komisi X DPR RI akan mengakomodir dan menyampaikan kepada kementerian/ lembaga (K/L) terkait.

“Guru itu pejuang pendidikan. Jadi soal tata kelola harus berpihak kepada mereka,” ujarnya.

“Pensiun P3K sudah selayaknya ASN. Pengabdian mereka harus diperhatikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) FGHNLPSI Heti Kustrianingsih mengucapkan terima atas perhatian Komisi X DPR RI yang bisa mengurai masalah tata kelola guru honorer. Dia berharap lagi Komisi X DPR RI bisa menyelesaikan guru honorer P1 dari 2021.

“Jumlahnya lebih dari 12 ribu, dan itu kurang dari 10 persen dari jumlah kuota 2024,” ujarnya .

Ia juga menginginkan, kontrak guru P3K tidak membebani kinerja guru. Sebab, proses pemberkasan hanya menyita waktu mengajar untuk siswa

“Di Medan dan Aceh, setiap 3 tahun mereka harus pemberkasan. Ini kan menyita waktu guru mengajar siswa,” ucapnya.

“Kami juga berharap ada penghargaan pengabdian guru P3K. Selama ini pengabdian kami puluhan tahun, kalau dinolkan rasanya bagaimana ya?” imbuhnya. (nas)

Tags: Debby KurniawanGuru HonorerGuru Honorer P1komisi x dpr ri

Berita Terkait.

Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar
Nasional

Mendiktisaintek: Jurnal Ilmiah Harus Bisa Dihilirisasi, Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 02:45
BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal
Nasional

Layanan Kereta Api Dipastikan Aman dan Nyaman, Begini Penjelasan BP BUMN

Rabu, 29 April 2026 - 23:45
Prabowo: Apa Salahnya Pemerintah Gelontorkan Uang untuk Rakyat Sendiri?
Nasional

Prabowo: Apa Salahnya Pemerintah Gelontorkan Uang untuk Rakyat Sendiri?

Rabu, 29 April 2026 - 22:31
AHY Minta KNKT Transparan Usut Kecelakaan Kereta di Bekasi, Janji Infrastruktur Dibenahi
Nasional

Soroti Tragedi Kereta Bekasi Timur, Ketua DPR RI Desak Reformasi Total Sistem Keselamatan

Rabu, 29 April 2026 - 22:16
Penerima Manfaat Tembus di Atas 60 Juta, Prabowo Sebut Banyak Negara Belajar MBG ke Indonesia
Nasional

Penerima Manfaat Tembus di Atas 60 Juta, Prabowo Sebut Banyak Negara Belajar MBG ke Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 22:01
Strategi Pemerintah Hadapi Ketidakpastian Global: Pajak Ditahan, Investasi Didorong
Nasional

Strategi Pemerintah Hadapi Ketidakpastian Global: Pajak Ditahan, Investasi Didorong

Rabu, 29 April 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2547 shares
    Share 1019 Tweet 637
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1014 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.