• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soroti Tragedi Kereta Bekasi Timur, Ketua DPR RI Desak Reformasi Total Sistem Keselamatan

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 29 April 2026 - 22:16
in Nasional
Petugas melakukan evakuasi terhadap gerbong KRL PLB 5568 yang tertemper KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Foto: Dok Kemenhub

Petugas melakukan evakuasi terhadap gerbong KRL PLB 5568 yang tertemper KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Foto: Dok Kemenhub

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Insiden maut terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam, yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan menewaskan 16 penumpang mendapat perhatian khusus dari Ketua DPR RI Puan Maharani yang menyatakan duka cita dan menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi titik balik dalam pembenahan sistem keselamatan perkeretaapian nasional.

“Keselamatan tidak bisa lagi dipandang sebagai rutinitas prosedural semata. Harus ada standar pengamanan yang benar-benar mampu mengantisipasi risiko di jalur padat seperti Jabodetabek,” ujar Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

BacaJuga:

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Puan juga menyoroti masih banyaknya perlintasan sebidang yang minim pengamanan dan kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Ia meminta pemerintah, PT KAI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh serta menghadirkan sistem keselamatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Menurutnya, KRL bukan sekadar alat transportasi, tetapi merupakan infrastruktur vital yang menopang aktivitas harian jutaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap insiden besar tidak hanya berdampak pada korban langsung, tetapi juga memengaruhi rasa aman publik.

“Kepercayaan masyarakat harus dijaga. Jangan sampai mereka ragu menggunakan transportasi kereta karena merasa sistem perlindungannya belum memadai,” tegasnya.

Puan mendorong agar investigasi dilakukan secara transparan dan menghasilkan langkah konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia berharap hasil evaluasi nantinya mampu memastikan bahwa KRL tetap menjadi moda transportasi yang aman, andal, dan layak dipercaya.

“Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa kompleksitas lalu lintas kereta di wilayah metropolitan membutuhkan standar keselamatan yang jauh lebih tinggi, seiring meningkatnya frekuensi perjalanan dan kepadatan jalur,” tandasnya.

Seperti diketahui, insiden KRL dengan kereta jarak jauh yang terjadi pada Senin (27/4) malam bermula saat taksi listrik ditabrak KRL di daerah Bulak Kapal karena taksi itu terhenti di tengah perlintasan sebidang. Taksi tersebut berada di area rel sebelum akhirnya tertemper KRL menuju arah Jakarta.

Kondisi itu menyebabkan perjalanan KRL atau commuter line dari Jakarta menuju Cikarang terganggu dan rangkaian berhenti di jalur. Tak berselang jauh, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang menabrak KRL yang tengah berhenti.

Saking kerasnya benturan, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek sampai merangsek masuk ke badan gerbong khusus wanita yang ada di bagian paling belakang KRL. Insiden ini menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan sedikitnya 84 penumpang lainnya terluka. (dil)

Tags: DPR RIKA Argo BromoKRLPuan MaharaniStasiun Bekasi TimurTragedi Kereta Bekasi

Berita Terkait.

Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5762 shares
    Share 2305 Tweet 1441
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1609 shares
    Share 644 Tweet 402
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.