• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BKKBN Gelar Audit Kasus Stunting Tahun 2024

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 17 Januari 2024 - 19:56
in Nasional
Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) secara virtual yang menyampaikan  apresiasinya kepada semua jajaran yang telah mencapai audit kasus stunting dengan baik. (Dok Humas BKKBN for Indopos.co.id)

Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) secara virtual yang menyampaikan apresiasinya kepada semua jajaran yang telah mencapai audit kasus stunting dengan baik. (Dok Humas BKKBN for Indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar audit kasus stunting 2024. Kegiatan yang merupakan pelaksanaan tahun ketiga, yang dirangkai dengan peluncuran Buku Saku Audit Kasus Stunting 2024 yang memberikan penekanan pada kualitas pelaksanaan AKS. Acara ini diselenggarakan secara hybrid di Jakarta dan secara virtual yang ditayangkan Live Streaming melalui YouTube Channel @BKKBN Official.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN, Nopian Andusti, menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Kegiatan Kick Off Audit Kasus Stunting Tahun 2024, Selasa (16/1/2024), di Jakarta. Pada kesempatan yang sama hadir Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) secara virtual yang menyampaikan apresiasinya kepada semua jajaran yang telah mencapai audit kasus stunting dengan baik.

BacaJuga:

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Prabowo Sekaligus “Sentil” Kabinet Merah Putih

Aher Dorong Penguatan Kompetensi dan Integritas ASN untuk Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Maulid Nabi, MUI: Tiga Jurus Rasulullah Biar Hidup Nggak Saling Bikin Susah

“Saya sering mengatakan apa underlying problem dan underlying disease dari kasus-kasus stunting yang ada di suatu wilayah. Sehingga kalau ada kasus di masyarakat, tentu kita bisa melakukan autopsi verbal atau bertanya. Kita tidak bisa melakukan autopsi klinis atau membedah orang dan melihat. Itu hanya untuk orang-orang yang sudah meninggal tentunya,” jelas dokter Hasto.

Dokter Hasto mengatakan BKKBN dengan jajarannya, bersama tim percepatan penurunan stunting, dan juga kementerian/lembaga terkait, memiliki tugas mengungkap permasalahan yang ada di seputar stunting, yang akan ditindaklanjuti kementerian/lembaga terkait.

“Itulah pentingnya audit, sehingga ketika sukses audit stunting, maka kita bisa menjawab dua permasalahan,” ujar dokter Hasto.

Dua permasalahan itu adalah bagaimana kasus-kasus secara individual bisa digali. Lalu, penyebabnya apakah bisa ditemukan. Dengan demikian akan ada rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti Kementerian Kesehatan, dalam hal ini provider ataupun rumah sakit.

“Tugas kita mengantarkan sampai pada ditemukannya permasalahan secara individual. Sehingga di situ terungkap apa medical problem yang ada bagi individu. Yang kedua adalah bisa mengungkap health problem. Mungkin masalah sanitasi atau masalah penyakit menular yang ada di masyarakat. Sehingga AKS akan mengeluarkan dua rekomendasi.”

Ada rekomendasi yang bersifat individu, dan rekomendasi yang sifatnya untuk publik. “Untuk masyarakat terkait perbaikan yang ada di lingkungan,” ujar dokter Hasto.

Di akhir sambutannya dokter Hasto juga mengungkapkan, “Kalau daerah itu banyak kasus TB, maka rekomendasi audit kasus stuntingnya akan muncul juga kasus TB. Sehingga kebutuhan yang ada di wilayah itu adalah untuk TB, seperti berkurangnya nafsu makan pada anak stunting. Begitu juga masalah sanitasi yang kurang bagus. (Yang pasti) ada biological process yang dibangun di dalam audit kasus ini, mulai dari hulu sampai hilir.”

Dokter Hasto juga mencontohkan lingkungan atau pun sanitasi buruk yang menimbulkan diare, yang kemudian memicu munculnya kasus stunting. “Itu semua bisa terungkap di dalam audit kasus stunting,” tutup dokter Hasto. (ney)

Tags: bkkbnKasus Stuntingstunting

Berita Terkait.

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Prabowo Sekaligus “Sentil” Kabinet Merah Putih
Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Prabowo Sekaligus “Sentil” Kabinet Merah Putih

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:05
Aher
Nasional

Aher Dorong Penguatan Kompetensi dan Integritas ASN untuk Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:48
KH-M-Cholil-Nafis
Nasional

Maulid Nabi, MUI: Tiga Jurus Rasulullah Biar Hidup Nggak Saling Bikin Susah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:08
Mendikdasmen
Nasional

Kemendikdasmen Salurkan Santunan Rp305 Juta bagi Guru dan Murid Korban Gempa di NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:07
Foto-Bersama
Nasional

Tanggap Darurat Gempa NTT, Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:06
Karhutla
Nasional

Dorong Penegakan Hukum Pelaku Karhutla, Ketua DPD RI: Kejahatan Ekologi Harus Diakhiri

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:46
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan
Olahraga

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Editor Laurens Dami
Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta harus membuka lembaran baru di lini depan. Gustavo Almeida, striker yang dalam tiga musim terakhir menjadi...

SelengkapnyaDetails
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.