• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jasad Pekerja Migran Asal Cianjur Akhirnya Dipulangkan dari Kamboja

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 30 Desember 2023 - 02:22
in Nusantara
jasad

Orang tua pekerja migran asal Cianjur, Jawa Barat yang meninggal di Kamboja berharap jasad anaknya dapat dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Cijati. Foto : Antara/Ahmad Fikri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jenazah Muhammad Abdul Fatah (20) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dipulangkan setelah sempat tertahan selama dua bulan di Kamboja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur Tohari Sastra di Cianjur Jumat (29/12/2023), mengatakan pemulangan jenazah pekerja migran yang dibantu oleh kementerian dan KBRI Kamboja itu diperkirakan akan tiba tanah air melalui Bandara Soekarno-Hatta Tanggerang, Provinsi Banten Jumat petang.

BacaJuga:

Soto Banjar Jadi Andalan, Banjarbaru Dibidik Jadi Kota Gastronomi Dunia

Bea Cukai Hadiri Pemusnahan 4,989 Kilogram Sabu di BNNP Aceh

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

“Kami sudah mengirim tim beserta ambulan untuk membawa jenazah ke Cianjur, selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga guna dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Cijati,” katanya, Jumat (29/12/2023).

Selama dua bulan terakhir, pihaknya bersama kuasa hukum dan pihak keluarga berupaya memulangkan jenazah pekerja migran yang diduga berangkat secara ilegal ke negara Kamboja. Melalui kementerian dan KBRI di Kamboja akhirnya harapan keluarga terkabul untuk pemulangan jenazah.

Pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi warga Cianjur yang berangkat bekerja ke luar negeri secara ilegal, karena selain merugikan dirinya dan keluarga, pihak pemerintah kesulitan untuk memberikan bantuan atau pendampingan hukum ketika terjadi hal tidak diinginkan.

“Kami minta warga Cianjur tidak terbujuk rayuan sponsor yang menjanjikan berbagai keuntungan dan gaji besar sedangkan berangkatnya secara ilegal. Bagi yang berminat bekerja ke luar negeri silahkan datang ke dinas untuk mendapat informasi yang jelas,” katanya.

Selama ini, tambah dia, banyak kasus yang menimpa pekerja migran asal Cianjur yang berangkat secara ilegal ke sejumlah negara yang terlarang seperti Timur Tengah dan negara lainnya, bahkan tidak sedikit yang pulang dalam peti mati karena mengalami kekerasan sebagai korban perdagangan orang.

Kuasa hukum keluarga korban, Ali Hildan dari Kantor Astakira Pembaharuan Cianjur, mengatakan saat ini pihaknya bersama keluarga sedang menunggu kedatangan jenazah Muhamad Abdul Fatah yang akan dibawa langsung ke Cianjur guna dimakamkan.

“Setelah menunggu selama dua bulan, harapan keluarga untuk memakamkan Fatah di kampung halamannya terkabul, saat ini kami masih menunggu kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta,” katanya dikutip Antara.

Seperti diberitakan Muhammad Abdul Fatah berangkat bekerja keluar negeri sekitar Mei 2023, melalui R tetangganya, namun korban awalnya dijanjikan bekerja kantoran di Negara Thailand dengan gaji 700 dolar Amerika per bulan ternyata diberangkatkan ke Negara Kamboja.

Selama dua bulan bekerja di Kamboja, korban sempat mengirim uang Rp20 juta pada keluarganya di Cianjur. Namun pada bulan Agustus dan September, korban sempat mengeluh sakit pada keluarga, hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Phnom Phen tanggal 13 November 2023. (mg2)

Tags: jabarKambojamigran

Berita Terkait.

Polemik Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai, Pengamat Soroti Peran UGM
Nusantara

Soto Banjar Jadi Andalan, Banjarbaru Dibidik Jadi Kota Gastronomi Dunia

Senin, 20 April 2026 - 22:47
Rahmat-Priyandoko
Nusantara

Bea Cukai Hadiri Pemusnahan 4,989 Kilogram Sabu di BNNP Aceh

Senin, 20 April 2026 - 12:10
Tournament
Nusantara

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 13:30
Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.