• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Di Podcast Kaesang, Mentan Amran Jelaskan Pembangunan Pertanian Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 30 Desember 2023 - 18:25
in Nasional
mentan
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kaesang Pangarep, Kiki Saputri dan Fatih Andhika mengundang Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam podcast Kaesang yang ditayangkan Jumat kemarin. Ketiganya menanyakan kabar sektor pertanian dan petani milenial sebagai ujung tombak masa depan bangsa.

Awalnya, Kiki mengaku khawatir dengan kurangnya minat anak muda terhadap sektor pertanian. Namun, kekhawatiran Kiki dijawab tegas Mentan Amran yang mengatakan bahwa saat ini sektor pertanian sudah berubah dan bertransformasi ke pertanian modern.

BacaJuga:

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menangkap Pergeseran Dunia

“Untuk milenial ini, kami sejak 7 tahun lalu telah membentuk Gempita (Gerakan Pemuda Tani Indonesia) sebagai program dalam mengembangkan pertanian modern,” ujar Mentan, Jumat, 29 Desember 2023.

Menurutnya, kementan secara konsisten terus memberi ruang keuntungan bagi mereka yang mau terlibat di sektor pertanian. Di antaranya dengan menyediakan bibit unggul, pupuk subsidi dan alat mesin pertanian baik itu traktor, combain harvester maupun deretan alat lain yang dapat menunjang percepatan dan peningkatan produktivitas.

“Saya selalu katakan bahwa petani tidak akan terlibat kalau sektor pertanian tidak menguntungkan. Karena itu petani harus diberi ruang untung agar milenial melihatnya sebagai pekerjaan yang menjanjikan,” katanya.

Mau tidak mau, kata Mentan, pertanian harus bertransformasi dan memperbaiki apa-apa saja yang dianggap tradisional. Apalagi, kata dia, pertanian adalah sektor yang paling dasar karena berkaitan erat dengan makanan rakyat.

“Kita harus bertransformasi dari pertanian tradisional ke pertanian modern, kalau tidak kita akan sulit dalam menyediakan makanan. Kelebihan lainnya adalah biaya tanamnya menjadi lebih murah per hektar karena yang kita lakukan sudah tepat guna,” katanya.

Ditambahkan Mentan, saat ini pihaknya juga tengah merancang pertanaman digital dengan menggunakan remote control dan robot robot canggih yang bergerak sesuai perintah manusia. Artinya, pertanian ke depan sudah seperti industri yang diberi sentuhan mekanisasi.

“Kami sedang merancang agar nanti petani milenial bisa tanam padi sambil duduk di bawah pohon saja, semua mesin yang bergerak dan manusia tinggal menggerakkan dengan remote saja,” jelasnya. (srv)

Tags: Mentan AmranPembangunan Pertanian Indonesiapodcast Kaesang

Berita Terkait.

jagung
Nasional

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:08
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4849 shares
    Share 1940 Tweet 1212
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1460 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1533 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.