• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Perang Total Lawan Hamas, Benjamin Netanyahu: Menyerah atau Mati

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 22 Desember 2023 - 10:30
in Internasional
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Russia Today)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Russia Today)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah bersumpah untuk melanjutkan perang melawan Hamas sampai kelompok Palestina tersingkir seluruhnya dan Gaza tidak menimbulkan ancaman.

Israel menawarkan jeda kemanusiaan selama seminggu dengan imbalan pembebasan 40 tawanan Israel. Namun tawaran itu ditolak Hamas.

BacaJuga:

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

“Kami berjuang sampai meraih kemenangan. Kami tidak akan menghentikan perang sampai kami mencapai semua tujuannya yaitu menyelesaikan pemusnahan Hamas dan membebaskan semua sandera kami,” ujar juru bicaranya Ofir Gendelman di X (sebelumnya Twitter), seperti dikutip Russia Today, Jumat (22/12//2023).

“Semua teroris Hamas, dari awal hingga akhir, adalah orang mati yang berjalan,” Netanyahu menambahkan.

“siapa pun yang mengira kami akan berhenti, berarti tidak ada kenyataan,” tandasnya.

Pesan dalam bahasa Ibrani dengan teks bahasa Inggris tersebut, tampaknya direkam pada Rabu (20/12/2023) malam setelah pembicaraan mengenai kemungkinan gencatan senjata dilaporkan gagal.

Mengutip sumber anonim, Wall Street Journal mengatakan bahwa Israel telah menawarkan untuk menghentikan operasi militernya selama seminggu dengan imbalan pembebasan sandera dan mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke wilayah kantong Palestina.

Namun Hamas menolak tawaran tersebut dan bersikeras bahwa setiap perundingan memerlukan penghentian serangan terhadap Gaza terlebih dahulu, menurut Journal.

Kelompok Palestina menangkap sekitar 240 tawanan selama serangan mereka pada tanggal 7 Oktober ke Israel selatan, yang memakan korban jiwa sekitar 1.200 warga Israel. Beberapa orang telah dibunuh oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) selama serangan mereka terhadap daerah kantong tersebut. Sekitar 120 orang diperkirakan masih ditahan oleh Hamas setelah beberapa dari mereka ditukar dalam gencatan senjata selama seminggu pada akhir November.

Pasukan Israel sejauh ini telah menguasai bagian utara Gaza dan menghancurkan infrastruktur daerah kantong tersebut. Otoritas kesehatan setempat memperkirakan lebih dari 19.500 warga Palestina telah terbunuh dalam pertempuran tersebut.

AS telah meminta Netanyahu untuk membatasi korban sipil tetapi terus memberikan dukungan militer dan lainnya kepada Israel. Yerusalem Barat telah menghadapi reaksi keras dari luar negeri, di mana kelompok Houthi di Yaman secara terbuka memihak Palestina dan menyerang kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan Israel di Laut Merah. (dam)

Tags: benjamin netanyahuHamasisraelKonflik Hamas-IsraelKonflik Israel-Palestina

Berita Terkait.

Kapal-Tanker
Internasional

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:56
iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.