• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemkab Bangkalan Tekan Kasus Stunting dengan Program “Sate Manis”

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 19 November 2023 - 16:06
in Nusantara
sate

Dokumen peluncuran program "Sate Manis" di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dalam rangka menekan kasus stunting. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, terus berupaya menekan kasus stunting di wilayah itu melalui program “Sate Manis” (Satu Telur Mencegah Balita Akibat Kurang Gizi Kronis).

“Program ini merupakan langkah pemkab dalam memenuhi kebutuhan gizi bagi ibu hamil dan bayi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Nunuk Kristiani, di Bangkalan, seperti dilansir Antara, Minggu (19/11/2023).

BacaJuga:

Libur Panjang Picu Lonjakan Lalin, Arah Timur Jadi Titik Favorit

Program Kelurahan “Cantik” di Surakarta Jadi Contoh Nasional, DPR Siapkan Penguatan dalam Revisi UU Statistik

Akademisi Apresiasi Inovasi BPN Kabupaten Tangerang, dari ‘Hallo Kakan’ hingga ‘Laris Manis’

Ia mengemukakan, Pemkab Bangkalan pernah meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim karena berhasil menekan kasus stunting.

Akan tetapi, lanjut dia, bukan berarti kasus stunting telah bebas di Kabupaten Bangkalan, sehingga pihaknya perlu melakukan upaya berkelanjutan dalam menekan kasus itu. Salah satunya melalui program “Sate Manis” tersebut.

“Selain ‘Sate Manis’, program lain yang terus kami gencarkan adalah mengaktifkan gerakan pos pelayanan terpadu atau posyandu di semua desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bangkalan,” katanya.

Nunuk Kristiani menjelaskan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak merupakan salah satu masalah gizi yang serius di Indonesia.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Indonesia 24,4 persen pada 2021 dan 21,6 persen pada 2022.

“Pemerintah menargetkan prevalensi stunting bisa ditekan hingga 14 persen pada 2024. Oleh karena itu, upaya yang kami lakukan dalam rangka menyukseskan penurunan prevalensi kasus stunting ini melalui program yang kami beri nama ‘Sate Manis’ dan menggalakkan program posyandu di desa-desa di Kabupaten Bangkalan,” katanya menjelaskan.

Selain kasus stuting, di Bangkalan juga ditemukan adanya kasus wasting dan underweight yang jika tidak ditangani secara serius akan berpotensi jatuh ke dalam kondisi stunting.

“Wasting ini adalah kondisi kurus akibat kekurangan gizi akut, sedangkan underweight adalah kondisi berat badan rendah akibat kekurangan gizi kronis,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, upaya yang dilakukan untuk mencegah permasalahan gizi adalah melakukan pemantauan tumbuh kembang secara berkala, agar jika ditemukan permasalahan dapat segera ditangani.

“Salah satu tempat yang dekat dengan masyarakat untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang adalah posyandu,” katanya.

Namun, lanjut dia, permasalahan yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa kunjungan masyarakat ke posyandu masih rendah, sehingga perlu upaya untuk mendorong mereka aktif datang ke posyandu.

“Peran aktif semua pihak tentu akan sangat membantu untuk mengaktifkan masyarakat datang ke posyandu, baik oleh aparat desa maupun para kader posyandu,” katanya. (dam)

Tags: Kasus StuntingPemkab BangkalanProgram Sate Manisstunting

Berita Terkait.

GT-Cikampek-Utama
Nusantara

Libur Panjang Picu Lonjakan Lalin, Arah Timur Jadi Titik Favorit

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:44
Kunjungan-kerja
Nusantara

Program Kelurahan “Cantik” di Surakarta Jadi Contoh Nasional, DPR Siapkan Penguatan dalam Revisi UU Statistik

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:08
adib
Nusantara

Akademisi Apresiasi Inovasi BPN Kabupaten Tangerang, dari ‘Hallo Kakan’ hingga ‘Laris Manis’

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02
jateng
Nusantara

Peringati Hari Bumi TP PKK dan TP Posyandu Jawa Tengah Dorong Ekonomi Sirkular

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:22
Game-Rapat
Nusantara

Anggota DPRD Jember Kedapatan Main Game saat Rapat, Formappi Soroti Etika Wakil Rakyat

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:21
Wirya Hadinata Sebut Industri Nikel Butuh CFO yang Paham Operasi Lapangan
Nusantara

Perluas Jaringan di Jawa Timur, Kia Resmikan Dealer Spazio Tower di Surabaya Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.