• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Proyek Jalan Pasir Kuray-Cisitu Disorot, Tokoh Adat Kesepuhan Angkat Bicara

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 17 November 2023 - 10:08
in Nusantara
Pembangunan jalan Pasir Kiray-Cisitu yang sekarang sedang dikerjakan oleh pemborong. Foto: istimewa

Pembangunan jalan Pasir Kiray-Cisitu yang sekarang sedang dikerjakan oleh pemborong. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ramainya pemberitaan pengerjaan proyek jalan yang menghubungkan Pasir Kuray – Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang dituding tidak sesuai bestek dan disebut sebagai proyek siluman, mendapat tanggapan dari tokoh adat masyarakat adat setempat, yakni dari kesepuhan Cisitu Abah Yoyo Yohenda bin Almarhum Olot HM Okri.

Abah Yoyo menjelaskan, pelaksana proyek memasang papan proyek di lokasi yang saat ini tengah dikerjakan. ”Mereka yang mencurigai seolah-olah proyek siluman sangat menyinggung perasaan kami sebagai masyarakat adat kasepuhan Cisitu yang merupakan warga pengusul,” ujar abah Yoyo dalam keterangan tertulisnya kepada indopos.co.id, Jumat (17/11/2023).

BacaJuga:

Fasilitas KITE Pembebasan untuk Dua Perusahaan Pulp di Sumatra Selatan

Bea Cukai Gorontalo Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Bea Cukai Malang Bongkar Pengiriman Rokok Ilegal via Bus Tujuan Jakarta

Yoyo mengatakan, mestinya mereka mendukung adanya pembangunan jalan yang sudah lama didambakan oleh ribuan masyarakat adat kasepuhan Cisitu, meskipun mereka orang luar dari Cisitu.

“Mengenai tuduhan tidak di pasangnya papan proyek itu adalah bohong, karena sepengetahuan kami proyek jalan itu baru berjalan beberapa hari yang lalu, sehingga bagi kami sangat memahami dan menghargai terhadap proses yang sedang berjalan dan alhamdulilah kami melihat papan informasi proyek itu sudah terpasang,” terangnya.

Mengenai dugaan adanya kecurigaan terhadap proses yang dimenangkan oleh pelaksana dari luar Provinsi Banten, bagi kami masyarakat adat kasepuhan Cisitu tidak mempermasalahkan siapapun yang menjadi pelaksana pekerjaan itu yang penting sesuai dengan bestek dan selalu menjaga kualitas pekerjaanya.

“Mungkin saja mereka beranggapan bahwa proyek jalan ini serba instant. Padahal sepengetahuan kami melalui proses panjang dan melelahkan yang di mulai adanya usulan secara langsung di Cisitu kepada bupati Lebak dari tahun 2022, kemudian melalui surat yang tujukan kepada bapak Pj Gubernur Banten yang dilengkapi surat dari dinas PUPR kabupaten Lebak,” papar Anah Yoyo.

Tak hanya sampai disitu, selanjutnya adanya aspirasi secara langsung di Cisitu kepada Komisi III DPR-RI Adde Rosi Khoerunisa, agar disampaikan kepada Komisi V DPR-RI H Tb Haerul Jaman, tentang keinginan pembangunan jalan ke Cisitu yang dibangun oleh kementrian PUPR-RI.

“Pada saat menyampaikan aspirasi tersebut disaksikan oleh Mayjen TNI Ridho Hermawan, Direktur Kepercayaan Adat Dan Tradisi Kementrian Pendidikan RI, Dinas parawisata Kabupaten Lebak, Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Dandim 0603 Kabupaten Lebak, dan ratusan tokoh masyarakat yang hadir saat itu,” tuturnya

Berkenaan dengan aspirasi tersebut kata Yoyo, kemudian ada arahan dan petunjuk untuk di buatkan surat secara resmi yang di tujukan kepada Kementerian PUPR RI.

Berdasarkan arahan tersebut kemudian kami buatkan suratnya yang di tandatangi oleh kasepuhan Cisitu (Yoyo Yohenda) dan kepala desa Kujangsari (Sudarwan) setelah surat tersebut dikirimkan, kemudian ada kroscek lapangan oleh Kementerian PUPR yang dipimpin oleh direkturnya beberapa bulan yang lalu.

Menanggai adanya keraguan pekerjaan jalan tersebut tidak tepat waktu dan soal kualitas akibat medan jalan yang ekstrim di tambah kondisi alam yang sudah mulai turun hujan.

“Kami memandang bahwa andai saja pekerjaan tersebut tidak dapat di selesaikan tepat waktu, maka itulah jawabannya akibat kondisinya yang ekstrem dan faktor cuaca, oleh karena itu kami berdoa pekerjaan jalan tersebut dapat dikerjakan tepat waktu dan menghasilkan kualitas jalan yang bagus,” harapnya.

Namun demikian, apabila pihak pelaksana tidak mengerjakan sesuai dengan bistek dan mengabaikan kualitas pekerjaan, maka pihaknya sebagai warga adat Cisitu akan pertama kali melakukan protes, berbuat dan bertindak sesuai ketentuan yang ada.

“Jika nanti pengerjaan jalan hasilnya tidak sesuai harapan, maka kami masyarakat adat yang pertama kali protes dan bertindak sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Sementara Zakaria, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 2, Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan, pekerjaan penanganan jalan atau reservasi jalan Pasir Kuray-Cisitu ditargetkan selesai pada akhir tahun anggaran 2023.

Hal ini diungkapkan oleh Zakaria menanggapi keraguan sejumlah pihak yang mengkhawatirkan reservasi jalan tidak akan bisa diselesaikan pada tahun ini mengingat pendeknya waktu penyelesaaian.

“Preservasi jalan Pasir Kuray-Cisitu atau Cikidang ditergetkan akhir tahun ini selesai, dengan angaran pelaksanaan sebesar Rp 11,6 miliar dengan panjang penanganan 2 kilometer,” terang Zakaria. (yas)

Tags: Proyek Jalan Pasir Kuray-CisituTokoh Adat Kesepuhan

Berita Terkait.

Petugas-BC
Nusantara

Fasilitas KITE Pembebasan untuk Dua Perusahaan Pulp di Sumatra Selatan

Senin, 27 April 2026 - 13:23
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Gorontalo Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Senin, 27 April 2026 - 12:22
Rokok
Nusantara

Bea Cukai Malang Bongkar Pengiriman Rokok Ilegal via Bus Tujuan Jakarta

Senin, 27 April 2026 - 11:31
Petugas
Nusantara

Kejar Tunggakan Pajak Rp4,4 Miliar, Bea Cukai Sita Aset di Wonogiri

Senin, 27 April 2026 - 11:11
Gempa-Semarang
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

Senin, 27 April 2026 - 10:10
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Senin, 27 April 2026 - 03:11

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.