• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Waspadai! Bakteri Salmonella dalam Produksi Telur di Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 November 2023 - 10:10
in Ekonomi
telurco

Ilustrasi telur ayam. Caption: Ilustrasi telor ayam. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penelitian Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan bakteri Salmonella dalam telur yang dijual di supermarket di Indonesia. Bakteri ini menyebabkan penyakit dan berpotensi menyebabkan kematian.

Studi tersebut menguji sebanyak 160 telur dari gerai ritel dan dari peternakan di Yogyakarta. Sebanyak 87,5 persen dari telur yang diuji, dinyatakan positif terkontaminasi strain Salmonella yang resisten terhadap bakteri oksitetrasiklin, antibiotik penting yang digunakan untuk pengobatan terhadap berbagai kondisi, seperti demam, malaria, infeksi saluran pernapasan, dan jerawat.

BacaJuga:

Doulos Hope Hadir di Jakarta, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner

PLN EPI Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Membangun Reputasi

Lebih memprihatinkan lagi, penelitian ini juga menemukan telur, termasuk di bagian dalam telurnya, yang mengandung bakteri superbug yang resisten terhadap beberapa obat, disebut dengan istilah multi-drug resistance.

“Kami cukup prihatin dengan temuan ini, yang juga menunjukkan bahwa peternakan telur di Indonesia kemungkinan masih menggunakan antibiotik secara tidak bertanggung jawab,” ujar Aisah Nurul Fitri, Manajer Kesejahteraan Hewan di Act for Farmed Animals, koalisi organisasi perlindungan hewan Animal Friends Jogja dan NGO internasional Sinergia Animal, seperti dikutip, Sabtu (4/11/2023).

Menurut dia, telur yang terkontaminasi bakteri Salmonella dapat membuat orang sakit, jika tidak dimasak dengan baik, atau jika mengontaminasi permukaan lain dan menyebar ke bahan pangan lain.

“Infeksi oleh Salmonella yang resisten terhadap antibiotik pada manusia dapat menyebabkan tingkat rawat inap bahkan kematian yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bakteri yang resisten merupakan ancaman kesehatan publik, yang salah satunya disebabkan oleh penyalahgunaan antibiotik dan obat antimikroba lainnya di sektor peternakan. Setidaknya 700.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit infeksi bakteri resisten ini.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di berbagai negara peternakan menggunakan hingga 80 persen antibiotik penting dalam dunia medis. World Health Organization menyatakan bahwa penyalahgunaan antibiotik yang terjadi dalam skala besar pada produksi hewan dapat menyebabkan lebih banyak kematian dibandingkan kanker dalam waktu dekat.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal ternama The Lancet memperkirakan 4,95 juta orang meninggal akibat penyakit yang terkait dengan resistensi antimikroba di tahun 2019 saja. Jumlah ini bisa meningkat menjadi 10 juta kematian setiap tahunnya pada tahun 2050 jika tren tersebut terus berlanjut.

Ia menuturkan, industri peternakan intensif, yang memelihara hingga jutaan hewan dalam satu wilayah, merupakan penyebab utama penyalahgunaan antibiotik. Pengurungan hewan dalam jumlah besar dengan kepadatan yang tinggi di lingkungan yang kurang steril dan terpapar ke lingkungan, mendorong berkembangnya tingkat patogenisitas yang tinggi melalui berbagai cara.

Selain itu, penurunan fungsi imun tubuh yang disebabkan oleh stres kronis membuat hewan kehilangan sebagian respon imun yang melindungi mereka terhadap infeksi. “Pada sistem ini, hewan yang sehat menerima antibiotik dosis rendah jangka panjang untuk pencegahan penyakit. Bakteri yang tidak terbunuh oleh antibiotik tersebut menjadi superbug, menyebar ke lingkungan dan menginfeksi hewan serta manusia,” jelas Fitri.

Mayoritas ayam petelur di Indonesia dipelihara di kandang baterai, masih ujar dia, sistem produksi telur intensif yang menempatkan beberapa ayam di kandang sempit dari besi atau bambu. Setiap ayam menghabiskan hidupnya di ruang yang lebih kecil dari selembar kertas A4 dan tidak dapat berjalan dengan bebas atau merentangkan sayap.

Pengurungan ekstrem dan kurangnya gerakan fisik umumnya menyebabkan tingkat frustrasi tinggi serta nyeri patah tulang. Kandang baterai juga dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat.

Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) telah melakukan salah satu penelitian terbesar di dunia mengenai masalah ini dan menyimpulkan bahwa sistem kandang baterai memiliki tingkat prevalensi Salmonella yang lebih tinggi dibandingkan sistem bebas kandang (cage-free). Menurut WHO, “Salmonella spp. diperkirakan menyebabkan 93,8 juta kasus gastroenteritis akut dan 155.000 kematian secara global setiap tahunnya, sekitar 85 persen di antaranya diperkirakan disebabkan oleh makanan.”

“Sudah saatnya produsen telur dan perusahaan makanan di Indonesia meninggalkan sistem intensif yang memiliki prevalensi kontaminasi Salmonella lebih tinggi serta dari penggunaan antibiotik secara tidak bertanggung jawab ketika hewan tidak sakit,” bebernya.

“Saatnya bagi Indonesia juga untuk mulai beralih dari penggunaan kandang baterai, sebuah sistem yang menempatkan hewan di ruang sempit,” imbuhnya. (nas)

Tags: bakteriFKH UGMgen resistensi antimikrobaSalmonellaTelur Ayam

Berita Terkait.

Bea Cukai Gresik Musnahkan 9,1 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,61 Miliar
Ekonomi

Doulos Hope Hadir di Jakarta, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:37
Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner
Ekonomi

Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:17
epi
Ekonomi

PLN EPI Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Membangun Reputasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:15
arya
Ekonomi

Pertamina Dorong Homestay Lokal di Mandalika Naik Kelas lewat Pelatihan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:47
gadai
Ekonomi

Setahun TRING! Pegadaian, 7,5 Juta Nasabah Catat Transaksi Rp113 Triliun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:37
pertamina
Ekonomi

Pertamina Perkuat Kompetensi SDM untuk Garap Potensi Migas Nonkonvensional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:20

OLAHRAGA

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
Olahraga

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026

Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:26

INDOPOSCO.ID — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan berbagai kemudahan transaksi dan program bagi nasabah selama gelaran...

SelengkapnyaDetails
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.