• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IPB Kembangkan Teknologi Kemasan yang Lebih Mengawetkan Bahan Makanan

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 31 Oktober 2023 - 15:15
in Ekonomi
Bahan-Makanan-Cabai

Cabai (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Institut Pertanian Bogor (IPB) University mengembangkan teknologi kemasan dengan memanfaatkan material nonselulosa untuk lebih mengawetkan bahan makanan di dalamnya.

Pakar teknologi industri IPB University, Professor Farah Fahma di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, menerangkan peran utama kemasan dalam agroindustri adalah mengawetkan dan melindungi produk dari kontaminasi eksternal.

BacaJuga:

Strategi Eksplorasi Agresif Berbuah Manis, PHE Bukukan Penemuan Sumber Daya Jumbo

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Siapkan Road Trip Liburan Sekolah, Ini Tips Berkendara Aman dan Nyaman dari Bridgestone

Kemasan yang baik harus mampu melindungi produk dari kerusakan kimia, fisik dan biologis.

“Oleh karena itu, bahan pengemas harus memiliki sifat penghalang yang baik terhadap oksigen, uap air, mikroorganisme dan komponen lainnya,” katanya, Selasa (31/10), seperti dikutip dari Antara.

Farah menyampaikan ia bersama tim telah berhasil membuat film nanokomposit pati termoplastik-polivinil alkohol yang diperkuat dengan nanoselulosa.

Ia mencontohkan cabai merah uji yang dikemas dalam film pati termoplastik-polivinil alkohol, kesegarannya dapat bertahan hingga 12 hari pada suhu ruang.

Pada sistem kemasan aktif, kata Farah, penambahan antimikroba dan antioksidan dalam matriks komposit bertujuan untuk memperpanjang umur simpan produk yang rentan terhadap pembusukan oleh mikroba dan proses oksidasi.

Farah menjelaskan nanoselulosa dapat berperan sebagai pengontrol pelepasan minyak atsiri.

Kemasan saset yang memuat butiran komposit silikaalginate-nanoselulosa secara kontinyu melepaskan minyak atsiri kayu manis hingga enam hari dan efektif menghambat mikroba patogen.

Di bidang biomedis, lanjutnya, aplikasi selulosa dan turunannya semakin diminati karena bersifat biokompatibel, memiliki toksisitas rendah, mampu mengontrol pelepasan obat, memiliki luas permukaan yang besar, memiliki kemampuan meniru matriks ekstraseluler, dan mudah dimodifikasi.

Masker yang dirancang dengan menggunakan nanoselulosa menghasilkan poripori yang lebih kecil, sehingga mampu memfiltrasi polutan.

Desain masker dengan penambahan agen antimikroba akan menghambat pertumbuhan mikroba penginfeksi saluran pernapasan. (mg2)

Tags: Bahan MakananipbTeknologi Kemasan

Berita Terkait.

RUPST
Ekonomi

Strategi Eksplorasi Agresif Berbuah Manis, PHE Bukukan Penemuan Sumber Daya Jumbo

Senin, 15 Juni 2026 - 11:09
pertamina
Ekonomi

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 04:44
ban
Ekonomi

Siapkan Road Trip Liburan Sekolah, Ini Tips Berkendara Aman dan Nyaman dari Bridgestone

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:11
jkt fair
Ekonomi

Rayakan Jakarta Fair 2026, Wuling Ajak Pengunjung Jelajahi Inovasi Kendaraan Masa Kini

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12
iai
Ekonomi

Sinergi Daewoong dan IAI Kembangkan Kompetensi Apoteker serta Inovasi Layanan Kesehatan

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:50
jagung
Ekonomi

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5851 shares
    Share 2340 Tweet 1463
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1619 shares
    Share 648 Tweet 405
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.