• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tren Positif Sektor Energi Nasional, 2023 Capaian Investasi USD15,56 Miliar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 25 Oktober 2023 - 22:22
in Ekonomi
jurco

Suasana diskusi bertajuk "Menelisik Prospek Energy 2024, Gurih atau Hambar?" yang diselenggarakan Forum Wartawan Energi dan Sumber Daya Mineral (FWESDM), yang diselenggarakan secara hybrid, di Club Square Plaza UOB, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: FWESDM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia tengah menuju era transisi, dari energi fosil menjadi renewable energi dengan target besar net zero emission di tahun 2060. Namun, bukan berarti bisnis energi fosil sudah mulai meredup di Tanah Air.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji saat menjadi pembicara kunci, dalam diskusi bertajuk ‘Menelisik Prospek Energy 2024, Gurih atau Hambar?’ yang digelar Forum Wartawan ESDM secara hybrid di Club Square Plaza UOB, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023).

BacaJuga:

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun, Melonjak 46 Persen hingga September 2026

Tutuka menyampaikan perkembangan sektor energy nasional, khususnya di sepanjang tahun 2020 hingga saat ini yang berada dalam tren positif dan terus meningkat. Perkembangan sektor energy itu bisa dilihat dari perolehan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang terus tumbuh positif.

“Tahun 2023 saat ini kita mencapai investasi sekitar USD15,56 miliar, yang hilir USD1,9 miliar. Ini gambarannya antara kedua hulu dan hilir, jadi untuk di hulu itu paling besar produksinya. Kemudian untuk di hilir di pengolahan yang paling besar,” ujarnya.

Ada beberapa cara yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cadangan dan produksi migas. Pertama, dengan memberikan opsi/fleksibilitas pemilihan jenis kontrak kerja sama (PSC CS/GS). Pemerintah memperbaiki term and condition kontrak kerja sama.

Kedua, dengan mengakselerasi proyek- proyek lapangan migas. Ketiga, optimalisasi pemanfaatan gas domestik. Keempat, meningkatkan cadangan strategis/penyangga/operasional. Kelima, mengurangi ketergantungan impor BBM dan LPG. Keenam, mendorong diversifikasi sebagai alternatif sumber energi, di antaranya gasifikasi pembangkit dan pemanfaatan biofuel.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara, Anggawira mengatakan, di tengah dorongan untuk transisi energi yang begitu kuat, peluang bagi energi konvensional yang berupa energi fosil masih terbuka lebar.

“Tentunya kita harus mengoptimalkan berbagai potensi energy yang ada. Dan tadi di highlite oleh Pak Dirjen (Tutuka Ariadji) sebenarnya itu juga sejalan dengan yang kita pikirkan, bahwa walaupun sudah banyak dorongan untuk kita memanfaatkan energi bersih, tapi disisi lain kita punya banyak sekali sumber daya, energi berbasis konvensional yang harus dioptimalkan, sebelum memang no or never, dalam konteks RND kita juga harus mengoptimalkan,” bebernya.

Sementara itu, VP Digitalisasi Kelistrikan Management Digital PLN Pusat, Agus Tri Susanto mengatakan, tahun 2020 hingga 2022 PLN telah memulai melakukan transformasi dan melaksanakan lebih dari 2 ribu program strategis, mulai dari generation hingga retail.

“Tahun 2020 hingga 2022 kemarin kami menyebutnya sebagai etape pertama transformasi dan ini lebih kami fokuskan kepada internal correctif action secara end to end, mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi hingga ke pelanggan kami,” ungkapnya.

Agus juga menyebut PLN melakukan transformasi dengan mewujudkan struktur organisasi yang lebih fit dan sesuai dengan kebutuhan masa depan. Pembentukan holding akan membuat PLN lebih lincah, ramping dan profesional untuk mewujudkan value creation di setiap lini.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia Mamit Setiawan dalam kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya saat ini melihat potensi biomassa yang berlimpah untuk terus dikembangkan sebagai co-firing dari PLTU Batubara.

“PLN EPI menargetkan pada tahun 2025 akan menggunakan biomassa 10,2 juta ton per tahun untuk program pengurangan emisi gas rumah kaca dengan target 52 PLTU, dengan komposisi 6 juta ton dari dedicated energy plantation dan 4,2 juta ton dari limbah sawit, sampah, sawdust dan limbah pertanian yang akan menghasilkan 11,8 TWh/tahun,” bebernya.

Division Head Corporate Plan PT PGN Tbk, Heru Indriatno mengatakan, sebagai bagian dari Holding PT Pertamina, PGN memiliki setidaknya 3 hal yang akan terus dikembangkan di tahun-tahun ke depan.

“Pertama, mengingkatkan bisnis eksisting. Kedua, melakukan adaptasi. Dan yang ketiga sifatnya diversifikasi, nanti bisa vertical integration atau nanti diversifikasi bisnis hilirisasi gas,” ungkapnya.

Corporate Secretary Subholding Power & NRE PT Pertamina (Persero), Dicky Septriadi menyampaikan, Pertamina memiliki dua prioritas untuk Energy Security, yakni meningkatkan produksi migas di upstream dan meningkatkan produk olahan melalui Refineries Development Master Plant, Grass Root Refinery, Green Refinery dan Petrochemical Plant.

“Kita semuanya sedang berupaya untuk bisa mempertahankan performa kita supaya ketahanan energi ini bisa terjaga dengan baik,” tegasnya.

Di sisi lain, Director Health Of Safety & Environment PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel), Tonny Gultom memaparkan tentang potensi sektor pertambangan nikel yang menurutnya sangat prospektif di tengah upaya pemerintah melakukan diversifikasi energi, salah satunya melalui pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai.

Menurutnya, Indonesia saat ini merupakan negara di dunia yang memiliki cadangan nikel terbesar, yakni mencapai 21 juta ton. Indonesia bahkan meninggalkan jauh negara-negara seperti Amerika Serikat, Brazil, Canada, China, New Celedonia, Filipina dan Russia dalam hal cadangan nikel. Hanya Australia yang memiliki cadangan 21 juta ton, sama seperti Indonesia.

“Ini menjadikan semua pihak tertarik untuk mengetahui bagaimana pengembangannya ke depan, potensi untuk dikembangkan masih sangat besar,” tuturnya. (rmn)

Tags: Energi dan PertambanganForum WartawanFWESDMkementerian esdmNet Zero Emission

Berita Terkait.

ascope
Ekonomi

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:09
ht
Ekonomi

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28
antam
Ekonomi

ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun, Melonjak 46 Persen hingga September 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:50
krista
Ekonomi

KRISTA InterFOOD 2026 Hadir di NICE PIK 2, Libatkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34
bc
Ekonomi

Gelar Customs Visit Customer, Bea Cukai Berikan Asistensi Berkelanjutan kepada Pelaku Usaha

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:51
Pipa Gas
Ekonomi

PLN EPI Alirkan Gas Bumi dari Natuna ke Batam, Pasokan Listrik Makin Terjaga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:05

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5126 shares
    Share 2050 Tweet 1282
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1256 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.