• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Digitalisasi Perkebunan Solusi Jitu Pemantauan Perkebunan Berkelanjutan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 20 Oktober 2023 - 13:35
in Nasional
Plt-Mentan-4

Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan untuk membangun ekosistem perkebunan nasional termasuk mendetailkan semua dengan baik, dari hulu ke hilir. Pendetailan itu dari mulai data produksi, pemetaan semua kawasan sentra perkebunan, kebutuhan yang diperlukan dan bahan pendukung lainnya.

“Semua harus terukur dengan baik dan menyeluruh. Kita harus kembalikan perkebunan kita menjadi nomor 1 di dunia. Masa hari ini kita tidak tahu digitalisasi, tidak tahu koordinat, kira-kira berapa kebutuhan dari benih dan lainnya. Kita dorong Ditjen Perkebunan bekerja sama dengan semua stakeholder, asosisasi, lembaga dan lainya. Kementerian Pertanian adalah kementerian teknis, maka harus tahu soal detail,” ujar Arief Prasetyo Adi kemarin Kamis, di Jakarta (19/10/2023).

BacaJuga:

Inovasi Ekoteologi di OASE III PTKIN 2026, Sulap Limbah Batik Jadi Briket

PT Grha Kartika Anugerah Raih Penghargaan Terbaik Ketiga dalam Anugerah Reksa Bandha 2026

22.567 Siswa dan 6.587 Mahasiswa Baru Terima KJP Plus dan KJMU 2026

Direktur Jenderal Perkebunan Andi Nur Alam Syah mengatakan pentingnya pendataan dan pemetaan perkebunan yang terintegrasi dan selalu terupdate. Pemutakhiran data akan memberikan kondisi perkembangan perkebunan seperti pembukaan lahan baru maupun alih fungsi lahan perkebunan. Diharapkan dengan adanya inovasi ini kedepannya pendataan dan pemetaan perkebunan dapat semakin terintegrasi dan selalu terupdate.

“Meningkatnya luasan perkebunan tentu akan berdampak terhadap produksi dan produktivitas komoditi perkebunan khususnya komoditi utama seperti kelapa sawit. Untuk itu pentingnya penggunaan teknologi satelit dan citra penginderaan jauh yang memiliki kemampuan untuk memberikan estimasi produksi maupun hasil panen komoditas perkebunan, mengatasi tantangan geografis dan beberapa wilayah perkebunan yang sulit terjangkau atau diakses, sehingga dapat lebih efektif dan efisien,” terangnya.

Perlu diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Perkebunan berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan University of Sydney menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) membahas teknologi satelit dan citra penginderaan jauh untuk sub sektor perkebunan. Tim Ditjen Perkebunan dan UGM pada FGD ini menyampaikan Proses Perencanaan Ditjen Perkebunan telah mengembangkan aplikasi Sicantik yang merupakan perpaduan antara Sistem geospasial dengan penginderaan jauh, langkah ini diambil sebagai upaya pemenuhan data-data komoditi perkebunan berbasis spasial, untuk mendapatkan CPCL yang tepat sasaran dan akurat. Tim Sydney University pada FGD tersebut mengatakan kesediaannya meminjamkan alat untuk menganalisis tanah perkebunan untuk dilakukan dicoba dikolaborasikan dengan aplikasi siCantik.

Sekretaris Ditjen Perkebunan Heru Tri Widarto mengatakan tujuan pelaksanaan FGD karena mayoritas komoditas perkebunan memiliki hamparan yang luas dan lingkungan yang sulit dijangkau. Penginderaan jauh ini sangat penting dalam pengelolaan perkebunan, dimana pemantauan yang berkelanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi lahan dan tanaman dari waktu ke waktu.

“Kedepan diharapkan melalui hasil FGD ini aplikasi SiCanTik dapat berkolaborasi dengan beberapa metode yang telah dikembangkan oleh peneliti Sydney University untuk menganalisa via satelit guna mendukung pembangunan perkebunan berbasis data spasial,” ujarnya.

Heru menjelaskan Ditjen Perkebunan memerlukan teknologi yang dapat mengumpulkan data dan informasi tentang kondisi terkini tanaman perkebunan, dengan bantuan sensor dan kamera sensitive yang terdapat pada satelit. Nantinya data yang diperoleh dari teknologi satelit ini kemudian diubah menjadi citra penginderaan jauh yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi lahan, perkebunan, dan lingkungan lainnya.

“Salah satu keunggulan utama teknologi satelit dan citra penginderaan jauh ini yaitu kemampuannya untuk melakukan pemantauan di skala besar dan berulang secara periodik. Berbeda dengan survei lapangan konvensional yang terbatas pada area kecil, teknologi ini dapat mencakup luas wilayah yang luas dan memberikan data secara berkala,” terangnya.

Lebih lanjut Heru mengatakan teknologi satelit dan citra penginderaan jauh memiliki kemampuan untuk mengatasi kendala geografis dan lingkungan yang sulit dijangkau dan inilah saatnya teknologi ini menjadi sangat perlu dikembangkan. Dengan bantuan satelit, para ahli pertanian dan pengelola perkebunan dapat memperoleh informasi yang diperlukan tanpa harus berada di lapangan secara fisik, menghemat waktu dan biaya.

“Penggunaan teknologi satelit dan citra penginderaan jauh dalam pengelolaan perkebunan juga memungkinkan analisis yang mendalam tentang berbagai parameter penting, seperti kelembapan tanah, suhu udara, tingkat vegetasi, hingga perhitungan karbon dan bahan organik dalam tanah. Data ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kondisi pertumbuhan tanaman, memungkinkan para petani dan pengelola untuk mengidentifikasi masalah dengan cepat, seperti kekurangan air atau serangan hama, sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang tepat dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen,” cetusnya. (srv)

Tags: Digitalisasi PerkebunanKementanperkebunan

Berita Terkait.

Relatif Teduh, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Didominasi Berawan 
Nasional

Inovasi Ekoteologi di OASE III PTKIN 2026, Sulap Limbah Batik Jadi Briket

Minggu, 8 November 2026 - 08:02
Penghargaan
Nasional

PT Grha Kartika Anugerah Raih Penghargaan Terbaik Ketiga dalam Anugerah Reksa Bandha 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 23:23
KJMU
Nasional

22.567 Siswa dan 6.587 Mahasiswa Baru Terima KJP Plus dan KJMU 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 22:22
SBN
Nasional

Rencana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu pada 2027, Ini Respons DPD

Sabtu, 7 November 2026 - 21:21
Siswa
Nasional

Dugaan Kecurangan TKA di 308 Sekolah, Begini Respons DPR

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01
Konfrence
Nasional

Dukung Gaya Hidup Hijau, PLN Icon Plus Optimalkan PLN Mobile untuk PLN Electric Run 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3347 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.