• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kualitas Udara di Palangka Raya Berkategori Sangat Tidak Sehat

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 29 September 2023 - 02:22
in Nusantara
palangkaraya

Pantauan ISPU di Kota Palangka Raya melalui laman resmi https://ispu.menlhk.go.id/webv4/#/ Kamis (28/9/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masuk dalam kategori sangat tidak sehat atau berkategori zona merah dampak kabut asap kebakaran lahan dan hutan.

“Munculnya kabut asap dampak kebakaran lahan ini menurunkan kualitas udara menjadi sangat tidak sehat. Kondisi ini yang harus selalu diantisipasi masyarakat saat akan beraktivitas di luar rumah,” kata Penjabat Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Kamis (28/9), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Penurunan kualitas udara dalam zona merah yang terjadi secara terus menerus akan berdampak langsung pada kesehatan manusia, terlebih pada mereka yang masuk kategori rentan dan penderita penyakit degeneratif.

Mereka yang masuk kategori rentan adalah bayi, anak di bawah lima tahun (balita), orang lanjut usia penderita asma dan sebagainya. Sementara penyakit degeneratif adalah kondisi kesehatan yang menyebabkan jaringan atau organ memburuk dari waktu ke waktu.

“Kami juga akan terus berkoordinasi dengan lintas sektor di lingkup pemerintah kota, pemerintah provinsi hingga instansi vertikal terkait kondisi kita saat ini,” kata Hera.

Sebagai upaya deteksi dini dan antisipasi, masyarakat dapat mengetahui indeks kualitas udara dengan mengakses aplikasi ISPUnet yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pada aplikasi ini kita dapat memantau indeks kualitas udara dari kategori baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya.

Untuk saat ini, warga yang hendak melakukan aktivitas di luar agar memantau kualitas udara pada aplikasi tersebut. Jika terpantau udaranya tidak sehat, diusahakan untuk menggunakan masker.

Berdasar pantauan langsung dari Aplikasi ISPUnet, pada 28 September 2023, pukul 18.00 WIB, kualitas udara di wilayah Kota Palangka Raya masuk kategori sangat tidak sehat atau zona merah.

Tercatat nilai PM2, 5 berada pada 250 dan PM10 pada angka 128, artinya tingkat kualitas udara dapat meningkatkan risiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Sementara itu, saat ini udara di Palangka Raya diselimuti kabut asap, sehingga membatasi jarak pandang. Udara yang dihirup juga beraroma khas kebakaran lahan gambut. Pada pagi hari, juga terdapat jelaga di permukaan benda, seperti pada kaca mobil atau jok sepeda motor ketika tidak diparkir di dalam ruangan tertutup. (mg2)

Tags: Kualitas UdaraPalangka RayaTidak Sehatudara

Berita Terkait.

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6251 shares
    Share 2500 Tweet 1563
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1672 shares
    Share 669 Tweet 418
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.