• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menlu Rusia Tuduh Sekutu Barat Laukan Neo-kolonialisme di Majelis Umum PBB

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 24 September 2023 - 12:12
in Internasional
rusiaco

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengadakan konferensi pers di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada Sabtu (23/9/2023). Foto: rt.com

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menuduh Barat mengadopsi pola pikir neo-kolonial dalam upayanya kepada negara-negara Selatan untuk mendapatkan dukungan bagi Ukraina dalam perang melawan Moskow.

Lavrov mengklaim mayoritas global mendukung Kyiv karena ditipu oleh negara-negara Barat. Hal itu disampaikan Lavrov usai melakukan diplomasi global yang intens pada pertemuan tahunan para pemimpin dunia di markas besar PBB di New York. Pada pertemuan tersebut, Ukraina dan sekutu Baratnya berusaha menggalang dukungan untuk Kyiv.

BacaJuga:

85 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Banjir dan Longsor di Sri Lanka, 56 Orang Tewas dan 21 Masih Hilang

Dua WNI Meninggal dalam Kebakaran Besar di Hong Kong

“AS dan kolektif bawahannya terus mengobarkan konflik yang secara artifisial memecah umat manusia menjadi blok-blok yang saling bermusuhan dan menghambat pencapaian tujuan secara keseluruhan,” kata Lavrov dikutip dari Al Jazeera, Minggu (24/9/2023).

“Mereka mencoba memaksa dunia untuk bermain sesuai aturan mereka yang egois,” tambahnya.

Menlu Rusia menolak proposal 10 poin yang diajukan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta proposal terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghidupkan kembali inisiatif biji-bijian Laut Hitam.

“Ini sama sekali tidak mungkin dilakukan,” katanya, mengenai cetak biru perdamaian yang dipromosikan oleh Kyiv.

“Hal ini tidak mungkin dilaksanakan. Ini tidak realistis dan semua orang memahami hal ini, namun pada saat yang sama, mereka mengatakan ini adalah satu-satunya dasar untuk negosiasi,” sambungnya.

lavrov juga mengatakan proposal PBB tidak akan berhasil karena Barat tidak memenuhi janjinya kepada Moskow, termasuk menghapus sanksi terhadap bank Rusia dan menghubungkannya kembali ke sistem Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) global.

Invasi Ukraina sejak 24 Februari 2022 memicu gangguan perdagangan dan kenaikan harga internasional yang signifikan untuk energi, komoditas pertanian, dan pupuk, yang sudah meningkat akibat dampak pandemi Covid-19.

Menlu Rusia menyalahkan negara-negara Barat atas krisis pasar pangan dan energi, yang menerapkan tindakan koersif unilateral atau sanksi terhadap negara-negara yang lebih lemah.

Pidato Lavrov disampaikan ketika Zelenskyy menganugerahkan dua penghargaan negara kepada sukarelawan Polandia dan hubungan antara kedua negara sedang tegang karena impor gandum.

Zelenskyy membuat marah negara-negara tetangganya ketika dia mengatakan kepada Majelis Umum PBB bahwa Kyiv berupaya mempertahankan jalur darat untuk ekspor biji-bijian.

Polandia pekan lalu memutuskan untuk memperpanjang larangan impor biji-bijian Ukraina, sehingga mengguncang hubungan Kyiv dengan negara tetangganya yang merupakan salah satu sekutu setianya sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari tahun lalu.

Zelenskyy berterima kasih kepada semua warga Polandia yang sejak hari pertama membuka keluarga, rumah, membuka diri, dan membantu warga Ukraina.

“Saya percaya setiap tantangan yang ada di jalur kita bersama tidak ada artinya dibandingkan dengan fakta bahwa ada kekuatan di antara masyarakat kita,” katanya.

Ukraina melanjutkan serangan balasan untuk mengusir invasi Rusia dan merebut kembali wilayahnya yang hilang. Pada Sabtu pagi, mereka melancarkan serangan rudal lainnya ke Sevastopol di Semenanjung Krimea yang diduduki, sehari setelah serangan terhadap markas Armada Laut Hitam Rusia yang menyebabkan seorang prajurit hilang dan bangunan utama terbakar.

Kepala intelijen Ukraina, Kyrylo Budanov, mengatakan kepada Voice of America pada Sabtu (23/9/2023), setidaknya sembilan orang tewas dan 16 lainnya terluka akibat serangan Kyiv terhadap Armada Laut Hitam pada hari Jumat.

Budanov mengklaim Alexander Romanchuk, seorang jenderal Rusia yang memimpin pasukan di sepanjang garis depan utama tenggara, berada dalam kondisi yang sangat serius setelah serangan itu. (dam)

Tags: ASpbbperangRusiaukraina
Berita Sebelumnya

Anies Baswedan Puji Semangat Relawan Sulsel

Berita Berikutnya

Banten Masuk Status Darurat Kekeringan

Berita Terkait.

jir
Internasional

85 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Jumat, 28 November 2025 - 18:30
banjir
Internasional

Banjir dan Longsor di Sri Lanka, 56 Orang Tewas dan 21 Masih Hilang

Jumat, 28 November 2025 - 17:50
kebakaran-hongkong
Internasional

Dua WNI Meninggal dalam Kebakaran Besar di Hong Kong

Kamis, 27 November 2025 - 17:20
aviasi
Internasional

Indonesia Diproyeksikan Jadi Pasar Aviasi Terbesar Keempat Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 12:50
kopi
Internasional

KBRI Bern Targetkan Peningkatan Ekspor Kopi RI ke Swiss

Rabu, 26 November 2025 - 12:02
mobil
Internasional

Mobil Khusus Paus Fransiskus Diubah Jadi Klinik Berjalan untuk Gaza

Rabu, 26 November 2025 - 11:42
Berita Berikutnya
kekeringan

Banten Masuk Status Darurat Kekeringan

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.