• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Paradigma Baru Pengawasan Tak Sekadar Audit Keuangan Biasa, Ini Kata Irjen Kemenag

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 17 September 2023 - 05:17
in Nasional
Inspektur Jenderal (Irjen) Faisal Ali Hasyim. Foto: Kemenag for INDOPOS.CO.ID

Inspektur Jenderal (Irjen) Faisal Ali Hasyim. Foto: Kemenag for INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejak dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 16 September lalu, Inspektur Jenderal (Irjen) Faisal Ali Hasyim berhasil mengukuhkan fondasi pengawasan internal melalui paradigma baru pengawasan.

“Paradigma baru pengawasan Itjen (inspektorat jenderal), artinya dalam menjalankan peran pengawasan Itjen harus sampai ke beyond of financial audit (lebih dari sekadar audit keuangan biasa, red),” ujar Faisal Ali Hasyim di Jakarta, Sabtu (16/9/2023).

BacaJuga:

Cengkeh Indonesia Kembali Tembus Pasar Arab Saudi

Perkuat Fungsi Inti, DPR Desak Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Dalam hal ini, menurut dia, pengawasan tidak selalu bersifat watchdog. Namun, Itjen berperan menjadi strategic partner bagi satuan kerja. Memberikan early warning dan added value atau nilai tambah dalam memastikan berjalannya tujuan organisasi.

Ia menyebut, satu tahun menahkodai institusi pengawasan Kementerian Agama (Kemenag), paradigma baru pengawasan terkalibrasi dengan beberapa capaian kinerja. Di antaranya Agenda Prioritas Pengawasan (APP) yang merupakan kerangka pengawasan untuk mendukung suksesnya program prioritas Kemenag.

“APP terdiri dari 3 sektor, 10 tema, dan 29 topik pengawasan yang keseluruhannya mengawal program prioritas yaitu: penguatan moderasi beragama, transformasi digital layanan, revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, kemandirian pesantren, kerukunan umat beragama/tahun toleransi, hingga religiousity index,” bebernya.

Selain ketujuh prioritas tersebut, masih ujar dia, Itjen juga mengawal pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji dan tata kelola di Kemenag. Bentuk pengawasan tersebut diharapkan dapat mendorong pencapaian program prioritas yang muaranya kepada peningkatan layanan kepada publik.

“Sintesa laporan hasil pengawasan ini kemudian dilaporkan setiap triwulan kepada Menteri Agama,” katanya.

“Sintesis LHP ini memuat catatan serta rekomendasi perbaikan untuk berbagai layanan dalam program prioritas Kemenag. Tradisi baik ini mendapat afirmasi positif dari Menteri Agama,” imbuhnya.

Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) berada di atas indeks SPI rata-rata seluruh kementerian/ lembaga (K/L). Hasil SPI 2022 yang dirilis KPK untuk Kementerian Agama berada pada angka 74,16 sedangkan Indeks SPI rata-rata seluruh K/L peserta berada di angka 71,94.

Selain itu, lanjut dia, terdapat peningkatan peran masyarakat (pengaduan masyarakat) yang menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Itjen juga semakin baik. Hal ini kemudian mendorong Itjen untuk terus mendukung akselerasi pengaduan masyarakat dan whistleblowing system seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kinerja Itjen.

“Upaya ini berupa penguatan kebijakan internal (Rancangan Peraturan Menteri Agama tentang Penanganan Pengaduan Masyarakat). Selanjutnya, dengan implementasi Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat (SIMDUMAS) terintegrasi dengan satuan kerja,” jelasnya.

“Selain itu juga mengakselerasi pencegahan fraud melalui Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) bersama Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG),” imbuhnya.

Ia menyebut, Beberapa capaian kinerja lainnya adalah pembentukan unit pengendalian gratifikasi (UPG) hingga Kemenag Kabupaten/Kota. Lalu juga, peningkatan tren belanja penggunaan produk dalam negeri (P3DN), akselerasi proyek surat berharga syariah negara (SBSN) dan program penguatan kapabilitas SPI pada PTKN (Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri). (nas)

Tags: agamaauditkemenag

Berita Terkait.

truk
Nasional

Cengkeh Indonesia Kembali Tembus Pasar Arab Saudi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:03
pelajar
Nasional

Perkuat Fungsi Inti, DPR Desak Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:11
wiyagus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:28
spbu
Nasional

Wacana Pembatasan Pertalite: Pengamat Soroti Validasi Data dan Petugas SPBU

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:02
siswa
Nasional

Mendikdasmen: Mulai 2027, Jalan Karier Guru PPPK Makin Jelas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:11
nusron
Nasional

Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.