• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ada Ganjar dalam Tayangan Adzan, Komunikolog: Ini Kan Bukan Masa Kampanye

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 11 September 2023 - 13:31
in Nasional
Tangkapan layar bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo ada di dalam tayangan adzan di salah satu satsiun televisi swasta. Foto: YouTube

Tangkapan layar bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo ada di dalam tayangan adzan di salah satu satsiun televisi swasta. Foto: YouTube

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asosiasi Komunikolog Indonesia buka suara terhadap isu tampilnya wajah bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo di salah satu siaran adzan di stasiun televisi swasta nasional. Ketua Asosiasi Komunikolog Suko Widodo merasa tak ada masalah apapun dengan kreativitas seperti itu.

“Dari sisi peraturan-perundangan tak ada yang dilanggar. Ini ‘kan bukan masa kampanye. Terdaftar di KPU (Komisi PemilihanUmum) sebagai capres (calon presiden) juga belum,” ujar Suko kepada media, Senin (11/9/2023).

BacaJuga:

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Menurut Suko, di dalam tayangannya pun tak ada bahan kampanye apapun.

“Saya bingung di mana letak kontroversinya,” cetus pakar komunikasi Universitas Airlangga tersebut.

Sementara Komunikolog lainnya, Emrus Sihombing dari Universitas Pelita Harapan menambahkan, sebelum munculnya wajah Ganjar Pranowo,juga banyak muncul tokoh lain dalam tayangan adzan di televisi

“Sebelum ada wajah Ganjar, kan banyak juga wajah-wajah orang lain dalam siaran tersebut. Dalam konteks tersebut, Ganjar kan orang biasa, tidak ada bedanya dengan wajah-wajah umat lainnya yang tampil pada adzan tersebut,” kata Emrus.

Ajakan Ganjar maupun semua yang pernah tampil di adzan itu adalah sesuatu yang baik,” sambungnya.

Senada dengan itu, Iwel Sastra, peneliti dan pengajar komunikasi pada London School of Public Relations menyatakan, agak susah mencari-cari alasan meributkan siaran adzan tersebut.

“Pasal mana pada Undang-Undang Penyiaran yang dilanggar?” katanya.

Peneliti komunikasi politik pada Institut Salemba School, Effendi Gazali menyampaikan pandangannya.

“Tentu saja isu tersebut boleh-boleh saja menggelinding jadi diskusi publik. Apalagi kalau mau ditiru, kesannya jadi tidak kreatif. Di sisi peraturan, pasti tak ada aspek apapun yang dilanggar. Ajakannya juga ke arah yang positif,” tegasnya.

Effendi tak ketinggalan menambahkan tips, kalau kemudian mau lebih mengayomi, bisa juga dibuat variasi adzan dengan beberapa wajah tokoh nasional kita.

“Jadi terkesan tidak hanya satu figur,” katanya.

Ahli komunikasi Universitas Hasanuddin, Hasrulla ikut memperkuat usul Effendi.

“Bisa saja segera ditambahkan wajah para ulama lain. Misal wajah Tuan Guru Bajang, atau beberapa wajah lain dari Kawasan Timur Indonesia. Sehingga lanskapnya lengkap dari seluruh Indonesia,” tambah Hasrullah.

Ia juga mengusulkan semua tokoh nasional membuat cara-cara komunikasi yang tak kalah kreatif, ketimbang meributkan sesuatu yang ajakannya positif.(yas)

Tags: adzanGanjar PranowokampanyeKomunikolog

Berita Terkait.

mendikti
Nasional

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:20
wna
Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21
darunajah
Nasional

Hadiri Multaqa Pra-Kongres Umat Islam di Kediri, Pimpinan Darunnajah Tegaskan Posisi Pesantren dan Tanggung Jawab Negara

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1484 shares
    Share 594 Tweet 371
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.