• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dito Bayangkan Masa Depan ASEAN seperti Film Marvel dan Black Mirror

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 September 2023 - 23:33
in Nasional
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo (tengah), di sela pembukaan ASEAN + Youth Summit 2023 yang dilaksanakan di Jakarta Concert Hall, I News Tower Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023). Foto: Kemenpora RI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo (tengah), di sela pembukaan ASEAN + Youth Summit 2023 yang dilaksanakan di Jakarta Concert Hall, I News Tower Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023). Foto: Kemenpora RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Banyaknya populasi anak muda telah melahirkan gap antara jumlah tenaga kerja dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Akibatnya, masih ada kaum muda yang menganggur atau masih ada yang mendapatkan pekerjaan yang tidak layak, bahkan terjebak dalam kemiskinan ekstrem.

Besarnya populasi anak muda terlebih di Indonesia harus dijadikan sumberdaya, sehingga program-program upskilling, reskilling dan newskilling angkatan muda dari semua tingkatan menjadi hal penting dan mendesak, sehingga menjadi tanggungjawab semua pihak.

BacaJuga:

Berikan Akses Pengetahuan, Menag Ingatkan Pentingnya Perpustakaan

Butuh Penguatan Peran Perempuan Menjawab Masalah Literasi

Waspada di Balik Kebaikan, Eks Kepala BNPT Ingatkan Bahaya Intervensi Asing

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo saat mewakili Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka ASEAN + Youth Summit 2023 yang dilaksanakan di Jakarta Concert Hall, I News Tower Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023).

“Kaum muda mendominasi jumlah penduduk di negara-negara ASEAN. Sebagaian besar dari kita berharap untuk mendapatkan pekerjaan sesuai passion, upah tinggi, karir yang baik dan jaminan hari tua. Kondisi ini menjadi tanggungjawab semua pihak,” ungkapnya.

Menurut Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju itu, situasi ini terjadi karena masih banyak stakeholder yang memposisikan generasi muda sebagai konsumen, bukan sebagai produsen. Dito pun menyebut seharusnya dengan lebih banyaknya anak muda berarti lebih banyak tenaga kerja, lebih banyak produksi, lebih banyak peluang dan potensi usaha untuk pembangunan kawasan.

“Dunia telah berubah, perubahan semakin berlari cepat, tidak lama lagi kita akan hidup di “Era Cyborg” dimana artificial intelligence, otomatisasi, robotisasi, blockchain, bigdata, metaverse bahkan bioteknologi akan menjadi realitas kita dalam mengubah cara kita bermain, berkarir, berorganisasi, bahkan bernegara,” ucap Menpora.

“Mungkin perkataan saya, seperti dunia fantasi, mirip film dengan tama utopis seperti Marvel Cinematic Universe atau dengan rasa distopia misalnya film series Black Mirror. Tapi saya percaya, imajinasi selalu menjadi bahan baku inovasi dan inovasi melahirkan masa depan. Karena bagi saya, masa depan adalah sesuatu yang diciptakan, tidak untuk diramalkan,” tambahnya.

Dito menyebut jika masa depan masih di hegemoni oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berada di Silicon Valley Amerika serikat dan Shenzhen china. Meski demikian, dirinya meyakini jika 5 sampai 10 tahun mendatang 11 negara anggota ASEAN bisa melampui capaian dari kedua negara tersebut.

“Tapi memang, saat ini apa yang mereka ciptakan, hanya soal menunggu waktu menjadi masa depan kita. Masalah besarnya, seringkali teknologi-teknologi tercanggih tersebut juga sulit untuk diadopsi oleh semua anak muda di ASEAN, khususnya para pemuda-pemudi yang hidup dalam komunitas marjinal,” pungkasnya. (rmn)

Tags: ASEAN + Youth SummitDito AriotedjoKTT ASEANpemuda

Berita Terkait.

Menag
Nasional

Berikan Akses Pengetahuan, Menag Ingatkan Pentingnya Perpustakaan

Jumat, 24 April 2026 - 07:31
Siswi
Nasional

Butuh Penguatan Peran Perempuan Menjawab Masalah Literasi

Jumat, 24 April 2026 - 06:10
Boy-Rafli-Amar
Nasional

Waspada di Balik Kebaikan, Eks Kepala BNPT Ingatkan Bahaya Intervensi Asing

Jumat, 24 April 2026 - 05:09
Hetifah-Sjaifudian
Nasional

Komisi X DPR Pastikan Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas dalam Revisi RUU Sisdiknas

Jumat, 24 April 2026 - 04:28
CH
Nasional

Usai Disahkan, Komisi IX Siap Kawal Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 24 April 2026 - 02:16
sidang
Nasional

DPD RI: IHPS II 2025 BPK, Harus Jadi Perbaikan Nyata Bukan Sekadar Catatan

Kamis, 23 April 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1331 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.