• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dito Bayangkan Masa Depan ASEAN seperti Film Marvel dan Black Mirror

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 September 2023 - 23:33
in Nasional
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo (tengah), di sela pembukaan ASEAN + Youth Summit 2023 yang dilaksanakan di Jakarta Concert Hall, I News Tower Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023). Foto: Kemenpora RI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo (tengah), di sela pembukaan ASEAN + Youth Summit 2023 yang dilaksanakan di Jakarta Concert Hall, I News Tower Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023). Foto: Kemenpora RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Banyaknya populasi anak muda telah melahirkan gap antara jumlah tenaga kerja dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Akibatnya, masih ada kaum muda yang menganggur atau masih ada yang mendapatkan pekerjaan yang tidak layak, bahkan terjebak dalam kemiskinan ekstrem.

Besarnya populasi anak muda terlebih di Indonesia harus dijadikan sumberdaya, sehingga program-program upskilling, reskilling dan newskilling angkatan muda dari semua tingkatan menjadi hal penting dan mendesak, sehingga menjadi tanggungjawab semua pihak.

BacaJuga:

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo saat mewakili Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka ASEAN + Youth Summit 2023 yang dilaksanakan di Jakarta Concert Hall, I News Tower Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023).

“Kaum muda mendominasi jumlah penduduk di negara-negara ASEAN. Sebagaian besar dari kita berharap untuk mendapatkan pekerjaan sesuai passion, upah tinggi, karir yang baik dan jaminan hari tua. Kondisi ini menjadi tanggungjawab semua pihak,” ungkapnya.

Menurut Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju itu, situasi ini terjadi karena masih banyak stakeholder yang memposisikan generasi muda sebagai konsumen, bukan sebagai produsen. Dito pun menyebut seharusnya dengan lebih banyaknya anak muda berarti lebih banyak tenaga kerja, lebih banyak produksi, lebih banyak peluang dan potensi usaha untuk pembangunan kawasan.

“Dunia telah berubah, perubahan semakin berlari cepat, tidak lama lagi kita akan hidup di “Era Cyborg” dimana artificial intelligence, otomatisasi, robotisasi, blockchain, bigdata, metaverse bahkan bioteknologi akan menjadi realitas kita dalam mengubah cara kita bermain, berkarir, berorganisasi, bahkan bernegara,” ucap Menpora.

“Mungkin perkataan saya, seperti dunia fantasi, mirip film dengan tama utopis seperti Marvel Cinematic Universe atau dengan rasa distopia misalnya film series Black Mirror. Tapi saya percaya, imajinasi selalu menjadi bahan baku inovasi dan inovasi melahirkan masa depan. Karena bagi saya, masa depan adalah sesuatu yang diciptakan, tidak untuk diramalkan,” tambahnya.

Dito menyebut jika masa depan masih di hegemoni oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berada di Silicon Valley Amerika serikat dan Shenzhen china. Meski demikian, dirinya meyakini jika 5 sampai 10 tahun mendatang 11 negara anggota ASEAN bisa melampui capaian dari kedua negara tersebut.

“Tapi memang, saat ini apa yang mereka ciptakan, hanya soal menunggu waktu menjadi masa depan kita. Masalah besarnya, seringkali teknologi-teknologi tercanggih tersebut juga sulit untuk diadopsi oleh semua anak muda di ASEAN, khususnya para pemuda-pemudi yang hidup dalam komunitas marjinal,” pungkasnya. (rmn)

Tags: ASEAN + Youth SummitDito AriotedjoKTT ASEANpemuda

Berita Terkait.

bowo
Nasional

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12
sutan
Nasional

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:02
dokter
Nasional

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56
Sidang
Nasional

KKP Gelar Wisuda Nasional Vokasi 2026, Cetak 1.853 Lulusan Unggul Siap Kerja dan Berdaya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:54
Tokoh-Nasional
Nasional

Kongres Umat Islam Indonesia Cetuskan 12 Rekomendasi: Reformasi Ekonomi, Pendidikan hingga Komitmen Bela Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:44

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2999 shares
    Share 1200 Tweet 750
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.