• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Dokter RSCM: Polusi Tidak Langsung Sebabkan ISPA

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 5 September 2023 - 20:20
in Gaya Hidup
Periksa-Kesehatan

Arsip Foto - Dokter memeriksa kesehatan pasien bergejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2023). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Darmawan Budi Setyanto mengatakan bahwa polusi udara di Jakarta tidak langsung menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Polusi udara, kata Darmawan, tak langsung menyebabkan infeksi namun mengganggu kemampuan pertahanan saluran napas sehingga kuman penyebab infeksi mudah masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan ISPA.

BacaJuga:

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

“Infeksi itu artinya suatu penyakit yang disebabkan oleh kuman, bukan oleh polutan,” kata Darmawan kepada ANTARA, Selasa.

Menurut Darmawan, anak-anak masih dalam fase tumbuh kembang yang membuat mekanisme pertahanannya belum sempurna, sehingga lebih rentan terhadap kuman dan virus.

Saat anak hendak beraktivitas di luar ruangan, lanjut Darmawan, sebaiknya orang tua memeriksa kadar kualitas udara di wilayah tersebut.

“Polusi ini berfluktuasi ya dari jam ke jam karena banyak faktor yang berperan,” kata Darmawan.

Ia mengatakan bahwa pencegahan ISPA pada anak juga bisa dilakukan oleh orang tua dengan menerapkan pola hidup bersih dan, mencukupi asupan makanan, dan istirahat cukup.

Selain itu, Darmawan menambahkan, infeksi akibat kuman atau virus bisa dicegah dengan imunisasi lengkap.

Guna mencegah infeksi saluran pernapasan akut, Ia menganjurkan agar anak bisa memperoleh vaksin Hib, DPT, PCV, influenza, dan COVID-19.

“Tidak semua kuman itu ada vaksin, yang mana ada vaksinnya ya dilengkapi,” kata Darmawan.

Gejala ISPA pada anak yang sebaiknya diketahui oleh orang tua, kata Darmawan, di antaranya demam, pilek, batuk, nyeri tenggorokan, hingga napas yang berbunyi di sepanjang saluran mulai dari hidung hingga dada.

“Kalau kemudian napas menjadi cepat atau sesak itu berarti ISPA-nya sudah kena ke paru atau pneumonia,” kata Darmawan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama Januari-Juni 2023 terdapat 638.291 kasus.

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 44 puskesmas dan 32 RSUD untuk menangani kasus ISPA di Jakarta. (bro)

Tags: dki jakartainfeksi saluran pernapasan akutispapolusiPolusi UdaraRSCM

Berita Terkait.

drakor
Gaya Hidup

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Senin, 15 Juni 2026 - 00:30
Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia
Gaya Hidup

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:06
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Gaya Hidup

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Dukung Timnas Korea di Piala Dunia, Momen Jun Hyun Moo Bareng Winter dan Karina aespa Disorot

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:41
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Giselle Bikin Heboh, Jawaban Soal Tipe Ideal Picu Spekulasi Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:24
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

SBS Gayo Daejeon Summer 2026 Bocorkan Lineup Perdana, Taeyong hingga RIIZE Siap Guncang Panggung

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:28

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6101 shares
    Share 2440 Tweet 1525
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1657 shares
    Share 663 Tweet 414
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.