• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Cak Imin Jadi Cawapres Anies Targetnya Bukan untuk Menang Pilpres, Ini Komentar Pengamat

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 3 September 2023 - 09:32
in Headline
Deklarasi-Anies-Muhaimin

Pasangan AMIN (Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin menerima tawaran Partai Nasdem untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi calon presiden (Capres) Anies Baswedan ternyata untuk mewujudkan mimpi Cak Imin menjadi capres atau cawapres.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengatakan PKB tetap memilih berkoalisi dengan Anies guna mewujudkan mimpi bahwa Ketua Umum PKB di bawah Cak Imin pernah jadi cawapres.

BacaJuga:

3 Jurus Pemerintah Atasi Keterlambatan Gaji PPPK di Daerah

Kritik Bukan Musuh, Ketum PP Muhammadiyah: Pemerintah Butuh Pers yang Berani

Pemerintah Bongkar Biang Kerok Hambatan Usaha, dari Tarif LoLo hingga Izin Hutan

“Satu tempat yang sulit dijangkau pasca-PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin. Dan dalam skala mikro memenuhi mimpi Cak Imin untuk dapat jadi capres, atau minimal cawapres. Mimpi yang telah digaungkannya sejak PKB di bawah kepemimpinannya. Jadi, ini bukan soal menang atau kalah. Menang pilpres adalah bonus. Bahwa jadi cawapres itu saja sudah merupakan langkah maju bagi PKB,” ungkap Ray Rangkuti kepada indopos.co.id, Minggu (3/9/2023).

Ray mengaku tidak terkejut dengan situasi Partai Nasdem tiba-tiba menawarkan PKB untuk bergabung dalam Koalisi Perubahan dan meminta Cak Imin menjadi Cawapres Anies.

“Saya tidak terkejut dengan situasi ini. Pada Juni 2023 pernah saya sampaikan bila pertengahan Juli 2023, Anies tak juga mengumumkan siapa cawapresnya, maka besar kemungkinan yang dipilih bukanlah AHY. Saat ini, kabar itu terjadi. Anies memilih Cak Imin yang posisinya memang hampir sama dengan AHY di koalisi Prabowo,” kata Ray.

Ray mengungkapkan, satu-satunya yang mengejutkan adalah perpaduan Anies dengan Cak Imin. Dan itu, bukanlah sesuatu yang melompat. Jauh sebelumnya, Anies memang sedang mengincar cawapresnya dari kalangan Nahdhiyin. Beberapa nama, sebelumnya, gencar disebutkan. Dari Khofifah, Mahfud MD dan terakhir adalah Yenny Wahid. Tak mendapat respons dari 3 tokoh itu, Anies akhirnya menggaet Cak Imin.

Ray berpendapat, Anies menggaet tokoh Nahdhiyin karena dua hal yaitu pertama, meraup suara di basis Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kedua, menurunkan kadar pandangan Anies sebagai perpanjangan tangan kelompol Islam politik. Sesuatu yang terjadi begitu mesra di kala pilkada DKI Jakarta, 2017 lalu.

Kendati demikan, Ray mengatakan ragu perpaduan Anies dengan Cak Imin akan membantu meraup suara lebih banyak di kalangan NU di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Apakah dengan begitu, kiranya Anies akan mendapatkannya? Saya ragu. Jikapun ada, tak akan lebih dari 5%. Tambahan suaranya tak lebih dari 5%, cap perpanjangan tangan Islam Politik berkurang 5%. Tentu kepastiannya tetap menunggu kerja-kerja kompilasi dua aliran politik yang secara tradisionil beda,” katanya.

Ray menjelaskan, perpaduan ini (Anies-Cak Imin), jelas tidak menambah barisan pendukung Anies dari kelompok Islam Politik. Kecenderungannya justru pinda capres. Dan besar kemungkinan akan ke Prabowo.

Hal yang sama dengan pemilih NU. Tidak mudah diajak masuk dalam rumah yang sama dengan pemilih Islam politik atau PKS. Besar kemungkinan mereka akan pindah ke Ganjar. Alias, perpaduan ini memiliki implikasi menambah suara Ganjar dan Prabowo.

“Ide dan slogan perubahan makin kabur. Sebanyak 2 dari 3 partai pengusung Anies adalah partai koalisi Jokowi. Walhasil wajah Jokowi terlihat ada di kemungkinan 3 capres yang ada. Semuanya jadi serba Jokowi,” tuturnya.

Lalu bagaimana dengan Partai Demokrat? Ke mana Demokrat sesudah ini?

Menurut Ray, Partai Demokrat memang butuh ‘pemain’ lapangan. Situasi ini menggambarkan terlalu besar yang diberikan Demokrat untuk dapat sesuatu yang secara politik masih samar. Sejak 2014 mereka selalu ketinggalan kereta. Demokrat perlu segera mengevaluasi pola dan langkah politik mereka. Butuh lebih banyak ‘pemain’ lapangannya. (dam)

Tags: Anies BaswadanCak IminCawapresPilpres 2024Wapres

Berita Terkait.

Pegawai
Headline

3 Jurus Pemerintah Atasi Keterlambatan Gaji PPPK di Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:10
umj
Headline

Kritik Bukan Musuh, Ketum PP Muhammadiyah: Pemerintah Butuh Pers yang Berani

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:37
Purbaya
Headline

Pemerintah Bongkar Biang Kerok Hambatan Usaha, dari Tarif LoLo hingga Izin Hutan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:43
Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Day 10 of Bromo Wildfire: BNPB Reveals Three Main Challenges Hindering Firefighting Efforts

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:22
Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan
Headline

Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:12
Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.