• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Rusia Bakal Blokir Deklarasi G20 Jika Seperti Ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 2 September 2023 - 03:35
in Internasional
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Foto : Antara/Xinhua/aa.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Foto : Antara/Xinhua/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rusia akan memblokir deklarasi akhir KTT G20 bulan ini kecuali deklarasi tersebut mencerminkan posisi Moskow terhadap Ukraina dan krisis-krisis lainnya, sehingga G20 hanya bisa membuat komunike yang tidak mengikat atau parsial, kata Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov pada Jumat (1/9/2023).

Lavrov yang menjabat sebagai menteri luar negeri pada masa Presiden Vladimir Putin sejak 2004, akan mewakili Rusia pada pertemuan Kelompok 20 negara industri dan berkembang terkemuka di New Delhi pada 9-10 September.

BacaJuga:

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Putin tidak bepergian ke luar negeri sejak Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya pada Maret atas dugaan kejahatan perang di Ukraina.

“Tidak akan ada deklarasi bersama atas nama seluruh anggota jika posisi kami tidak terakomodasi,” kata Lavrov kepada para mahasiswa Institut Hubungan Internasional Negeri Moskow yang bergengsi.

Kremlin menyebut perang Ukraina yang dimulai ketika Rusia melakukan invasi pada Februari 2022, sebagai pertempuran hidup mati melawan arogansi negara Barat yang menurut Putin ingin melucuti Rusia dan mengendalikan sumber daya alamnya yang sangat besar.

Negara-negara Barat menyangkal niat tersebut tetapi mengakui ingin Ukraina mengalahkan Rusia di medan perang. Mereka juga menerapkan sanksi ekonomi sebagai balasan terhadap invasi yang disebut Rusia “operasi militer khusus”.

Negara-negara besar lainnya seperti China, India, dan Brazil telah menyerukan perdamaian tetapi juga memiliki hak menentukan hubungannya dengan Moskow. China menuduh Barat mengobarkan perang dengan memasok senjata ke Ukraina.

Lavrov mengatakan negara-negara Barat telah mengangkat isu mengenai Ukraina dalam pertemuan-pertemuan yang mempersiapkan KTT tersebut, dan Rusia menjawab bahwa “masalah ini sudah selesai bagi kami”.

Dia menuduh negara-negara Barat melemahkan lembaga-lembaga internasional dengan memaksakan agendanya sendiri dan mengemukakan bahwa jika konsensus tidak dicapai pada pertemuan G20, maka sebuah komunike tidak mengikat dapat dikeluarkan oleh G20.

“Pilihan lainnya adalah mengadopsi dokumen yang fokus kepada keputusan spesifik dalam bidang kompetensi G20, dan membiarkan semua pihak mengambil keputusan atas nama mereka sendiri,” kata Lavrov dilansir Reuters melalui Antara. (aro)

Tags: G20Rusiaukraina

Berita Terkait.

Isfhan
Internasional

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49
sayid
Internasional

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:02
trump
Internasional

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:20
Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan
Internasional

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:15
sayid
Internasional

Tudingan Jadi Alat Tawar Dibantah, Menlu Iran Semprot Presiden Lebanon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:07
joseph
Internasional

Lebanon Terjepit Konflik, Presiden Aoun Tuding IRGC Jadikan Negaranya Alat Negosiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1185 shares
    Share 474 Tweet 296
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1440 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.