• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ketum PBNU Minta Para Tokoh Politik Tak Kaitkan NU di Pilpres 2024

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 2 September 2023 - 18:34
in Headline
nuco

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Foto: Dokumen PBNU

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa bakal calon presiden dan calon wakil presiden tidak seharusnya mencoba untuk mengklaim dukungan dari Nahdlatul Ulama dalam Pemilihan Presiden 2024.

“Diharapkan untuk tidak menggunakan nama NU dalam upaya politik, kredibilitas calon tersebut harus didasarkan pada tindakan dan perilaku pribadi mereka, bukan mencoba merangkul NU secara keseluruhan,” katanya dalam keterangan, Sabtu (2/9/2023).

BacaJuga:

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Gus Yahya menjelaskan bahwa secara struktural, NU dan para kiai NU tidak akan memberikan dukungan resmi kepada calon tertentu.

“Klaim bahwa kiai-kiai NU memberikan restu kepada calon tertentu adalah tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada pembicaraan resmi terkait calon presiden atau wakil presiden dari kalangan NU,” jelasnya.

Gus Yahya juga memperingatkan bahwa jika ada anggota NU yang ingin mencalonkan diri, mereka diharapkan untuk melakukannya melalui partai politik, bukan melalui nama NU.

“NU memiliki jumlah warga yang sangat besar dan berpengaruh, sebagaimana ditunjukkan oleh survei Alvara yang mencatat bahwa 52,9 persen dari populasi muslim Indonesia mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari NU,” katana.

Gus Yahya juga menekankan bahwa anggota NU adalah individu-individu cerdas yang tidak dapat dengan mudah dimanipulasi untuk mendukung ambisi politik tertentu.

“NU tidak akan dijadikan alat dalam politik dan tidak akan bersaing dalam arena politik,” pungkasnya. (fer)

Tags: Ketum PBNUNUPBNUPilpres 2024Tokoh Politik

Berita Terkait.

dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33
Pesawat
Headline

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.