• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kadis Pertanian Tasikmalaya: Kenaikan Harga Beras Bukan Karena Gagal Panen

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 29 Agustus 2023 - 21:21
in Ekonomi
dis

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, Nuradidin. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, Nuradidin membantah bahwa terkait kenaikan harga beras di Kabupaten Tasikmalaya tidak benar melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) disebabkan karena gagal panen. Pasalnya, banyak faktor pembentuk harga beras diantaranya distribusi dan banyak pengusaha penggilingan besar dari luar Kabupaten Tasikmalaya masuk seperti ke wilayah Singaparna sehingga terjadi persaingan harga.

“Tidak betul bila harga beras itu karena gagal panen. Kemudian faktor lainnya yang menyebabkan kenaikan harga beras yakni biaya pengiriman, ketersediaan pasokan dan harga kebutuhan pokok,” demikian dikatakan Nuradidin di Tasikmalaya, Selasa (29/8/23).

BacaJuga:

Pegadaian dan Kadin Indonesia Kolaborasi Perluas Ekosistem Emas dan Akses Pembiayaan Dunia Usaha

Elnusa Racik Teknologi dan Inovasi untuk Menjawab Tantangan Eksplorasi Energi

Pertamina EP Limau Terapkan Recompletion, Gas Sales Sumur L5A-309 Tembus Rekor 3,1 MMSCFD

“Pasokan beras di Tasikmalaya lebih dari cukup, terlihat dari data produksi dibandingkan konsumsi untuk periode Jan-Juli 2023 terdapat surplus,” sambung Nuradidin.

Nuradidin membeberkan sesuai data pada periode Jan-Juli 2023, dimana terdapat surplus sebesar 31.832,13 ton beras dengan asumsi jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 1,9 juta jiwa. Dengan begitu, dapat dipastikan pasokan beras dipastikan dalam kondisi aman dan cukup.

“Secara alami memang tidak semua yang ditanam itu dipanen, karena hama penyakit, iklim dan lainnya tapi jumlahnya bisa ditekan menjadi sedikit,” terangnya.
Ia menambahkan memang saat ini terdapat luasan pertanaman 28.345 ha yang dilaporkan mengalami kendala, namun masih dalam katagori ringan. Yakni di Kecamatan Bojongasih dan Rajapolah seluas 21 ha dan luas waspada seluas 137 ha, namun sudah langsung ditindaklanjuti sehingga tidak berdampak pada pasokan panen.

“Dan sampai saat ini tidak ada laporan puso atau gagal panen, pasokan beras dipastikan aman,” ucap Nuradidin.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) telah mengantisipasi musim kemarau dengan menggenjot produksi dan produktivitas petani. Antisipasi tersebut dimulai dari perencanaan hingga implementasi di sawah dan ladang yang senantiasa dipantau secara seksama.

“Pada musim kemarau tahun ini, Indonesia harus dihadapkan dengan fenomena El Nino yang berdampak pada intensitas panas yang lebih tinggi yang berakibat pada kekeringan dan kurangnya ketersediaan air,”kata Suwandi.

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, lanjut Suwandi, Kementan melakukan Gerakan Nasional (Gernas) El Nino (kemarau panjang) dan penambahan penanaman padi di 500 ribu hektar yang berada di daerah hijau. Yang merupakan daerah yang memiliki jumlah petani yang cukup, kelompok tani yang bisa terkonsolidasi dan memiliki benih padi varietas unggul yang tahan kering dan panas serta pemilihan pupuk yang tepat.

“Sehingga kita berharap ada tambahan 1,5 juta ton beras atau 3 juta ton gabah dari tambahan penanaman ini sehingga besok stok ini bisa mem-backup November-Desember,” beber Suwandi. (srv)

Tags: Gagal PanenHarga BerasKementanPertanian TasikmalayaTasikmalaya

Berita Terkait.

Pemberdayaan
Ekonomi

Pegadaian dan Kadin Indonesia Kolaborasi Perluas Ekosistem Emas dan Akses Pembiayaan Dunia Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:26
Perangkat
Ekonomi

Elnusa Racik Teknologi dan Inovasi untuk Menjawab Tantangan Eksplorasi Energi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:24
Perwira
Ekonomi

Pertamina EP Limau Terapkan Recompletion, Gas Sales Sumur L5A-309 Tembus Rekor 3,1 MMSCFD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:02
epson
Ekonomi

Penjualan Epson EcoTank Tembus 100 Juta Unit

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:20
jotun
Ekonomi

Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Kalteng, Palangka Raya Makin Berwarna

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:30
Muhammad Aryomekka Firdaus
Ekonomi

539 Anak Muda Terpilih, Pertamina Buka Pintu Menuju Dunia Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.