• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Indonesia Nyatakan Sudah Mengetahui Pertemuan Menlu Thailand dan Suu Kyi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 15 Juli 2023 - 03:03
in Internasional
suukyi

Arsip - Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi saat pertemuan bilateral Indonesia-Myanmar di sela-sela KTT ASEAN ke-34 di Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6/2019). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia menyatakan telah mengetahui informasi mengenai pertemuan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai dengan pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi.

Menurut Staf Khusus Menlu RI untuk Isu Kawasan Ngurah Swajaya, Indonesia telah terlebih dahulu mengetahui informasi tersebut, bahkan sebelum Don mengungkapkan kepada para menlu Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengenai perjumpaannya dengan Suu Kyi di penjara Myanmar.

BacaJuga:

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

“Ya kita senang saja, Don menjelaskan apa yang terjadi dalam pertemuan itu… bahwa katanya beliau (Suu Kyi) mendorong dilakukannya dialog tanpa syarat,” kata Ngurah seperti dilansir Antara, Jumat (14/7/2023).

Menanggapi perjumpaan Don dan Suu Kyi, Ngurah mengatakan bahwa semangat dialog sejalan dengan pendekatan yang dilakukan Indonesia dengan berbagai pemangku kepentingan di Myanmar untuk membantu penyelesaian konflik politik.

Dia kemudian menanggapi pernyataan Menlu Thailand yang menyebut Indonesia tidak tahu mengenai situasi sebenarnya di Myanmar, sehingga Thailand—yang ikut terdampak krisis karena berbatasan langsung dengan Myanmar—membenarkan tindakannya yang mengambil inisiatif sendiri untuk menyelesaikan masalah di negara itu.

“Kita tidak berpura-pura tahu semuanya di lapangan, karena itu kita harus kerja sama, bukan hanya dengan Myanmar, tetapi juga dengan mitra-mitra ASEAN serta PBB,” kata Ngurah.

ASEAN, dalam komunike bersama yang dirilis setelah AMM ke-56, menegaskan kembali bahwa Konsensus Lima Pon (5PC) tetap menjadi acuan utama untuk mengatasi krisis politik di Myanmar.

Sementara itu, Thailand diketahui telah mengambil langkah berbeda dalam penyelesaian isu di Myanmar, dengan menggelar sedikitnya tiga pertemuan yang mengundang perwakilan junta Myanmar.

Menlu Don membenarkan tindakan tersebut, yang menurutnya telah merujuk pada kesepakatan para pemimpin ASEAN berdasarkan dokumen Tinjauan dan Keputusan Implementasi 5PC.

Dia merujuk pada artikel 14 dari dokumen hasil yang dirilis usai KTT ASEAN 2022 di Phnom Penh, Kamboja, yang berbunyi “ASEAN akan mempertimbangkan untuk menjajaki pendekatan lain yang dapat mendukung pelaksanaan Konsensus Lima Poin”.

“Pendekatan sudah kita lakukan, tetapi pendekatan bukan berarti legitimasi (terhadap kekuasaan junta). Nah kalau ada pikiran supaya (junta) datang ke pertemuan ASEAN, itu kan artinya legitimasi,” kata Ngurah, menegaskan alasan Indonesia tidak menghadiri pertemuan-pertemuan dengan junta Myanmar yang diinisiasi oleh Thailand.

Lebih lanjut Ngurah menolak mengomentari apakah pertemuan Don dan Suu Kyi menunjukkan ikon demokrasi Myanmar itu lebih mempercayai Thailand, karena tujuan sebenarnya dari proses penyelesaian krisis politik di Myanmar adalah terwujudnya dialog nasional inklusif yang dimiliki dan dipimpin rakyat Myanmar (Myanmar-owned and Myanmar-led mechanism).

“Kita bangun semuanya bertahap, kalau mulai terjadi dialog that is concrete arrangement. Negara ASEAN dan mitra ASEAN sangat mengapresiasi apa yang Indonesia lakukan, tetapi memang betul tujuan ini masih belum tercapai. Kita sedang membangun strategi untuk mencapai tujuan. Ini seperti maraton yang panjang,” kata Ngurah.

Myanmar telah dilanda kekerasan serta krisis politik dan ekonomi sejak militer melancarkan kudeta terhadap pemerintah terpilih pada Februari 2021. Sejak itu, militer menyingkirkan para tokoh demokrasi Myanmar termasuk Suu Kyi, dengan memenjarakan mereka atas berbagai tuduhan yang dibuat-buat. (wib)

Tags: indonesiaMenlu ThailandSuu Kyi

Berita Terkait.

SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2926 shares
    Share 1170 Tweet 732
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.