• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Epidemiolog: Pentingnya Skrining Cegah Penyebaran Antraks

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 10 Juli 2023 - 20:11
in Nasional
Hewan-Ternak-Positif-Antraks

Ilustrasi hewan ternak. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Defriman Djafri mengingatkan lembaga terkait seperti Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian mengenai pentingnya melakukan skrining hewan untuk mengantisipasi penyebaran kasus antraks.

“Dalam epidemiologi skrining hewan ini penting sekali apalagi sudah ditemukan kasus pada manusia,” kata epidemiolog dari Unand Sumatera Barat Defriman Djafri di Padang, Senin (10/7).

BacaJuga:

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Defriman menjelaskan, skrining atau penelusuran tersebut penting dilakukan untuk mengetahui apakah bakteri Bacilus Anthracis itu menular dari hewan atau lingkungan ke manusia.

“Jadi kita mengetahui apakah penularan tersebut melalui hewan atau lingkungan secara langsung,” kata dia.

Menurut Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand tersebut, pemerintah dan peneliti juga perlu melakukan kajian mendalam apakah penularan bakteri itu berpotensi terjadi dari manusia ke manusia apabila sudah menjadi wabah.

Secara umum Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Sumatera Barat tersebut berpandangan penanganan antraks harus dilakukan secara menyeluruh termasuk memaksimalkan penelusuran kasus.

“Ini penyakit zoonosis dan penularannya bisa dari hewan ke hewan, dan hewan ke manusia,” ujarnya.

Perlu diketahui, sambung dia, penularan bakteri Bacilus Anthracis tersebut bisa melalui kulit (luka) dan pernapasan atau lewat udara.

Untuk mencegah penularan antraks, Defriman menyarankan memaksimalkan penggunaan masker serta alat pelindung diri lainnya yang bisa melindungi kulit dari paparan bakteri Bacilus Anthracis.

Tambahan informasi, kasus antraks menyebabkan tiga warga di Gunung Kidul, Yogyakarta meninggal dunia akibat tertular bakteri Bacillus Anthracis dari hewan ternak ke manusia.

Terjadinya kasus antraks ditandai lima kali rangkaian peristiwa kematian hewan ternak di lokasi setempat dalam kurun Mei hingga awal Juni 2023. (bro)

Tags: AntraksEpidemiologSkrining

Berita Terkait.

pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09
Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G: Skor Matematika Justru Turun 

Rabu, 9 September 2026 - 14:30
Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Nasional

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 

Rabu, 9 September 2026 - 14:15
Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo
Nasional

Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo

Rabu, 9 September 2026 - 13:15

OLAHRAGA

liga
Olahraga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Editor Laurens Dami
Rabu, 9 September 2026 - 18:18

INDOPOSCO.ID - Panggung Liga Champions 2026/2027 matchday pertama fase liga kembali menyuguhkan parade pertandingan kelas berat. Sejumlah klub raksasa Eropa...

SelengkapnyaDetails
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.