• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tak Mau Wajib Militer, Ukraina Bakal Dirikan Pasukan Profesional

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 8 Juli 2023 - 07:10
in Internasional
Rekrutan militer Ukraina berjalan usai melakukan doa dan mengheningkan cipta bersama pasukan Inggris serta Kanada dalam peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina, di sebuah pangkalan militer di tenggara Inggris (24/2/2023). Foto : Antara/Reuters/Henry Nicholls/tom.

Rekrutan militer Ukraina berjalan usai melakukan doa dan mengheningkan cipta bersama pasukan Inggris serta Kanada dalam peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina, di sebuah pangkalan militer di tenggara Inggris (24/2/2023). Foto : Antara/Reuters/Henry Nicholls/tom.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Ukraina berencana untuk tidak lagi bergantung pada wajib militer dan akan membangun militer secara profesional setelah konflik dengan Rusia berakhir. Demikian dikatakan Perdana Menteri Denys Shmyhal pada Kamis (6/7/2023).

Ia menyatakan bahwa upaya tersebut dilakukan agar Ukraina dapat memiliki pasukan militer dengan kualitas yang mendekati standar yang telah ditetapkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

BacaJuga:

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Setelah mengadakan rapat dengan para pejabat tinggi di bidang pertahanan dan keamanan untuk mendiskusikan rencana reformasi pertahanan yang disebut “pelindung Ukraina”, Shmyhal menyatakan bahwa pihaknya juga akan terus mendorong peningkatan produksi senjata domestik.

Selain itu, pihaknya akan mendirikan kelompok tempur cadangan. Semua orang yang memenuhi syarat untuk bergabung akan menjalani latihan rutin.

“Tugas utama (pemerintah) kini adalah mentransformasi Pasukan Keamanan dan Pertahanan Ukraina sesuai standar NATO dalam segala aspek, dari peralatan dan persenjataan hingga perencanaan dan analisis,” ujar perdana menteri Ukraina tersebut melalui aplikasi pesan Telegram.

“Setelah peperangan usai, Ukraina akan meninggalkan wajib militer seperti yang telah diberlakukan sebelum perang. Tentara profesional akan menjadi tumpuan pertahanan kami,” lanjutnya.

Sebelum Rusia melancarkan invasi skala penuh, Ukraina menerapkan wajib militer bagi laki-laki muda. Para wanita juga dapat bergabung dalam militer, namun hal tersebut tidak diwajibkan.

Kemudian, setelah invasi dimulai pada Februari 2022, Ukraina melakukan mobilisasi nasional. Kini, sekitar satu juta orang tergabung dalam pasukan pertahanan negara itu, pejabat setempat menyampaikan.

“Ukraina juga telah secara aktif meningkatkan produksi senjata dan peralatannya. Selain itu, kami juga akan meluncurkan berbagai program dan proyek (pertahanan) baru,” kata Shmyhal.

Ia pun menambahkan bahwa Pemerintah Ukraina juga akan mendukung lebih banyak perusahaan swasta di sektor pertahanan dan berupaya menjalin kemitraan internasional.

Ukraina sangat bergantung pada pasokan senjata dari negara-negara Barat. Oleh karena itu, negara tersebut ingin mentransformasi industri pembuatan senjatanya.

Ukraina juga telah menunjuk pimpinan baru untuk perusahaan senjata milik negara, Ukroboronprom, bulan lalu.

Negara tersebut ingin bergabung dengan NATO dan berharap bisa mendapatkan kejelasan mengenai kemungkinan keanggotaannya saat konferensi tingkat tinggi (KTT) aliansi militer itu dilaksanakan di Lithuania pekan depan. (aro)

Tags: InggrisRusiaukrainaWajib Militer

Berita Terkait.

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa
Internasional

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Minggu, 27 September 2026 - 22:06
Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua
Internasional

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Minggu, 27 September 2026 - 19:04
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Internasional

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Minggu, 27 September 2026 - 18:05
abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1025 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.