• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemberdayaan Merajut Keberagaman di Merbabu Asih

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 8 Juli 2023 - 08:38
in Ekonomi
Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kota Cirebon, Kamis (15/6/2023). Mengusung tema "Solusi untuk Polusi Plastik" peringatan hari lingkungan hidup di Kampung Keberagaman berlangsung meriah. Foto: PT PHE ONWJ

Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kota Cirebon, Kamis (15/6/2023). Mengusung tema "Solusi untuk Polusi Plastik" peringatan hari lingkungan hidup di Kampung Keberagaman berlangsung meriah. Foto: PT PHE ONWJ

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kampung Keberagaman atau Kampung Merbabu Asih berdiri di salah satu sudut Kota Cirebon. Di sana berdiri empat rumah ibadah beda agama yang masing-masing berjarak hanya sepelemparan batu. Pura Agung Jati Permana, bangunan ibadah umat Hindu berhadap-hadapan dengan bangunan Wreda milik umat Nasrani. Sementara di dekat keduanya, berdiri Masjid As-Salam. Tidak jauh dari situ, berdiri Vihara Bodhi Sejati, tempat umat Buddha beribadah. Keempatnya berada dalam satu kompleks perumahan, tepatnya di Kampung Merbabu Asih, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Tahun ini, Kampung Keberagaman didaulat menjadi tuan rumah peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kota Cirebon, Kamis (15/6). Mengusung tema “Solusi untuk Polusi Plastik” peringatan hari lingkungan hidup di Kampung Keberagaman berlangsung meriah. Ada kegiatan coastal clean up, pembuatan zona oksigen, pembuatan lubang resapan biopori, dan kaum perempuan warga Kampung Keberagaman yang kompak membatik.

BacaJuga:

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Yuni Darti dalam sambutannya berpesan soal pentingnya bank sampah untuk memerangi sampah plastik yang jumlahnya tidak terkendali.

“Kita perlu memperkenalkan pentingnya bank sampah, terutama kepada generasi muda. Lingkungan yang baik dan sehat harus diciptakan oleh kita, karena semua berawal dari diri sendiri. Mari kita bekerja sama menciptakan lingkungan yang baik dan sehat itu,” katanya. Yuni juga akan mengupayakan batik proklim yang jadi ciri khas Kampung Keberagaman untuk dipatenkan.

Seperti diketahui, Kampung Keberagaman mendapatkan program kampung iklim (Proklim) yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.

Sebagai upaya mendukung program ini sekaligus ikut menggairahkan potensi wisata, lingkungan, dan ekonomi masyarakat, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) ikut terlibat dalam mendukung implementasi program Batik Proklim Lestari Merbabu Asih. Salah satunya melalui pelatihan membatik yang digelar selama tiga bulan dengan melibatkan 20 perempuan dan ibu rumah tangga di Merbabu Asih.

Yang unik dari batik ini adalah menggunakan bahan batik lem. Batik lem ini lebih aman dibandingkan dengan menggunakan bahan batik yang harus dipanaskan terlebih dahulu. Bahan lem yang digunakan pun ramah lingkungan dan mudah digunakan. Lem tersebut terbuat dari komposisi tepung tapioka, terigu, kopi, lalu direbus dengan air. Batik ini minim limbah sehingga cocok untuk didistribusikan di tempat wisata Proklim.

Head of Communication, Relations, & CID PHE ONWJ, R. Ery Ridwan mengatakan pihaknya mendorong perempuan dan ibu rumah tangga di RT 08 Merbabu Asih untuk ikut pelatihan membatik ramah lingkungan. Pihaknya berharap kerja sama PHE ONWJ dan masyarakat bisa sesuai dengan konsep yang sudah dibangun dari awal.

“Kami bekerja sama dengan masyarakat dalam bentuk TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) mulai dari wilayah kerja Kepulauan Seribu sampai Cirebon. Semoga upaya preventif yang kita semua lakukan bisa berguna untuk menjaga lingkungan tetap asri”, katanya.

Perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama, Kyai Yusuf berpesan agar masyarakat di Kampung Keberagaman bisa menjaga kerukunan dari keberagaman dan menjadi teladan bagi masyarakat di luar Merbabu Asih.

Seperti diketahui, Kampung Keberagaman dikenal sebagai kampung di mana penghuninya tetap hidup rukun selama puluhan tahun meski beda dalam keyakinan. Keberagaman di tempat itu terjadi secara alamiah, sebab kampung itu merupakan sebuah perumahan yang dihuni masyarakat lintas etnis, lintas suku, dan lintas kultur.

PHE ONWJ berkomitmen untuk membangun bisnis berkelanjutan tercermin dari proses bisnis perusahaan yang mengacu aspek Environmental, Social and Governance (ESG) sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim.

PT PHE ONWJ merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang tergabung dalam Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, bersama dengan PHE OSES, dan Pertamina EP Jawa Barat. Area kerja PHE ONWJ terletak di Kota/Kabupaten Kepulauan Seribu, Karawang, Indramayu, Cirebon, Subang. (arm)

Tags: hari lingkungan hidupkampung keberagamanKementerian LHKmerbabu asihPertamina Hulu Energi Offshore North West Javaprogram kampung iklim

Berita Terkait.

Maman
Ekonomi

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Senin, 27 Juli 2026 - 16:44
Diskusi
Ekonomi

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:32
perta
Ekonomi

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02
gadai
Ekonomi

Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Semester 1 Tahun 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:12
epii
Ekonomi

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 10:30
perry
Ekonomi

Perry Warjiyo Mendadak Mundur dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 09:13

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2953 shares
    Share 1181 Tweet 738
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.