• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Satelit SATRIA Akan Ciptakan Pemerataan Akses Internet

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Juni 2023 - 13:20
in Nasional
Peluncuran Satelit SATRIA milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) di SpaceX, Florida, Amerika Serikat. Keberhasilan peluncuran satelit ini menjadi pencapaian gemilang tertinggi bagi pemerintah Indonesia. Foto: Dokumen PSN

Peluncuran Satelit SATRIA milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) di SpaceX, Florida, Amerika Serikat. Keberhasilan peluncuran satelit ini menjadi pencapaian gemilang tertinggi bagi pemerintah Indonesia. Foto: Dokumen PSN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pasifik Satelit Nusantara sukses meluncurkan Satelit Nusantara Tiga atau yang juga disebut Satelit Republik Indonesia (SATRIA) ke orbit dengan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (18/6) waktu setempat atau Senin (19/6) waktu Indonesia. Satelit dengan total kapasitas transmisi 150 Gbps, yang merupakan terbesar di Asia dan nomor lima di dunia, ini akan menciptakan pemerataan akses internet di Indonesia.

Peluncuran Satelit SATRIA disaksikan langsung para pemangku kepentingan yang berpartisipasi dalam Proyek Strategis Nasional ini, yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Satelit ini akan menempati slot orbit 146 derajat Bujur Timur (BT) dan ditujukan bagi layanan publik yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BacaJuga:

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif

Ruang Digital Tak Boleh Dikuasai Hoaks, Fitnah dan Kebencian

Komisaris Utama PSN Grup, Sofyan Djalil, menyatakan keberhasilan peluncuran Satelit SATRIA menjadi pencapaian gemilang bagi Pemerintah Indonesia. Kehadiran satelit multifungsi ini akan memperkuat infrastruktur teknologi, informasi, dan komunikasi, sehingga berperan penting dalam menghapus kesenjangan akses internet di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Dengan terciptanya pemerataan konektivitas maka akan mempercepat realisasi transformasi digital di Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan peluncuran Satelit SATRIA. Berkat kerja keras serta kolaborasi antara PSN bersama Pemerintah Indonesia, Kemenkominfo, Thales Alenia Space, dan SpaceX, Satelit SATRIA berhasil diluncurkan menuju orbit geostasioner dan diharapkan dapat menjadi salah satu tulang punggung infrastruktur dalam menjembatani kesenjangan digital di nusantara,” kata Sofyan dalam keterangan resminya, Jumat (23/6).

Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, menambahkan keberhasilan peluncuran Satelit SATRIA baru merupakan tahap awal dari rangkaian menuju layanan internet untuk daerah pelosok. Tahap selanjutnya adalah memastikan satelit bisa beroperasi dengan baik sehingga mendukung pemerintah dalam memberikan layanan internet yang maksimal bagi masyarakat Indonesia.

“PT Pasifik Satelit Nusantara memiliki tanggung jawab dan amanah yang sangat besar bagi masyarakat dan negara. Tanggung jawab dan amanah ini perlu kami pertanggungjawabkan dengan kerja keras untuk memberikan yang terbaik sehingga benar-benar bermanfaat untuk masyarakat dan negara,” kata dia.

Satelit SATRIA merupakan satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) dan frekuensi Ka-band. Berkat penerapan VHTS dan frekuensi Ka-Band yang turut diperkuat dengan 116 Spot Beam, satelit berbobot 4,6 ton ini diharapkan mampu memberikan layanan sambungan internet lebih cepat dan jangkauan lebih luas selama 15 tahun.

Direktur Operasional Jaringan PSN sekaligus Wakil Project Director PT Satelit Nusantara Tiga, Heru Dwikartono, menjelaskan setelah peluncuran, Satelit SATRIA membutuhkan waktu 145-151 hari proses orbit raising untuk sampai dan menempati slot orbit 146 derajat BT, tepat di atas Papua, Indonesia.

Heru memastikan PSN akan terus melakukan pemantauan terhadap satelit melalui Stasiun Pengendali Satelit Utama (Primary Satellite Control) dan Pusat Operasi Jaringan (Network Operation Center) yang berada di Cikarang, Jawa Barat bersama perusahaan manufaktur antariksa Prancis, Thales Alenia Space (TAS), di Cannes.

Beberapa hari setelah peluncuran, Satelit SATRIA menjalani Platform in Orbit Test yang hasilnya adalah satelit dalam kondisi nominal. Ketika sudah mencapai orbit nanti, PSN akan melakukan Payload In-Orbit Test untuk memastikan seluruh perangkat satelit berfungsi dengan normal pasca peluncuran dan proses orbit raising. Tahapan ini diperkirakan membutuhkan waktu tiga minggu.

Selanjutnya akan dilakukan End to End System Test yang merupakan pengujian terakhir bahwa Satelit SATRIA beserta infrastruktur ruas bumi pendukung lainnya (ground segment), seperti 11 stasiun bumi dan jaringan komunikasi telah diuji serta berfungsi dengan baik. Satelit SATRIA selanjutnya akan digunakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informasi (BAKTI Kominfo) untuk memberikan layanan internet di seluruh Indonesia.

“PSN secara keseluruhan menyediakan satelit beserta infrastruktur pendukung dan sistem komunikasi yang diperkirakan selesai dalam kondisi ready for service pada bulan Desember dan siap untuk memberikan layanan jaringan satelit kepada BAKTI Kominfo. Kami juga berkewajiban untuk mengoperasikan Satelit SATRIA selama 15 tahun yang akan dilakukan oleh anak usaha PSN, PT Satelit Nusantara Tiga,” jelas Heru.

Satelit SATRIA mulai diproduksi oleh TAS dari September 2020 hingga Mei 2023. Satelit dengan tinggi 6,5 meter ini menerapkan teknologi electric propulsion yang memanfaatkan pendorong elektrik untuk pergerakan sehingga dapat memperpanjang usia pakai satelit. Selain berkolaborasi dengan TAS dan SpaceX, PSN juga menjalin kerja sama dengan The North West China Research Institute of Electronic Equipment (NWIEE), Kratos Defense, dan Hughes Network Systems (HNS) dalam proyek prestisius ini.

Dalam kolaborasi ini, NWIEE membangun antena yang digunakan pada 11 stasiun bumi. Sementara Kratos Defense menyiapkan perangkat Carriers Spectrum Monitoring (CSM) Satelit SATRIA serta Monitoring & Control (M&C) untuk memonitor serta mengontrol perangat radio frequency di 11 stasiun bumi. Adapun Hughes Network menyediakan IP Processing Hub untuk Satelit SATRIA.

“Kami percaya Satelit SATRIA adalah solusi tepat untuk percepatan penyediaan layanan internet di seluruh nusantara. Dengan kehadiran Satelit SATRIA, kami berharap seluruh masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan dan hak yang sama dalam mengakses layanan internet,” tutup Heru. (arm)

Tags: internetPT Pasifik Satelit NusantaraSatelitSatelit Republik IndonesiaSatria

Berita Terkait.

tito
Nasional

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:02
wamen
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:12
Djamari-Chaniago
Nasional

Ruang Digital Tak Boleh Dikuasai Hoaks, Fitnah dan Kebencian

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:09
Menko-Polkam
Nasional

Natuna Jadi Prioritas, Menko Polkam: Kedaulatan Indonesia Bertumpu pada Prajurit Perbatasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:08
Latsarmil
Nasional

Program KDKMP Tak Boleh Abaikan Keselamatan dan Hak Asasi Peserta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:43
Menko-Polkam
Nasional

Menko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Tegaskan Pelaku Akan Ditindak Tegas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:22

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2200 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
Pemain-Argentina
Olahraga

Messi Ungkap Kunci Sukses Argentina Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Editor Juni Armanto
Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:27

INDOPOSCO.ID - Timnas Argentina sukses menumbangkan perlawanan sengit Tanjung Verde dengan skor 3-2 untuk mengamankan tiket babak 16 besar di...

SelengkapnyaDetails
Messi

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.