• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tekan Kematian Ibu di Semarang, BKKBN Lakukan Melalui Ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 14 Mei 2023 - 02:02
in Nusantara
stunting

Warga melintas di samping spanduk cegah stunting saat Sosialisasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Balai Desa Banjar Agung, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (30/1/2023). Foto : Antara/Oky Lukmansyah/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berupaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) di Semarang, Jawa Tengah, melalui pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi dokter dan bidan.

“BKKBN terus berupaya meminimalkan AKI, di antaranya melalui program Keluarga Berencana (KB) dengan layanan berkualitas yang aman, berkelanjutan, kesertaan sukarela, tidak diskriminatif, dan informed choice. Pelayanan KB yang berkualitas sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia,” kata Direktur Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BKKBN Eka Sulistia Ediningsih di Jakarta, Sabtu (13/5/2023).

BacaJuga:

Karhutla Mengganas, 8,3 Hektare Lahan di Kalsel dan Jateng Hangus Terbakar

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Eka menuturkan pelatihan pada para dokter dan bidan itu dilatarbelakangi oleh data milik Dinas Kesehatan Jawa Tengah, yang menunjukkan AKI di wilayah setempat mencapai 84,6 per 100.000 kelahiran hidup atau 485 kasus kematian ibu sepanjang tahun 2022.

Angka itu terpantau mengalami penurunan dari 199 per 100.000 kelahiran hidup atau 1.011 kasus kematian ibu pada tahun sebelumnya. Melalui Pokja Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) BKKBN, pelatihan dibagi menjadi enam angkatan pelatihan yang digelar mulai Februari hingga September 2023.

Eka menjelaskan pelatihan dibagi dalam dua model yakni daring dan klasikal untuk lebih meningkatkan kompetensi pemasangan alat kontrasepsi. Pelatihan menghadirkan narasumber yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, PD IBI Provinsi Jawa Tengah, dan POGI.

Selama masa pelatihan peserta dibekali dengan mata pelatihan meliputi kebijakan dan strategi pelayanan keluarga berencana, etika dan keselamatan pasien (patient safety) dalam pelayanan KB, serta konsep pelayanan kontrasepsi.

Sementara mata pelatihan dasarnya meliputi konseling keluarga berencana, kontrasepsi pada kondisi khusus, pelayanan kontrasepsi, rujukan pelayanan KB, pencegahan pengendalian infeksi, pencatatan dan pelaporan pelayanan KB, dengan mata pelatihan penunjang meliputi building learning commitment, antikorupsi, dan rencana tindak lanjut.

“Peserta diharapkan mampu menjadi tenaga medis yang punya nilai kompetensi dasar pelayanan KB. Dengan demikian, para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut mampu melakukan pelayanan kontrasepsi di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku,” katanya dilansir Antara.

Ia menilai capaian pada Angka Kelahiran Total (TFR) dan kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi (unmet need) bisa tercapai, bila para akseptor memakai kontrasepsi.

Pelayanan kontrasepsi yang dilakukan oleh provider tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap menurunnya TFR dan unmet need jika dilakukan kepada para akseptor yang telah memakai kontrasepsi, terutama melalui pelayanan KB pasca persalinan.

“Melalui pelatihan ini BKKBN beserta rekan dan mitra kerja diharapkan mampu menambah akseptor KB baru, baik MKJP, implan, maupun IUD. Sehingga risiko stunting bisa diminimalkan dan diatasi,” ujarnya. (aro)

Tags: bkkbnstunting

Berita Terkait.

Karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas, 8,3 Hektare Lahan di Kalsel dan Jateng Hangus Terbakar

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:25
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:44
Gempa-banten
Nusantara

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:42
Tekan Biaya Produksi, Petani Sawit Kotim Dibekali Teknik Pemupukan Presisi
Nusantara

Tekan Biaya Produksi, Petani Sawit Kotim Dibekali Teknik Pemupukan Presisi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:31
Anton
Nusantara

DPR Dorong STTAL Percepat Inovasi Teknologi Maritim untuk Perkuat Kemandirian Pertahanan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:53
Wisata-bali
Nusantara

BKSAP DPR Perkuat Diplomasi Parlemen Dorong Pariwisata Bali Naik Kelas dan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:47

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.